
Keesokan harinya aku bangun lebih awal ingin mengetahui hasilnya. Ternyata benar saja Awan kloning sudah berdiri di samping tempat tidurku.
"Tuan sudah bangun, silahkan anda memberi perintah pada awan kloning" ucap awan kloning tanpa ekspresi.
"Awan kloning, kamu berperilaku saja sepertiku juga kamu harus bekerja setiap hari kamu pasti bisa berekting dengan baik kan, jadilah aku sepenuhnya"perintahku pada awan kloning dan langsung di konfirmasi olehnya.
"Baiklah namaku adalah Marie Antoinette dan aku bekerja di perusahaan hiburan terbesar. "ucap awan kloning yang ekspresinya sudah berubah menjadi senyuman, benar-benar mirip seperti tidak ada perbedaan denganku dan juga awan kloning.
Tetapi aku menemukan satu tanda di tangannya yang membuat diriku berbeda dengan nya, yaitu gambar awan yang berada di pergelangan tangan kirinya.
Sistem memasuki kamarku karena dia mengira aku belum bangun.
"Oh kamu sudah bangun, aku kira belum" ucap sistem tersenyum pada Marie dan juga awan kloning.
"Lihat bukanlah hasilnya sangat memuaskan" sistem menghampiri awan kloning dia melihat dari atas sampai bawah benar-benar mirip dengan Marie hanya saja yang membedakannya adalah tanda awan di pergelangan tangan kirinya.
"Iyah sangat bagus, nanti jam setengah 8 dia akan pergi bekerja kamu antarkan saja dia" ucapku dan di angguki oleh sistem.
"Yaudah aku udah bikin sarapan ayok makan dulu" ajak sistem sambil memegang tangan Marie.
"Tunggu awan kloning gak makan?"tanya Marie menghentikan langkah sistem yang ingin membawaku ke dapur.
"Dia adalah awan dia tidak makan pun tidak masalah, tapi kalau dia harus bertingkah sepertimu pasti dia akan makan"jelas sistem langsung menarik Marie menuju dapur.
Awan kloning dengan sendirinya bergerak menyusul sistem dan Marie kedapur untuk ikut makan, sekarang semuanya sudah menjadi mirip Marie.
"Lihat dia mengusulkan karena dia sudah menjadi organisme mu"ucap sistem melihat awan kloning menyiduki nasi dan juga lauk yang ada dibatas meja.
Akhirnya kami bertiga makan bersama, aku melihat awan kloning ternyata cara makannya juga sangat persis denganku.
Aku tidak melihatnya lagi dan fokus pada makananku sendiri hingga habis.
Awan kloning berisap-siap untuk berangkat kerja, dandan natural seperti Marie, sangat cantik aku seperti melihat diriku sendiri ketika masih bekerja.
"Baikalah Marie aku akan mengantarkan awan kloning dulu" ucap sistem tersenyum dan mengelus kepala Marie.
Aku mengangguk lalu melambaikan tangan saat mereka berdua sudah ingin keluar rumah.
Akhirnya aku bisa berhenti bekerja, jika ada quest lagi aku tidak perlu merasa pusing dengan hal ini karena sudah ada Awan kloning yang menggantikan ku.
__ADS_1
Aku jadi ingin eskrim saat ini, sepertinya aku harus keluar untuk membeli eskrim Mixue.
"Hah_apa aku tunggu sistem kembali saja ya" gumamku pada diri sendiri.
Akhirnya aku memutuskan untuk menunggu sistem sekalian kita akan jalan-jalan agar tidak bosan dirumah.
*****
Aku menghampiri sistem saya dia sudah memasuki rumah"Sayang, aku mau keluar beli eskrim kamu mau anterin aku?"tanyaku sambil tersenyum dan mengelus tangan sistem.
Sistem mendekatkan wajahnya pada Marie"Kamu mau eskrim?kamu gak mau sama aku? "tanya sistem sedikit menggoda Marie.
Aku mendorong sistem agar tubuhnya menjauh dariku,jujur saja dadaku berdegup sangat kencang.
"Ka_kamu ini gak denger ya aku daritadi nunggu kamu buat beli eskrim tahu!" aku membuang muka yang sudah terlihat memerah.
Wajah Marie berhasil membuat sistem gemas melihatnya, ingin sekali dia melahap Marie hidup-hidup tetapi itu tidak bisa dia lakukan karena peraturan yang harus di taati olehnya.
