Terima Kasih System!

Terima Kasih System!
27.Bos Sombong Yang Jatuh Cinta


__ADS_3

Bos yang telah di anggap sombong okeh Narie mengulurkan tangannya untuk berkenalan"Namaku Achille Cyrille, panggil saja aku senyaman kamu saja"


Aku hanya mengangguk dan menjabat tangan bos sombong yang bernama Achille Cyrille"Namamu bagus"aku sama sekali tidak niat memujinya, aku berpura-pura tersenyum ramah di depannya.


"Oh iya dong tentu saja bagus" ucap bos Achille menyombongkan nama yang di puji Marie.


"Tapi sayang sifat mu sangat jelek" Aku kembali berwajah dingin, tidak ingin berlama-lama bersamanya aku meninggalkan dia tanpa berpamitan terlebih dahulu.


Bos Achille mengikuti langkahku keluar bersama assistennya berusaha untuk mengejarku, mereka seolah-olah tidak memperbolehkan ku kemana-mana.


Aku melihat sistem yang tampan telah menungguku di depan mobil miliknya, aku tersenyum bahagia saat melihat dia tersenyum juga padaku.


Tapi senyuman sistem tidak lagi terbentuk saat melihat pria yang barusan bertanya di tempat kejadian dan juga pria yang baru sistem perhatikan wajahnya dan mereka berdua adalah korban bencana alam tanah longsor. Mereka berdua menghentikan pergerakan Marie dengan memegang kedua pergelangan tangannya.


"Kamu tidak boleh pergi kesana!" bos Achille masih berusaha mencegah Marie pergi dari sisinya. Dia tidak rela jika Marie bahagia bersama pria ituitu, Achille hanya ingin Marie menjadi miliknya.


Aku tentu saja marah dengan tingkah laku kedua pria jurang ajar ini, jelas-jelas mereka berdua tahu kalau aku sudah mempunyai pacar tetapi secara terang-terangan mencegahku untuk pergi di depan sistem.


"Bodoh! kenapa kalian sangat tidak sopan, tolong lepaskan tanganku sebelum kalian menyesal. Aku hanya ingin pulang dan tidak ingin di ganggu oleh siapapun termasuk kalian berdua, tidak bisakah kalian berdua mengerti kalau aku sudah mempunyai pacar dia sudah menungguku sedari tadi! " ucapku dengan nada kasar kepada kedua pria yang masih setia menahanku untuk tidak pergi.


"Marie aku menyukaimu! aku lebih baik dari pada dia dan aku juga tidak kalah tampan dengannya kenapa kamu sama sekali tidak melirikku"bos Achille menunjuk sistem yang sedari tadi sudah menahan emosinyaemosinya untuk tidak meledak saat ini, tetapi sepertinya sistem tidak bisa lagi untuk terus diam.


Sistem tidak rela pria lain menyukai Marie bahkan sampai berani menghinanya, benar-benar sudah di luar batas.


Aku yang mendapat ungkapan perasaan dari pria lain di saat pria yang aku cintai ada di depan mata tidak pernah menyangka akan menjadi seperti ini, aku baru tahu ternyata bos Achille sangat tidak tahu malu dan dia seperti orang yang sudah tidak punya pikiran kenapa dia harus menghina sistem di depanku.

__ADS_1


Kesabaranku sudah di kuar batas aku menarik tanganku hingga terlepss dari mereka berdua. Padahal niatku tidak ingin menunjukkan kekuatan ku yang sebenarnya di depan mereka.


Tentu saja mereka berdua kaget Marie bisa melepaskan cengkeraman dua orang pria dengan sangat mudah, bagaimana seorang perempuan mempunyai kekuatan yang melebihi kekuatan laki-laki. Memang sempat ada perempuan yang memiliki tenaga seperti itu, tetapi terlihat jelas dari bentuk fisiknya yang penuh dengan otot besar terutama di bagian lengannya.


Sedangkan Marie sama sekali tidak kelihatan otot di fisiknya, tubuhnya seperti wanita pada umumnya langsing tanpa ada satupun otot yang menghiasi tubuh nya.


