Terima Kasih System!

Terima Kasih System!
55.Keinginan


__ADS_3

Aku dan sistem turun dari kapal ketika sudah sampai di dermaga. Baru saja libur satu hari aku sudah harus bekerja lagi besok, aku sedikit malas tetapi ini demi quest yang harus diselesaikan.


"Di sini quest mengatakan jika aku harus menjadi terkenal, bukankah aku harus di kenal banyak orang?" tanyaku pada sistem sambil berjalan untuk ke tempat dimana mobil sistem terparkir.


Sebelum ke dermaga sistem memarkirkan mobilnya di dekat sebuah restorant, dia sudah membayar tukang parkir untuk menjaga mobil selama 1 hari saat tidak ada sistem di kota ini.


"Iyahh kamu harus di kenal banyak orang"jawab sistem dengan senyumannya.


"Tapi ini saja sudah hari ke tiga tapi sama sekali orang di luar tidak ada yang mengenalku sebagai pemain film" aku tidak tahu harus melakukan apa supaya bisa terkenal.


Sistem mengelus kepalaku lalu memberikan semangat kepadaku. "Aku ada satu cara agar kamu cepat terkenal" sistem memberikan saran dan itu membuat Marie kembali tersenyum senang. Ternyata masih ada kesempatan untuk menyelesaikan misi dengan sukses.


"Benarkah? bagaimana caranya?"tanyaku dengan antusias.


"Buat akun instagram di HP mu lalu kamu post semua kegiatanmu saat kamu bekerja, pastinya kamu akan terkenal"jawab sistem.


"Aku saja tidak tahu bagaimana cara membuat akun instagramnya" aku mengeluarkan HP ku lalu memberikannya pada sistem.


Hampir saja sistem lupa jika Marie adalah pemain di dunia masa depan bagaimana mungkin dia tahu cara membuat akun instagram sendiri.


Sistem mengambil HP Marie lalu berhenti sebentar di dekat pohon untuk membuatkan akun instagram.


"Sini mendekatlah" sistem menggerakkan tangannya seraya menyuruh Marie untuk mendekat.


"Mau ngapain?" tanya ku bingung, bukankah sistem akan membuatkan instagram kenapa tiba-tiba menyuruhku mendekat.


Aku menghampiri sistem, sistem mengangkat tangannya beserta HP Marie. "Ayok foto kamu senyum di depan kamera"


Aku hanya mengangguk aku tersenyum. begitu pula dengan sistem. Sistem memperlihatkan hasil foto barusan.


"Lumayan bagus"


"Kamu lihat lah cara memposting foto di instagram" sistem menunjukkan cara memposting serta dari awal cara menemukan kamera di instagram.


Aku dengan serius memperhatikan setiap langkah-langkah yang ditunjukkan oleh sistem, tiba-tiba saja HP ku bergetar terus.


"Lihat kita baru saja memposting di instagram tapi kamu sudah ada 5 orang yang mengikuti akunmu serta 3 orang yang me like postingan kita" ucap sistem sambil menunjukkan jumlah orang yang mampir ke akun instagram Marie.

__ADS_1


"Oh begitu, baiklah Terima kasih sudah mengajarkanku" aku tersenyum lalu mengambil kembali HP ku.


Aku dan sistem kembali melanjutkan perjalanan untuk mengambil mobilel yang di titipkan kepada tukang parkir salah satu restaurant.


*****


"Bang mobil ku masih aman kan?" tanya sistem saat sudah sampai di tempat parkir restaurant, dia langsung mengajukan pertanyaan pada tukang parkir tersebut.


"Tentu saja tuan, mobil anda masih ada di tempat sebelumnya"jawab tukang parkir itu dengan sopan.


Sistem mengeluarkan dompet dan mengeluarkan 2 lembar uang senilai 50 euro(Rp.835.000) dikalikan 2.


"Tuan bukankah ini terlalu banyak hanya untuk menjaga mobil anda selama 1 hari?" tanya tukang parkir tidak enak menerima uang sebanyak ini.


