Terima Kasih System!

Terima Kasih System!
38.Memulai


__ADS_3

Keesokan harinya aku bersiap untuk berangkat ke perusahaannya hiburan bersama sistem, aku sudah hafal semua karena bantuan barang dari sistem shop.


Ternyata barang dari sistem shop benar-benar hebat hanya saja aku membeli dengan banyak poin.


Tetapi semua itu setimpal dengan harganya karena kegunaannya juga sangat luar biasa


ku membeli 2 barang dari sistem shop dan rencanaku hari ini akan memakai barang itu saat tampil nanti.


"Ayok berangkat" ajakku sambil tersenyum.


Sistem membalas senyumanku tanpa basa basi sistem menggandeng tanganku"Iyah ayok berangkat sayang, semangat ya Marie"


Aku senang sistem selalu menyemangati ku, karena setiap kali aku di semangati olehnya aku benar-benar semangat untuk menjalani hari-hariku.


"Makasih ya sayang" ucapku, aku dan sistem sudah sampai di parkiran mobil. Aku dan sistem langsung naik ke mobil, sistem. langsung melajukan kendaraannya dengan kecepatan sedang.


*****


"Udah sampe, aku akan menunggumu di sini sampai pulang hati-hati ya nyebrang nya" pesan sistem pada Marie.


"Eh__ kamu beneran gak papa nunggu nanti kelamaan pulangnya, gak papa kamu pulang ajah" ucapku merasa tidak enak jika sistem menungguku di sini, karena aku belum tentu pulang cepet seperti kemarin memangnya dia tidak akan bosan menungguku disini.


"Tidak apa-apa sayang, aku akan menunggumu di sini walau harus menunggu lama" ucap sistem sambil mengelus puncak kepala Marie, akhir-akhir ini sistem sangat suka mengelus kepala Marie.


Aku hanya menghela nafas kasar dan mengangguk, aku tidak bisa memaksa sistem jadi terserah dia saja jika ingin berlama-lama di sini menungguku.


Aku mengucapkan selamat tinggal dan langsung turun dari mobil.


"Dadah sistem" ucapku tersenyum sambil melambaikan tangan dari luar.


Sistem membalas lambaian tangan Marie dari dalam mobil hingga Marie tidak terlihat lagi karena sudah memasuki perusahaan.


Aku sudah berada di dalam perusahaan, aku melihat ke sekeliling tidak terlalu banyak orang karena belum memasuki jam kerja masih ada sekitar 25 menit lagi untuk memulai pekerjaan.

__ADS_1


"Halo kita ketemu lagi" ucap salah seorang perempuan yang tiba-tiba datang menghampiri Marie.


Aku menoleh ke arah seseorang yang memanggilku"Oh Halo juga, kamu yang kemarin itu kan"ucapku diiringi dengan senyuman ramah.


"Oh ya Marie, aku lupa memperkenalkan diri namaku Gisella panggil saja aku Ella"Gisella memperkenalkan dirinya, dia menjulurkan tangan lalu di gapai oleh Marie.


"Baiklah salam kenal yaa senior Ella junior ini akan membutuhkan bimbingan mulai dalam dunia hiburan"ucapku dengan sopan, karena orang yang di depannya ini pasti sudah ahli dalam akting tentu saja aku harus memanggilnya senior karena dia lebih berpengalaman dari pada diriku yang masih pemula dan hanya mengandalkan bantuan barang dari sistem shop.


"Tidak perlu terlalu sopan Marie" Gisella merasa malu karena ini adalah pertama kalinya dia di panggil senior oleh seorang gadis.


"Tentu saja junior harus sopan kepada senior, mohon bantuannya ya senior" aku membungkukkan badan sedikit sebagai bentuk rasa hormat.


"Yaampun Marie berdirilah tidak usah kamu membungkuk segala! baiklah terserah padamu saja Marie, tanpa kamu minta aku pasti akan membimbingmu dalam dunia hiburan ini" Gisella menjadi sedikit tidak enak pada Marie saat dia membungkukkan badannya penuh hormat.


Semakin lama kami mengobrol semakin akrab aku dan senior Gisella, aku sangat senang hari ini bisa berteman dengannya. Walau ada beberapa pertanyaan yang tidak bisa aku jawab.


