
Tebtu saja ikan Marlin tidak tinggal diam sebelum sistem berenang ke atas dia melaju dengan kecepatan tinggi ke arah sistem dan Alana.
Jlebb!
Pinggang sistem terkena pedang yang berada di atas mulut ikan Marlin, dia mengeluarkan darah segar cukup banyak.
Sistem tidak berteriak dia menahan rasa sakitnya yang luar biasa, saat melihat kesempatan itu ikan Marlin akhirnya bergerak maju lagi.
Sistem sudah pasrah jika akan terbunuh di dalam laut oleh ikan Marlin, tetapi serangan ikan Marlin itu di halangi oleh Marie.
Marie menebaskan senjatanya tetapi ikan Marlin sangat peka dia langsung menghindar dengan cepat sebelum tebasan menghampirinya.
Aku sedikit menghela nafas saat ikan Marlin sudah agak menjauh dari sistem dan Alana.
"Cepat! kamu ke atas lah sistem, aku akan menjagamu dari sini!" perintah Marie pada sistem.
Sistem hanya mengangguk dia langsung berenang ke atas untuk menuju ke daratan, ikan Marlin tidak ingin membiarkan sistem dan Alana pergi dengan kecepatan tinggi dia kembali berenang ke arah sistem.
Tapi sayang sekali, serangannya berhasil di halangi kembali olehku bahkan serangannya mengenai ku sedikit.
Sepertinya Quest kali ini akan sangat sulit, aku melawan ikan yang sangat pintar dan lincah. Aku juga tidak tahu kapan akan selesai sedangkan pil putri duyung hanya bertahan selama 2 jam.
__ADS_1
Ikan Marlin merasa sangat kesal karena serangannya terus di halangi oleh Marie.
Kali ini dia akan berpindah target menyerang Marie.
"Huh, dasar ikan jelek apa kamu pikir aku lemah! aku hanya terluka sedikit olehmu dan itu tidak membuat ku takut denganmu" aku menahan pedang ikan Marlin yang sudah ingin menusukku.
Ikan Marlin tidak ingin menanggapi ocehan Marie jika sedang bertarung dia lebih fokus memperhatikan pergerakan musuh dan menemukan titik kelemahannya.
Ikan Marlin menemukan titik kelemahan Marie yang berada di pinggang, dengan cepat ikan Marlin menusuk pinggang Marie.
Aku merasakan sakit yang luar biasa di pinggang ku, aku tidak menyangka akan secepat ini kalah dari ikan Marlin.
Karena lukaku yang cukup parah, kewaspadaan ku menjadi menurun dan aku terkena serangan ikan Marlin untuk kedua kalinya.
Saat ikan Marlin ingin menyerang ku lagi tiba-tiba seseorang yang tidak ku kenal datang menyelamatkanku. Dia memegang trisulla dengan kekuatan yang sangat kuat.
Walau kesadaranku sudah buram tapi aku masih bisa melihat sosok yang melindungiku di depan, dia berhasil membuat ikan Marlin raksasa mati dan quest ku bisa terselesaikan berkat bantuan dia.
Dia adalah seorang pria dengan rambut panjang dan teringa ikan. Setelah mengalahkan ikan Marlin dia langsung menoleh ke arah Marie yang sudah lemas seperti akan pingsan.
"Nona apa kamu baik-baik saja?" tanya pria itu panik.
__ADS_1
Pria tersebut melihat darah segar yang masih terus mengalir dari pinggang Marie. Kondisinya sangat memprihatinkan.
Aku sudah terlanjur lemas tetapi syukurlah jika ada orang yang menolongku, aku tidak perlu khawatir dan juga Alana pasti baik-baik saja di atas sana.
Pria tersebut langsung menangkap Marie yang tidak sadarkan diri.
Tidak lama lagi bawahan pria tersebut ikut datang karena mendapati sang Raja keluar tanpa alasan yang jelas.
"Yang mulia maaf, kenapa anda keluar secara tiba-tiba bagaimana kalau manusia tahu keberadaan kita!" bawahan tersebut menunduk dengan hormat, dan memberikan peringatan pada sang raja agar tidak sembarangan keluar dari tempat tinggalnya.
Pria yang sangat di hormati sebagai raja adalah raja dari Kerajaan Atlantis yang bernama Delvano.
"Iyah saya tau" jawab raja Delvano pada prajurit paling setianya.
Prajurit itu menatap Marie yang tidak sadarkan diri di tangan raja Delvano "Itu__itu kan manusia yang mulia, kenapa anda menangkap manusia?!" jujur saja Prajurit merasa terkejut karena sang raja menggendong manusia dengan santainya.
"Aku menyelamatkannya saat dia sedang bertarung dengan ikan Marlin" ucap raja Delvano lalu melirik ikan Marlin yang tergeletak di bawah sudah tidak bernyawa.
ππππ
makasih yang udah mau baca jangan lupa dukungan kalian seiklasnya ya buatkuππ₯°
__ADS_1
Lanjut?? gasken..