
Sesampainya di rumah minimalis pemberian sistem untuk tempatku tinggal aku langsung duduk di atas sofa bersama dengan sistem.
"Apa aku boleh bertanya sesuatu padamu?" tanyaku pada sistem yang sedang asik menatap wajahku sedari tadi.
"Tanyakan apa saja yang kau ingin tahu, aku akan menjawab semuanya jika aku bisa" jawab sistem sambil tersenyum pada Marie.
Sepertinya hubungan ku dan sistem lama-lama makin membaik dan makin dekat saja, ini karena kami saling mencintai.
"Kenapa aku tidak bisa kembali ke dunia asal ku, apakah aku benar-benar akan di sini selamanya?" tanyaku pada sistem karena aku juga sudah rindu dengan dunia asli ku.
Sistem menghela nafas dengan kasar, dia mengelus pucuk kepala Marie dengan lembut.
"Bisa jadi, ini adalah takdir terbaik untuk mu tanpa kamu sadarin tuanku sudah menyelamatkanmu"sistem berdiri dari sofa pergi untuk mencari angin di luar.
Aku mengejar sistem menarik baju yang dia kenakan. "Tunggu apa yang kamu maksud menyelamatkan ku?" aku penasaran dengan arti ucapan sistem, firasat ku mengatakan arti di balik ucapan sistem jika aku masih di dunia lama ku maka aku akan mati.
"Tidak apa-apa aku hanya asal bicara.. " sistem melepas bajunya dari tarikan ku, dia berlalu begitu saja tanpa mempedulikanku lagi.
Aku hanya memasang ekspresi cemberut, kenapa dia masih saja main rahasia-rahasiaan dengan ku bukankah kita pasangan seharusnya dia lebih terbuka denganku. kecuali dia menyembunyikan sesuatu, apa dia tahu sesuatu? hal rahasia yang tersembunyi di duniaku semisalnya.
Aku berjalan menuju kamar untuk beristirahat, tetapi niat itu ku urungkan saat melihat banyak debu di rumahku, aku baru menyadari ini tidak seperti di istana yang banyak pelayan. Aku sama sekali tidak punya pelayan di dunia ini.
Dengan terpaksa aku membersihkan rumah sendiri tanpa di bantu sistem, untungnya dulu aku masih belajar mandiri sebelum menjadi seorang ratu, jadi melakukan hal seperti ini sendiri merupakan hal yang mudah bagiku.
Dimulai dari menyapu, mengepel, mencuci piring aku lakukan sendiri.
"Hahh__ akhirnya selesai juga, rumah jadi nyaman kembali saatnya istirahat" ucapku dan berjalan kembali kekamar tidur.
Aku berbaring di atas kasur yang nyaman dan empuk hingga akhirnya aku terlelap hingga sore pukul 16.00 .
Aku bangun melihat jam di atas nakas menunjukkan pukul empat sore, aku berjalan keluar kamar mendapati sekitar yang kosong tidak ada seorangpun.
"Sistem masih belom pulang, kemana dia?" aku bertanya-tanya pada diri sendiri.
Aku lupa menanyakan dia ingin pergi kemana, apa aku harus mencarinya sekarang? aku sedikit khawatir karena dia tidak kembali pulang.
__ADS_1
"Baiklah aku akan mencarinya!" aku keluar dari rumah dan pergi untuk mencari sistem, sangat merepotkan.
Mataku melihat ke sekeliling jalan menyusurnmencark sistem, jika terlihat batang hidungnya walau sedikit aku akan memarahinya.
"Sistem!" aku melihat sistem sedang duduk termenung di bangku taman, aku langsung menghampirinya.
"Hei kenapa tidak pulang, aku khawatir padamu" ucapku jujur, sistem mendongak mendengar suara wanita yang dia cintai.
Dari dalam matanya Marie sama sekali tidak ada kebohongan jika Marie menyimpan khawatir untuknya saat menghilang. Sistem tersenyum senang karena Marie pasangan yang sudah dari kemarin berhubungan dengan dia mengkhawatir nya dirinya. Siapa yang tidak senang pasangannya sangat perhatian.
