Terima Kasih System!

Terima Kasih System!
37.Peran Antagonis


__ADS_3

"Kamu di suruh ke atas oleh bos, kamu bisa gunain lif ini" ucap Gisella sambil menunjukkan lif yang akan Marie pakai.


"Menuju ke lantai paling atas untuk menemui bos mu ya" jelas Gisella.


Aku berkeringat dingin, karena aku tidak mengerti bagaimana cara menaiki lif di perusahaan ini.


"Maaf nona, bolehkah saya menemani teman saya ke atas?" sistem tiba-tiba membuka suaranya untuk membantu Marie.


Gisella terlihat heran dengan sistem"Kenapa kamu harus menemaninya ke atas?"tanya Gisella.


Sistem hanya menggaruk-garuk kepalanya yang tidak gatal"Ada hal pribadi yang harus saya sampaikan padanya, jadi mohon izinkan saya mengantarnya lalu saya akan kembali kebawah tidak ikut melangkah ke lantai tempat dimana bosku berada"jelas sistem pada Gisella.


Akhirnya Gisella mengangguk, karena memang tidak ada larangan untuk menemani seseorang ke ruang bos jika dia bersikap sopan tanpa menimbulkan masalah sedikitpun.


Sistem berterima kasih pada Gisella lalu melangkah pergi menuju lif bersama Marie.


Aku akhirnya bisa bernafas lega wanita cantik itu mengizinkan sistem berada di sampingku untuk memandu.


"Untunglah dia mengizinkan kita" aku menghela nafas lega.


"Nih aku akan mengajarkan mu menaiki lif"


Sistem memperlihatkan caranya dari menekan tombol untuk ke lantai tujuan. Tunggu sampai angka yang tertera menjadi hijau dan pintu lif terbuka.


"Bagaimana mudah kan?" tanya sistem pada Marie.


Aku sudah mengerti sekarang, aku mengangguk faham berkat sistem aku jadi tau harus bagaimana saat menaiki lif perusahaan.


"Terimakasih" aku mencium pipi sistem, tetapi sistem malah membalas dengan ciuman bibir,lalu m*l*m*t bibir ku sebentar.


Akhirnya aku dan sistem sampai di lantai 1 tempat dimana bos perusahaan itu berada, ini adalah perpisahan ku dengan sistem. Sistem. hanya bisa mengantarku sampai lantai atas.


"Semangat ya Marie, kamu pasti bisa ingat kata-kataku sebelumnya okey" pesan sistem lalu langsung menutup kembali pintu lif dan kembali ke bawah.


Aku menelisik ruang bos aku melangkah perlahan untuk mencari keberadaan bos perusahaan hiburan ini.

__ADS_1


Aku melihat sosok pria yang sedang berdiri dengan tubuh yang membelakangi ku, sepertinya dia menungguku datang ke ruangannya.


Aku menghampiri pria itu, ada sensasi tersendiri saat ingin melamar kerja aku sedikit gugup dan dadaku berdetak sangat kencang.


"Tenanglah Marie kamu pasti bisa" gumamku sambil mengusap dadaku yang masih berdegup kencang.


"Permisi, selamat siang bos. Saya sudah sampai dan ingin melamar pekerjaan di perusahaan ini"ucapku dengan lancar karena aku tidak ingin mengacaukan hari ini, aku berhasil melawan kegugupan ku.


Bos perusahaan hiburan itu berbalik ke hadapanku dengan sikap yang Arrogant, dia melihatku dari atas sampai bawah.


"Kamu pernah bekerja di dunia hiburan sebelumnya?" tanya bos tersebut tanpa ekspresi.


"Tidak bos"ucapku jujur.


"Apa kamu yakin bisa berakting dengan benar?"


"Saya yakinn pasti bisa bos" aku bertekad akan menyelesaikan quest ini tentu saja aku tidak akan menyia-nyiakam kesempatan emas, aku harus membuat bos yakin jika aku pasti bisa.


Bos masih metapku tidak percaya, seperti meremehkanku membuat aku sedikit kesal karena terbawa suasana tetapi aku hanya bisa diam.