"Bos kita sudah datang bersiap-siap cepat!" ucap seorang pria yang sudah sedikit terlihat tua berteriak ke semua orang yang ada di dalam perusahaan.


Aku melihat semua orang berlari ke sana kemari pun langsung menghampiri Gisella.


"Diam dan beri hormat pada bos kita" ucap Gisella dengan suara kecil.


Aku yang sudah berdiri berbaris sejajar dengan yang lain melihat bos yang kemarin saat aku dilantai atas memasuki perusahaan. Semua orang menunduk dengan hormat dengan serentak.


Aku mau tidak mau harus ikut menunduj menghormati sang pemilik perusahaan.


"HORMAT KAMI KEPADA BOS BESAR!!" ucap mereka semua dengan tegas, aku hanya bisa diam karena baru mengetahui tradisi se hari-hari perusahaan seperti ini.


Bos perusahaan mereka semua berdiri dan kembali ke tugas masing-masing tetapi yang menjadi pemeran film di panggil untuk mengikuti bos ke ruangan lain.


"Semuanya sudah berkumpul?" tanya bos pada semua orang yang ada di ruangan.


"Sudah Pak!" ucap semua orang kepada bosnya.

__ADS_1


"Baiklah pastinya kalian sudah tau kalau kalian semua akan memerankan sebuah film , dan seperti biasa pemeran utama akan di perankan oleh Gisella dan Antagonis akan di perankan oleh Marie Antoinette"ucap bos masih memandang semua orang, dan memua orang hanya mengangguk mengerti.


"Baik hanya itu saja pesan saya, ikutin perintah sutradara kalian aku akan melihat kalian mengeluarkan kemampuan kalian disini!"


Semua orang tercengang karena ini adalah kedua kalinya bos perusahaan ingin melihat mereka bermain peran, bukankah bos besar mereka sangat fobia dengan film thriller kenapa sekarang tiba-tiba ingin melihat mereka semua memainkan peran.


"Tapi bos bukankah anda fobi__" ucapan Gisella berhenti saat bosnya mengangkat tangannya.


"Tidak apa-apa jika bagus aku akan memberikan sponsor untuk sutradara dan juga kalian semua"


Semua orang yang mendengar ucapan bosnya merasa senang kecuali Marie, karena dia sama sekali tidak tahu apa maksud yang di ucapkan bosnya tetapi dia tidak ambil pusing dan mengikuti alur dari perusahaan tempat di mana dirinya bekerja saat ini.


Sutradara memulai mengambil kamera dan beberapa orang yang membantu dalam perekaman adegan kali ini.


Aku melihat sekeliling terdapat 3 orang yang membantu dalam perekaman akting semua orang, ya aku adalah antagonis yang bernama Felicia yang akan memerankan penjahat di film Sadistic Killer. Kali ini aku harus benar-benar berperan sebagai penjahat sungguhan agar film yang di tayangkan bisa menghanyutkan perasaan semua orang yang menonton.


Tetapi sebelum memerankan peran Marie meminum minuman yang di beli di sistem shop gunanya untuk memperlancar peranannya, karena peranan dalam film bisa lancar tergantung perasaan yang mendalami jiwa tokoh tersebut.


*Pov Dalam Pembuatan Film*


Adegan Awal~


"Hai Felicia main yuk"ucap salah seorang perempuan yang bernama Isabella.


Isabella di perankan oleh wanita pendukung di perusahaan Marie.


"Hai juga Isabella"Felicia tersenyum. layaknya orang biasa dan tidak ada gelagat aneh yang mencurigakan di karakter Felicia.


Felicia adalah seorang anak berumur 15 tahun yang sudah hidup di panti asuhan sedari bayi, tidak tahu orang tuanya kemana saya bayi dia di taruh di depan pintu panti asuhan.


"Ayok kita main__"Isabella menarik tangan Felicia menuju ke taman bermain.


Felicia hanya bisa mengikuti Isabella untuk bermain, sebenarnya Felicia sangat membenci taman bermain dia tidak suka berperilaku seperti anak-anak pada umumnya.

__ADS_1


πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†


Lanjut?? gasken...


__ADS_2