
Selesai berendam di bathtub aku keluar kamar mandi dan melihat sistem yang sudah menghilang dari kamar, aku membuka lemari dan memakai baju untuk hari yang cerah seperti sekarang.
"Aku harus memakai baju yang cerah juga sepertinya" ucapku sambil melihat baju berwarna cerah di dalam lemari.
Aku mengambil baju yang menurutku bagus untuk hari ini, sistem memasuki kamarku berniat untuk mengajakku sarapan.
Sistem mematung saya melihat penampilan Marie yang sangat memukau.
"Ada apa? apa penampilan ku aneh?" tanyaku serius karena sistem tiba-tiba memasuki kamar hanya terdiam saat melihatku.
"Ti__tidak kamu sangat cantik, aku semakin mencintai mu saja Marie" sistem kembali ke alam sadarnya saat mendengar pertanyaan Marie.
Walaupun Marie sangat cocok dengan pakaian serba hitam dibandingkan pakaian campuran warna cerah seperti ini, tetapi semuanya sangat cocok di kenakan olehnya.
"Ayok kita cari sarapan di luar hari ini aku gak masak" ajak sistem pada Marie.
Aku hanya mengangguk mengiyahkan ajakan sistem, aku menggandeng tangannya seperti biasa saat keluar rumah untuk menuju mobil.
Orang di sekitar banyak yang menatap Marie dengan tatapan yang sudah tersihir dengan kecantikan Marie. Mereka semua sangat terpesona pada sosok Marie yang sangat cantik.
"Yaampun siapa dia, cantik sekali" ucap salah seorang pria pada temannya.
"Gak tau, sepertinya yang di sampingnya itu pacar dia"
Aku dan sistem terus berjalan tanpa menghiraukan omongan dan tatapan orang-orang yang tidak di kenal atau bisa di bilang numpang lewatlewat saja.
Aku masih dengan ekspresi yang dingin menatap ke depan hingga aku melihat seorang perempuan berambut putih dengan wajah bagaikan malaikat lewat di depanku.
__ADS_1
Aku memegang kepalaku yang terasa sedikit pusing karena tidak percaya melihat malaikat di dunia ini.
Aku melangkah mendekati perempuan berambut putih itu, aku ingin dekat dengannya. Aku harus bisa berteman dengan malaikat di dunia ini.
Sistem yang melihat Marie pergi menuju perempuan asing segera mengejar dan memanggil namanya, tetapi sama sekali tidak di gubris oleh Marie dia tetap berlari untuk mendekati perempuan itu.
"Pe_permisi malaikat e__eh mak__maksudku nona cantik, a_apa aku boleh ber_berteman denganmu"aku mengulurkan tanganku agar bisa berteman, ucapanku sangat gugup saat berada di depan nya, dia benar-benar malaikat aku tidak akan menyesal seumur hidup jika aku bisa akrab dengannya.
Wanita itu hanya terdiam dan tidak menjawab apapun, wajahnya sangat dingin seperti es aku sepertinya akan membeku saat ini juga.
"Kamu iblis.. " gumam wanita seperti malaikat itu terdengar olehku walau suaranya snagat kecil dan juga indah.
"A_apa maksudmu nona menyebutku iblis?" tanyaku bingung tetapi wanita itu sama sekali tidak merubah ekspresinya.
Sistem telah sampai mengejar Marie yang berlari begitu cepat, sistem menatap wanita asing berambut putih di depannya. Tiba-tiba kepalanya pusing sekali saya menatap wanita berambut putih di depannya.
Wanita berambut putih hanya menatap sistem yang seperti itu dengan tatapan dingin, dia tahu kalau sistem adalah partnernya dulu tetapi di saat sistem menerima hukuman karena jatuh cinta kepada wanita iblis dia akhirnya hilang ingatan.
Aku melihat sistem seperti orang yang ingin pingsan akhirnya memegangnya agar tidak jatuh ke tanah.
"Ai ada apa kenapa kamu begini?" tanyaku dengan panik.
