Terima Kasih System!

Terima Kasih System!
53.Bertengkar


__ADS_3

Aku merasa jika sistem sedang merencanakan sesuatu untuk misi kedepannya, aku khawatir jika misi kedepannya akan semakin berbahaya.


Dan aku juga belum tentu bisa untuk melewati itu semua.aku memerlukan sistem untuk membimbingku setiap saat.


"Baiklah ayok kita tidur, besok kita akan pulang kan" akun keluar dari kolam begitupuoa juga dengan sistem langsung menggendong ku ke dalam villa untuk tidur.


****


Hari sudah cerah sistem sudah bangun lebih awal, dia langsung bersiap dan menyiapkan sarapan untuk dirinya dan juga Marie.


Setelah selesai dengan semua pekerjaan nya untuk membuat sarapan dia langsung ke kamar villa yang di pakai untuk beristirahat Marie.


"Sayang bangun kita sarapan dulu, habistu kamu bersiaplah kapal pesiar akan sampai ke sini lebih awal"sistem menggogangkan tubuh Marie sedikit kencang agar Marie lebih cepat terbangun dari tidur lelapnya.


Aku membuka mataku mendaoati sistem yang sedang membangunkanku, aku terduduk untuk mengumpulkan nyawaku.


"Se-awal ini?"aku meraba-raba atas kasur untuk menemukan HP ku.


Aku melihat sekarang sudah jam berapa sehingga sistem sudah membangunkan ku.


"Ini baru jam 7 kenapa kamu sudah membangunkan ku?" tanyaku pada sistem.


"Kamu tidak dengar ya aku tadi bilang apa? hari ini kapal pesiar akan datang lebih dekat dari biasanya jadi lebih baik kamu bersiaplah, lebih cepat lebih baik" jelas sistem sambil menoyor dahi Marie.


Aku merasa kesal karena sistem sudah berani menoyor dahulu dengan sengaja.


"Iyah-iyah yaudah ayok kita sarapan" anakku lalu bangun dari duduk.


Sistem mengangguk, aku dan sistem berlalu menuju dapur untuk sarapan pagi.


"Hari ini kita akan sarapan Sandwitch buatanku sendiri" ucap sistem.


Aku melihat 2 Sandwitch berukuran sedang sudah terletak di atas meja makan, aku segera menghampiri bangku dan duduk.


"Kelihatannya lezat"aku merasa jika makanan buatan sistem kali ini juga pasti tidak akan gagal rasanya, sistem benar-benar bisa di andalkan jika menjadi juru masak di rumah.


" Silahkan saja kamu coba"sistem sudah memakan sandwich nya dengan lahap.

__ADS_1


Aku mengangkat sandwich lalu menggigit sedang bagian sandwich tersebut.


"Iyah enak sekali" aku mengacungkan jempol pada sistem.


Sistem sedikit tersenyum senang, dia bersyukur Marie bisa menyukai semua masakannya termasuk sandwich buatannya sendiri.


Beberapa menit telah di lalui mereka untuk sarapan. "Baiklah aku akan bersiap-siap memabgnya kapal pesiar itu datang jam berapa?" tanyaku pada sistem yang sudah mulai menbereskan piring bekas sarapan ku dan dia.


"Katanya sih sekitar jam 9 pagi sedangkan sekarang saja sudah jam setengah delapan" jawab sistem sambil melirik ke arah Marie.


Aku hanya mengangguk mengerti, ya pantas saja sistem menyuruhku bangun awal. Aku kira ini hanya candaannya.


"Yaudah aku mau mandi dulu, oh ya kamar mandinya di mana ya?" tanyaku pada sistem.


"Ada di belakang sana" sisten menunjuk tempat dimana ada kamar mandi.


Aku hanya mengangguk lalu melenggang pergi meninggalkan sistem yang akan mencuci piring bekas sarapan barusan.


Aku bersiap untuk pulang degan pakaian yah sudah ku siapkan kemarin. Setelah selesai aku memakai sedikit riasan di wajah lalu aku berkacak pinggang di depan cermin mengagumi keindahan wajahku sendiri.


"Iyahh udah" aku mengemas pakaian kotor menaruhnya kedalam plastik hitam lalu berjalan menuju pintu.


"Ayok kita tunggu kapalnya di tempat kemarin" ajakku pada sistem lalu menarik tangannya untuk keluar dari villa.