"Baiklah-baiklah aku hanya bercanda kok" sistem mengelus kepala Marie dengan gemas.
"Yaudah ayok beli eskrim"ajakku pada sistem.
"Setelah makan eskrim kita jemput Alana ya"ucap sistem.
Hampir saja aku lupa dengan Alana, aku menepuk keningku kenapa bisa-bisa aku lupa jika Alana sudah bisa di bawa pulang.
Aku kembali masuk kedalam rumah dan mengambil sesuatu untuk membuat Alana senang, ini adalah mahkota mainan yang sengaja aku beli saya berada di rumah sakit.
Alana akan terlihat seperti seorang putri yang cantik ketika keluar dari rumah sakit, dia akan lebih bersemangat.
"Kita tidak jadi beli eskrim, kita akan menjemput Alana sekarang!" aku menarik tangan sistem yang masih mematung berdiri di depan rumah.
"Kenapa.tidak jadi beli eskrim, kita bisa kok menjemputnya kapan saja" ucap sistem.
"Tidak jadi aku sudah tidak berselers, sekarang aku merindukan Alana aku ingin bertemu dengannya"aku tersenyum. membayangkan wajah Alana nanti, aku sudah tidak peduli dengan kemauan ku membeli eskrim sekarang menjemput Alana adalah yang terpenting bagiku.
Sistem dan aku memasuki mobil, sistem menyetujui permintaan Marie yang ingin menjemlut Alana pulang. Dia langsung menancap gas mobil menuju rumah sakit dimana Alana di rawat.
Beberapa menit kemudian akhirnya kami sampai di rumah sakit, dengan cepat aku menuruni mobil.
__ADS_1
Aku memasuki ruang Alana di rawat dan terkejut melihat Alana yang sedang menyisir rambutnya yang basah.
"Alana?" panggil ku dan membuat Alana menoleh ke arah asal suaraku.
"Ibu?!" Alana tersenyum senang dan turun dakr kasurnya lalu menghampiri Marie dan memeluknya
"Ibu aku merindukanmu" ucap Alana dengan mata yang berkaca-kaca.
Aku membalas pelukan Alana"ibu juga merindukanmu sayang"hatiku rasanya sangat senang jika sudah bersama dengan Alana.
"Alana kira Alana akan mati tapi ibu menyelamatkan hidup Alana, makasih banyak ibu" Alana tersenyum lalu mengecup pipi Marie dengan penuh kasih sayang.
Sistem yang baru memasuki ruang Alana menyaksikan pemandangan yang kuar biasa. Dua insan yang berbeda saling mencintai dan menyayangi satu sama lain.
Walaupun Marie belum lama mengangkat Alana menjadi anak angkatnya tetapi dia sangat menyayangi Alana begitu juga Alana yang sudah menganggap Marie sebagai ibunya sendiri.
Aku mengeluarkan mahkota mainan dari dalam tas selempang yang aku bawa"Ini untuk anak ibu yang paling cantik"aku memakaikan mahkota di atas kepala Alana.
"Ibu membeli mahkota mainan ini untuk Alana?" tanya Alana merasa senang.
"Tentu saja sayang, ibu akan membelikan apapun jika kamu menyukainya" ucap ku sambil tersenyum dan mengelus kepala Alana.
"Bagaimana Apa Alana sudah merasa baikan setelah di rawat?" tanya sistem tiba-tiba ingin memulai obrolan.
"Sudah ayah, Alana udah agak baikan lihat.. " Alana melompat kesana kemari bergerak kesana kemari dengan bebas.
"Iyah deh bagaimana kalau kita makan eskrim Ayah akan belikan" tawar sistem dan mata Alana menjadi berbinar.
"Benarkah aku boleh makan eskrim?" tanya Alana memastikan tawaran sistem.
"Tentu saja boleh Alana" sistem mengelus kepala Alana lagi.
Alana memegang tangan Ayah dan ibunya mengajak mereka untuk keluar dari rumah sakit, beberapa orang memperhatikan keluarga harmonis seperti ini dan membuat semuanya iri. Padahal yang mereka jalani bukanlah keluarga sungguhan.
๐๐๐๐๐
Lanjut?? gasken..
Jangan lupa terus dukung karya Author ya, dukungan kalian sangat berharga buat authorโบ๐ฅฐ
__ADS_1