Setelah tanganku terlepas aku langsung menampar kedua pria itu, tidak peduli sebesar apa kedudukan mereka, sekaya apa mereka aku tidak peduli. Yang aku peduli sekarang aku sangat marah pada kedua pria ini.


"Aku berharap tidak ingin bertemu dengan pria tidak tahu malu seperti kalian berdua, aku muak!" umpat ku dengan emosi yang sudah meledak-ledak.


Sistem menghampiriku, sebelumnya dia juga ingin bertindak tetapi aku sudah bertindak terlebih dahulu.


Sistem menatap kedua pria itu dengan tatapan dingin dan mengintimidasi"Jangan pernah kalian mendekati Marie ku lagi, aku akan memaafkan kalian kali ini tapi lain kali aku tidak akan memaafkan kalian"peringat sistem pada mereka berdua seraya mengancam.


"Kenapa memangnya? kamu akan melakukan apa padaku, aku adalah Ceo Perusahaan dan kamu hanyalah orang yang tidak mempunyai apapun selain wajahmu dengan ketampanan yang tidak jauh berbeda dengan wajahku"ucap bos Achille seraya mencibir sistem.


Tidak mungkin pria yang dikenal sebagai pacar Marie ini mempunyai uang lebih dari 1000 euro, tentu saja Achille merasa di atas awan.


Sistem masih saja terdiam hingga Marie pun kembali berbicara.


"Ini adalah mobil miliknya sendiri, kamu jangan sembarangan ngomong!" ucapku masih kesal dengan kedua pria di depanku.


"Mana buktinya jika kamu punya surat-surat mobil dengan beratas nama kamu maka aku akan percaya" ucap bos Achille lagi.Dia masih tidak percaya jika belum ada bukti jelas di depan mata.


Sistem mengangguk lalu mengambil bukti yang ada di dalam mobil"Apakah ini cukup?"tanya sistem dengan raut wajah yang masih kesal sambil memberikan surat-surat kendaraan.

__ADS_1


"Bagaimana mungkin?! ini adalah atas nama Ai, memangnya kamu bernama Ai?" tanya bos Achille.


Aku menghentikan supaya sistem tidak menjawab"Iyah dia bernama tuan Ai, jika kamu masih belum percaya a terserah aku akan pulang dengan sistem "ucapku sembari merebut surat mobil dari tangan pria sombong dan menyebalkan di depanku.


Aku menggenggam tangan sistem, mengajaknya untuk pulang. Aku tidak ingin berlama-lama meladeni nya aku ingin semuanya berakhir hari ini semoga saja aku tidak akan bertemu dengan bos Achille yang tidak tahu malu ini lagi.


Bos Achille tidak berniat untuk mencegahnya lagi, dia membiarkan mobil rival percintaannya berlalu begitu saja.


"Aku akan menemukanmu apapun yang terjadi Marie" gumam bos Achille masih menatap mobil yang membawa Marie sudah jauh hingga menghilang dari pandangannya.


"Apa saya perlu mencari tahu tentang pacarnya juga bos?"tanya asisten bosnya.


"Iyah nanti kamu cari tahu semuanya, pokoknya kamu harus menemukan informasi sekecil apapun dari mereka,aku sangat penasaran" ucap bos nya tersebut.


Assisten itu hanya mengangguk saat di berikan tugas oleh bosnya.


****


"Ternyata kamu banyak yang nyukain ya" ucap sistem masih fokus menyetir.


"Aku juga tidak tahu, padahal aku hanya kebetulan bertemu di jalan saat tersesat itupun dia sangat sombong mengatai ku orang miskin" Aku masih marah saat mendengar kata-kata bos sombong saat itu, tetapi apa lah aku hanya seseorang yang tidak bisa menentang seseorang yang lebih berkuasa dari diri ku.


Sistem hanya tersenyum pada Marie berarti untuk saat ini Marie masih menjaga hati untuknya.


πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†

__ADS_1


Lanjut?? gaskenn..


__ADS_2