"Baiklah karena hari ini aku akan membuat film dan masih ada peran kosong yaitu pemeran Antagonis apa kamu bisa memerankan nya?"bos itu kembali menatapku dengan remeh.


Bos perusahaan itu mengangguk dan berjalan ke arah mejanya untuk mengambil sesuatu, dia mengeluarkan kertas yang cukup tebal seperti buku lalu di serahkan kepada Marie.


Aku melihat lembaran kertas seperti buku yang ada di tanganku.


"Itu adalah perananmu dalam film kamu baca dan hafalkan, aku menandakan dengan garis merah itu adalah perananmu saat pembuatan film"jelas bos Arrogant tersebut pada Marie.


Aku hanya mengangguk lalu membuka lembaran demi lembaran dan ternyata aku harus menghafal sangat banyak, aku hanya menghela nafas aku pikir tidak akan sesulit itu untuk bekerja di perusahaan hiburan ini.


"Baiklah bos__akan saya usahakan" aku kembali menutup kertas yang sudah aku buka.


"Okey, kamu boleh pulang dan besok kamu harus sudah ada di perusahaan ini jam 8 pagi faham?"


"Faham bos" aku segera berlalu ke arah lif untuk kembali turun.

__ADS_1


Sesampainya di bawah aku melihat sekitar yang ternyata sudah semakin banyak orang berdatangan, begitu juga dengan perempuan yang tadi membantuku sedang mengobrol bersama seseorang.


Aku sudah keluar dari perusahan, aku melihat sistem yang sudah menungguku keluar sedari tadi. Aku menghampiri sistem yang melambai ke arahku di sebrang jalan.


"Awas hati-hati nyebrang jalannya" sistem berteriak untuk memperingati Marie.


"Iyaa" balas ku berteriak juga, aku melihat kanan kiri banyak mobil dan motor berlalu lalang membuat ku kesulitan untuk menyebrang tetapi tidak sampai 5 menit aku sudah bisa menyebrang jalan.


"Ha__akhirnya bisa nyebrang juga" ucapku sambil menghela nafas lega.


Sistem tersenyum pada Marie lalu mengekus kepalanya dengan lembut dan penuh kasih sayang, sistem sudah melihat buku yang Marie pegang pasti itu adalah peranan Marie besok.


"Bagaimana apakah lancar?" tanya sistem pura-pura tidak tahu, padahal dia bisa mengawasi Marie dari kejauhan beberapa meter.


"Iyah lancar, aku di suruh menghafal peranan ku katanya mendapat Antagonis. Sistem bisakah kamu membimbing ku mendalami peran?" tanyaku penuh harap, aku berharap agar sistem bisa menemaniku berlatih. Aku yakin sistem pasti bisa jika hanya menemani latihan ku.


"Tentu saja bisa, apa sih yang gak bisa buat kamu" ucap sistem sambil tersenyum pada Marie.


Aku membalas senyuman sistem, aku senang jika sistem bisa menemaniku.


"Terima kasih sistem aku sangat senang jika kamu bisa menemaniku mendalami peran"


"Sama-sama Marie, yaudah ayok kita pulang" ajak sistem pada Marie.


"Oh ya kita tidak Disneyland Paris dulu ya, kan kamu harus beatih dengan giat!" ucap sistem kembali.


"Iyah aku tau kok, aku juga tidak akan santai-santai" ucapku lalu langsung memasuki mobil begitu juga dengan sistem.


Sistem menyalakan mobil dan menginjak gas untuk pulang. Sepertinya akan sedikit ada kendala dalam mempercepat pergerakan mobil karena di siang hari seperti ini sudah macet.


Aku tidak diam saja menunggu hingga sampai rumah, aku membaca dulu dialog yang akan di gunakan untuk akting besok.


"Sistem aku tidak ada kemampuan untuk berakting, apa bisa aku menyenangkan perusahaan dengan kemampuanku?" tanyaku dengan ragu.


"Tentu saja kamu bisa berakting, kamu tinggal membeli barang yang ada di sistem shop di situ ada banyak kegunaan yang pastinya bisa membuatmu menjadi tenar juga asal poin sistem mu cukup" jelas sistem dengan santai pada Marie.

__ADS_1


πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜†


Lanjut?? gasken..


__ADS_2