Sistem belum menjawab dia masih sempoyongan sembari memegang kepalanya, rasanya sakit sekali sistem berbeda dengan manusia percuma saja jika saat dia sakit di bawa kerumah sakit sama sekali tidak akan sembuh.
Aku melihat wanita di depanku sama sekali tidak peduli, lalu dia berucap kepadaku.
"Berpisah lah kalian.. " setelah dia mengucapkan kata seperti itu, dia langsung pergi meninggal mereka berdua entah dia akan kemana.
Aku tidak mengerti apa yang di maksud wanita berambut putih bagai malaikat barusan, aku menggendong sistem yang sudah tidak sadarkan diri untuk menuju mobil, aku berniat untuk membawanya kerumah sakit tetapi masalahnya aku tidak bisa menyetir.
Tanganku mengulur secara perlahan meletakkan sistem di dalam mobil bagian belakang. Aku melihat ke sekeliling banyak pria yang lewat aku berniat untuk meminta tolong mengemudi mobil ini.
__ADS_1
Tetapi aku baru teringat jika aku tidak memegang kunci mobil aku hanya bisa pasrah berharap sistem bisa cepat sadarkan diri aku sama sekali tidak tahu harus apa sekarang.
"Ayolah sayang ku mohon jangan buat aku panik" ucap ku khawatir sambil mengusap wajah sistem yang tampan.
Jika aku lihat lagi kenapa wajah sistem persis dengan perempuan tadi. walau hanya berbeda dari warna mata tetapi memiliki ciri khas yang sama. Terlebih lagi perempuan berambut putih itu sangat misterius.
Seperti seseorang yang tidak bisa di gapai, ekspresinya juga sangat dingin bagaikan es sama sekali seperti tidak bisa di ubah walau hanya dengan senyum tipis.
"Apa dia adalah teman sistem? tapi itu tidak mungkin sistem saja tidak mengenalnya jika kenal dia akan menyapanya tetapi anehnya kenapa setelah melihat wanita itu sistem jadi seperti orang kesakitan?"gumamku, semakin lama ku pikirkan kepalaku juga akan semakin pusing sebaiknya aku lupakan saja tentang wanita itu sekarang yang lebih penting bagaimana caranya agar sistem bisa sadar.
Setelah aku menunggu 1 jam belum ad a perubahan pada sistem dia benar-benar tidak sadar, dengan terpaksa aku menggendongnya untuk membawa kembali kerumah. Aku tidak peduli walau banyak mata melihatku aku tetap berjalan hingga sampai ke rumahku sendiri.
Aku juga tidak peduli dengan perutku yang sudah minta di isi dengan makanan, aku hanya khawatir dengan sistem aku berharap dia akan segera sadar.
Aku meletakkan sistem di atas sofa lalu aku duduk di lantai untuk menjaganya. Aku menjaganya sampai aku tertidur.
Sistem bagun dari tidurnya kepalanya masih sedikit nyeri, dia melihat sekitar sudah berada di rumah.
Dia melihat ke arah bawah ternyata Marie ketiduran karena menunggunya bangun, sistem tersenyum hangat dia mengelus pucuk kepala Marie tetapi tidak ada reaksi apapun dari Marie.
Sepertinya dia begitu kelelahan menunggu sistem. Dia beranjak dari tidurnya lalu menggendong Marie agar tidur di atas sofa.
Sistem masih mengingat apa yang membuatnya menjadi pingsan tadi pagi, dia bertemu wanita yang ternyata adalah partnernya dulu.
Dia memang sempat hilang ingatan tetapi saat melihatnya dan kepalanya sampai pusing dia sudah mengingat semuanya. kecuali masa lalunya saat kota tuannya hancur sebagian karena di serang oleh wanita iblis. Begitu pula dengan dia yang sudah jatuh cinta dengan wanita iblis.
πππππ
Wah inimah sih masih jadi misteri bangetπ.Author juga masih penasaran nih wkwk.
Lanjut?? gasken..
__ADS_1