Terima Kasih System!

Terima Kasih System!
48.Lumba-Lumba


__ADS_3

"Oh, kamu memiliki tujuan yang sama denganku boleh aku minta nomor WhatsApp mu?"tanya pria bule itu lagi.


Aku hanya mengangguk, tidak ada salahnya juga kan memberikan nomor WhatsApp. Mungkin saja dia ingin berteman denganku.


"Nih" aku memberikan ponselku pada pria bule itu.


Dengan cepat pria bule mencatat nomor WhatsApp ku. "Terima Kasihh" ucapnya dengan bahasa Prancis.


Aku yang mendengar sedikit kaget, aku kira orang bule ini tidak bisa berbahasa Perancis.


"Kamu bisa berbahasa Perancis?" tanyaku.


"Hanya bisa sedikit" jawabnya.


Aku hanya mengangguk mengerti, ternyata pria bule tersebut masih belajar bahasa Prancis.


Pria tersebut pamit untuk pergi membeli makanan pada Marie, tidak lama setelah kepergian pria bule itu sistem sudah kembali dengan 2 burger dan 2 minuman yang sudah terbungkus.


Aku mencium wangi dari makanan yang di beli sistem, ternyata wangi daging sapi.


"Ini namanya burger ya" aku melihat bentuk burger bulat.daging sapi dengan bumbu, sayur dan roti digabungkan menjadi satu.


"Iyah silahkan dimakan, kamu pasti akan menyukainya" sistem melahap burger yang sudah berada di tangannya.


Aku melihat sebentar lalu memakannya, ternyata memang rasanya enak ternyata ada roti campur daging sayur dan bumbu enak untuk di makan.


Di zaman ku belum ada hal seperti ini, kenapa zaman yang ada di sini sangat berbeda?.


"Oh ya dulu waktu ada notif sistem, aku pernah membaca"


"Tuan apakah tertarik untuk ke masa depan? jadi sampai sekarang aku belum tau apa itu masa depan dan semua yang ada di dunia ini terlihat asing dan berbeda jauh dengan zaman ku. "


"Jadi memangnya kenapa kalo berbeda?" tanya sistem berpura-pura tidak mengerti.


"Ya maksudku bukankah ini tahun yang sama dengan zaman ku hanya saja berbeda dunia?" tanyaku pada sistem, aku sudah memperjelas pertanyaan ku tidak mungkin sistem masih belum mengerti dengan apa yang aku ucapkan.


Sistem hanya menahan tawanya, ternyata dia lupa memberi tahu Marie kalau masa depan berbeda dengan tahun di zamannya. Dan juga lupa memberitahu kalau singkatan dari masa depan adalah Masa Yang Akan Datang tentu saja berbeda dengan zaman peradaban Marie yang terkesan masih kuno.

__ADS_1


Marie adalah ratu yang hidup di zaman Pertengahan peradapan prancis pada tahun 1793.


"Tidak, tahun di zaman ini tidak kah sama sekarang kamu sedang berada di tahun 2020" jawab sistem dengan santai.


Aku terkejut dengan pernyataan sistem, ternyata aku hidup di 2020 tidak pernah terlintas di pikiranku kalau aku ada di tahun yang sangat jauh dengan zamanku.


"Kok, bagaimana bisa aku berada di 2020 sedangkan aku hidup di tahun 1793?! " kepalaku mulai pusing kenapa tidak sejak awal aku menanyakan hal seperti ini. Kenapa tidak kepikiran dan baru sekarang aku bertanya.


"Aku lupa memberi tahumu singkatan dari masa Depan adalah Masa Yang Akan Datang jadi kamu sekarang hidup di peradaban yang sudah serba canggih, lebih tepatnya kamu sudah melewati waktu di duniamu untuk menjelajah ke zaman modern" jelas sistem lagi.


Aku yang mendengarnya hanya terdiam, ternyata ini adalah prancis di tahun 2020 jadi lebih tepatnya jika aku tidak menjelajah maka aku sudah mati di zamanku.


aku melanjutkan menghabiskan burger yang masih tersisa diatas tanganku.


"Kenapa kamu diam saja?" tanya sistem heran dengan Marie yang hanya diam saja setelah di beri tahu tentang dunia ini.