"Aku memang sebelumnya ingin kembali, tapi kamu sudah khawatir duluan dan mencariku" ucap sistem tersenyum pada Marie.
Aku tersipu malu, jujur saja sedari tadi perasaan ku tidak nyaman jika tidak mencari sistem untuk kembali. Apa salahnya aku sebagai pacarnya mengkhawatirkan dia, memang ini menjadi sesuatu yang romantis bagi pasangan anak muda seperti kami.
"Itu.. karena aku peduli padamu tahu.. kan kita pasangan kalau kamu gak mau aku khawatirkan aku tidak akan mengkhawatirkan kamu lagi" aku berbalik badan ingin meninggalkan sistem.
Sebelum aku pergi pulang sistem sudah memelukku dari belakang"Jangan dong aku suka kamu mengkhawatirkan aku, terimakasih ya"sistem berterima kasih pada Marie yang sudah rela-rela mengkhawatirkan dirinya.
Aku tersenyum dan berbalik menghadap sistem"Iyah sama-sama"aku membalas pelukan sistem, walau banyak orang-orang yang melewati jalan tapi aku sama sekali tidak malu.
Aku mengikuti sistem dengan perasaan senang, aku terpikirkan kembali untuk makan eskrim Mixue bersama sistem.
"Nanti kita berdua makan eskrim Mixue bareng ya" ajakku pada sistem.
Sistem hanya mengangguk dan menyetujui permintaan Marie.
Sesampainya di rumah, aku langsung ke dapur untuk mengambil eskrim Mixue dan dua buah sendok.
"Ini ayok makan bersama" aku duduk di sofa bersama dengan sistem.
"Ayok tapi saling suap-suapan ya" tawar sistem sambil tersenyum, dia hanya ingin membuat suasana sederhana seperti ini menjadi romantis.
Aku menyetujui tawaran sistem, karena aku juga ingin suasana saat ini menjadi romantis. Aku menyendok eskrim dan menyuruh sistem membuka mulutnya.
"Sekarang giliran kamu" sistem memberikan sesendok eskrim Mixue yang sudah dia ambil.
__ADS_1
Aku membuka mulut dan memakan eskrim yang sudah sistem sodorkan di depan wajahku. Rasanya lebih enak jika dimakan seperti ini saling menyuapi.
Tidak terasa eskrim yang aku dan sistem makan bersama-sama sudah habis.
Aku meletakkan kepalaku di atas paha sistem aku ingin bertingkah manja di depannya, aku haus akan perhatian yang diberikan olehnya untukku.
"Elus kepala kuu" ucapku manja.
"Baiklah" sistem mengelus rambut Marie yang halus dan wangi dengan lembut.
"I love you sistem" ucapku pada sistem.
"I love you too Marie"sistem tersenyum dengan senang, ternyata Marie bisa sangat romantis seperti ini.
Aku dan sistem terlena dengan suasana yang humoris, hingga aku dan sistem tertidur bersama dengan posisi yang tidak berubah.
****
Aku membuka mataku karena merasa tidak nyaman, ternyata aku masih tidur di sofa hanya saja sistem sudah tidak ada di sisiku.
Aku memegang selimut yang ada di tubuhku, ternyata sistem begitu perhatian padaku.
"Kemana sistem??" aku terduduk melihat ke segala sisi berharap bisa menemukan sistem. ternyata dia benar-benar menghilang.
Aku bangun dari tidurku, aku memutuskan untuk memeriksa semua ruangan siapa tahu dia tidur di beda ruangan.
Tiba-tiba langkahku terhenti ketika mencium wangi yang sangat lewat dari arah dapur. "Apa sistem sedang melakukan sesuatu di dapur?"
Aku terus melangkah untuk menuju dapur dan melihat wangi apa yang ada di dapur.
"Sistem kamu sedang memasak?" tanyaku saat sudah sampai di dapur, melihat sistem sengoseng-ngoseng dibataa kompor tidak tahu dia sedang membuat apa.
"Kebetulan sekali, makanannya baru saja matang" sistem mematikan kompor lalu meletakkan masakannya di dalam wadah.
πππππ
__ADS_1
Lanjut?? gaskenn..