Aku dan sistem sudah sampai ke tempat tujuan kemarin, tempat dimana aku dan sistem menuruni kapal pesiar.


"Halo nona kita bertemu lagi"


Aku melihat ke arah orang yang suaranya sangat ku kenal, orang berbahasa Inggris dengan suara sedikit berat.


"Kamu?sedang apa kamu disini? " tanyaku bingung, karena jarak ku dan dia agak berdekatan aku langsung sedikit menggeser kan tubuh ku agar lebih dekat dengan sistem.


"Tentu saja aku akan menaiki kapal, kamu kira aku sedang apa disini?" orang bule itu nampak bingung denpgan pertanyaan Marie yang sudah pasti tujuan dirinya datang kesini untuk kembali seperti Marie dan sistem.


Aku hanya diam karena tidak mungkin orang bul5e ini mengikutiku, semua orang kesini untuk berlibur sejenak.


Sistem langsung menyenggol lengan Marie"Kamu mengenal pria itu?"tanya sistem pada Marie.

__ADS_1


Aku hanya mengngguk "Iyah aku mengenalnya kemarin saat bertemu di kapal pesiar"


"Oh begitu" sistem hanya mengangguk-nganggukkan kepalanya.


"Halo apa kamu adalah teman Marie?" tanya pria bule itu pada sistem, dia berusaha untuk berbicara dengan sistem.


"Tidak, aku adalah kekasihnya" sistem hanya melirik tidak senang, bagaimanapun orang bule ini lumayan tampan dan pastinya jika dia tertarik pada Marie tentu saja sistem tidak akan menyukai itu.


Sudah banyak pria yang mengejar Marie bagaimana dia bisa percaya dengan orang bule ini tidak mempunyai perasaan apapun pada Marie. Semua cowok akan merasa terpesona dengan pesona kekasihnya.


Orang bule merasa heran, baru saja kemarin dia bertemu Marie sendiri di kapal pesiar bagaimana mungkin sudah mempunyai kekasih saja.


"Marie tidak mempunyai kekasih, kenapa kamu sangat percaya diri mengaku-ngaku menjadi kekasihnya" ucap orang bule itu menggelengkan kepalanya.


Aku yang mendengar perkataan orang bule didepanku, sangat ingin membalas ucapannya tetapi sudah disela oleh sistem lebih dulu.


Sistem yang kesal karena ucapan orang bule tentu saja mengepalkan tangannya dengan geram. "Mengaku-ngaku? apa kamu kira aku hanya berbicara omong kosong saja?!"


"Tentu saja baru saja aku bertemu Marie sedang sendiri tanpa pasangan lalu saat bertemu lagi aku kira kamu adalah teman barunya, tidak menyangka kamu sangat percaya diri hingga mengaku sebagai kekasihnya" tukasnya tidak percaya dan menganggap sistem hanya bercanda.


Sistem tanpa tinggal diam langsung memukul orang bule itu dengan tangannya. "Kalau semisal aku adalah kekasihnya ataupun bukan memangnya kenapa? apakah kamu menyukai Marie hah dasar ba**ngan!" sistem masih memukul orang bule di tempat.


Orang bule tidak ingin terus menerima pukulan dia pun memukul sistem, mengembalikan serangannya. Ternyata orang bule cukup hebat sehingga pukulannya tepat sasaran mengenai sistem.


"Ya jika aku menyukainya kenapa apa kamu tidak suka?! aku berhak bukan mencintai seorang wanita kenapa kamu marah?"


Aku yang melihat mereka bertengkar dengan segera aku menengahi pertengkaran mereka, aku tidak ingin keadaan bertambah parah. Dan juga aku tidak ingin kedua pria ini saling melukai.


Aku sangat menjungjung tinggi prikemanusiaan jadi aku tidak ingin membiarkan mereka saling melukai lebih parah lagi


"Heii kaliann! pliss jangan bertengkar lagii!" aku menarik tangan sistem agar tidak membalas pukulan orang bule tersebut


☺☺☺☺


Maaf yaa aku baru upload mohon maaf semaaf-maafnya yaa aku sangat sibuk ini pun aku masih usahain biaar bisa upload.


Terima kasih yang udah nunggu up an novel terbaruku~

__ADS_1


__ADS_2