"Tidak papa aku hanya tidak habis pikir saja"jawabku dengan ekspresi sedih.


"Aku bisa melihat negaraku yang maju seperti ini ternyata, aku hanya tidak menyangka saja kalau ini adalah kenyataan"Jelasku lagi aku adalah seorang ratu jadi sudah seharusnya aku sangat mencintai negara kepemimpinan ku sendiri.


"Kamu adalah pemain yang beruntung bisa di pilih oleh tuanku" ucap sistem sambil mengelus-ngelus kepalanya.


Aku hanya mengangguk dan melihat kesana kari untuk mencari tempat sampah.


"Marie tempat sampah ada di sebelah sana" sistem menunjuk ke arah yang seharusnya Marie lewati.


Aku melihat ke arah yang sistem tunjuk ternyata benar saja ada tempat sampah di daerah sana, aku langsung melangkah dan membuang sampah bekas burger yang aku makan tadi.


"Hai apakah aku boleh berfoto denganmu nona" ucap salah seorang pemuda.


Aku melihat dari atas sampai bawah lalu mengangguk, hanya berfoto saja mungkin tidak akan masalah.


"Oke Terima kasih nona" setelah berfoto pemuda itu berlalu pergi begitu saja.


Aku pun berjalan ke arah tempat duduk ku barusan aku ingin tidur sambil menikmati trik matahari di kapal pesiar.


Bukan trik matahari siang lagi tapi trik matahari sore.

__ADS_1


"Marie tapi kamu sedang apa dengan pria itu?" tanya sistem yang melihat Mari berfoto bersama pria muda.


"Aku hanya berfoto, dia ingin berfoto denganku" jawabku dengan jujur.


Sistem hanya mengangguk dan langsung menggandeng tangan Marie"Kamu ingin lihat lumba-lumba?"tanya Sistem.


"Lumba-lumba? apa itu?" aku tidak tahu bapa yang sistem maksud, mungkinkah itu seseorang yang sistem kenal. Tapi mana mungkin ini di kapal pesiar dan isinya adalah orang-orang asing yang tidak dikenal.


"Kamu ikuti saja aku, ayok" sistem menarik tangan Marie dan membawanya ujung kapal pesiar, bagaikan film Titanic angin ber hembusan kencang membuat suasana romantis.


Aku melihat kesana kemari, mana lumba-lumba yang di maksud sistem?


"Mana lumba-lumba?" tanyaku karena belum menemukan apapun.


"Tunggu dan lihatlah sebentar lagi lumba-lumba akan melompat dari dalam air ke permukaan" jawab sistem sambil menantikan moment sekelomlok lumba-lumba melompat dari dalam air.


Benar saja tidak lama setelah sistem bilang demikian, sekelompok lumba-lumba melompat dari dalam air. Ada sekitar 20 lumba-lumba yang melompat terlebih lagi pemandangan sore membuat lompatan lumba-lumha terlihat indah.


Banyak orang yang melihat dan langsung memotret moment langka yang belum pernah di jumpai sebelumnya untuk di jadikan histori.


"Jadi Lumba-lumba itu hewan" ucap ku masih asyik menatap lumba-lumba.Ternyata ikan ini terlihat lucu dan menggemaskan.


"Iyah memang kamu kira lumba-lumba itu apa?" sistem terkekeh menatap Marie yang serius sekali melihat sekelompok lumba-lumba yang masih terlihat melompat.


"Aku mengira lumba-lumba adalah seseorang yang kamu kenal" ucapku menoleh pada sistem karena sekelompok lumba-lumba sudah tidak terlihat lagi.


"Mana ada aku mengenal seseorang di kapal pesiar, sedangkan kita saja baru kesini"sistem tertawa kecil karena Marie mengira jika lumba-lumba adalah seseorang yang ia kenal.


" Iyah juga sih heheh"aku terkekeh karena ucapan sistem memang benar adanya.


πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†


Lanjut? gasken..


Guys maaf ya akuu baruu update lagii mohon maaf kan authorr karena author sibukk akhir-akhir ini😭


Semoga kalian tetep betah baca novel author Terima kasih yaa

__ADS_1


__ADS_2