"Tidak apa-apa saya ikhlas memberikan nya pada mu bang" sistem tersenyum dan berlalu menuju ke tempat dimana sebelumnya ia memarkirkan mobil.


Aku juga mengikuti sistem dari belakang, aku cukup kagum dengan kebaikan yang sistem berikan pada tukang parkir tersebut.


Tukang parkir sangat kekurangan pendapatan, penghasilannya juga tidak setiap hari banyak karena tergantung oleh orang-orang yang mampir di restaurant ini.


Sekilas aku melihat kembali kebelakang tukang parkir seperti mengeluarkan air mata, apa sesenang itu jika mendapatkan uang banyak.


Aku berfikir semaju-majunya kota rakyat miskin tetap ada dan juga masih banyak orang yang membutuhkan.


"Kita cari orang miskin yuk" ajakku pada sistem sebelum naik ke mobilnya.


"Cari orang miskin? buat apa kamu mencari orang miskin?" tanya sistem pada Marie.


"Aku ingin memberikan uang ku pada mereka, mereka lebih berhak atas sebagian harta kita "


"Oh jadi kamu ingin memberikan mereka uang, baiklah kita akan mencari orang miskin" sistem tersenyum lalu menaiki mobil begitu juga dengan Marie.


Sistem menyusuri seluruh jalanan untuk mencari orang yang tidak mampu, tidak lama aku melihat seorang ibu dan dua anaknya sedang memulung botol-botol yang ada di jalan.


"Sistem lihat ada ibu dan anaknya memulung botol di jalan ayok kita samperin" ajakku laku sistem memberhentikan mobilnya di pinggir jalan agar tidak menghalangi kendaraan lain melintas.


Walau jarak juga dan juga pemulung agak jauh aku tetap turun lalu berlari untuk mengejar mereka.

__ADS_1


Sistem juga menyusul ku sambil berlari mengikutiku.


"Ibu tunggu!" panggil ku pada ibu itu setelah ku rasa sudah agak dekat dengan mereka.


Ibu itu berhenti lalu menoleh kebelakang, karena merasa ada yang memanggilnya.


"Nona memanggil saya?" tanya ibu itu saat melihat Marie berhenti di depannya dengan nafas yang tidak beraturan.


Aku melihat ibu tersebut dari atas sampai bawah dia memakai kain di kepalanya tetapi bajunya sudah terlihat sangat kotor dan juga baju anaknya yang sudah tidak layak di pakai.


"Iyah ibu, saya ingin menawarkan ibu makan apa ibu sudah makan?" tanyaku sambil tersenyum.


"Belum nona" jawab ibu tersebut jujur, karena memang dia dan anaknya belum makan dari pagi dia sudah memulung botol di jalan pun berharap hari ini dapat penghasilan lebih untuk nya dan anaknya makan.


"Baiklah ayok kita makan di situ saja" ajakku.


"Tapi sepertinya tidak perlu repot-repot nona, kami bisa mencari uang sendiri dan membeli makanan sendiri" ucap Ibu itu tersenyum, tetapi terlihat jelas di balik senyumannya terdapat kesedihan tersendiri.


"Tidak apa-apa bu kami benar-benar ingin membantu kalian. Kalian tidak boleh menolak bantuan kami" ucap sistem yang tiba-tiba sudah datang di belakang Marie.


"Benar bu mari kita makan di sana" ajakku sekali lagi.


Ibu itu pun akhirnya mengangguk karena dia berfikir hari ini pun belum tentu mereka bisa makan karena botol-botol yang mereka kumpulkan dari pagi belum mencapai 1 karung penuh.


"Ibu silahkan mau makan apa ini menunya" aku menyodorkan menu makanan pada ibu dan anak tersebut.


"Ibu aku mau ini"tunjuk anaknya ke menu makanan yang ada di depannya.


"Nak kita tidak boleh memesan yang terlalu mahal kasian nona dan tuan kita repotkan" ibu dari anak itu melarang anaknya memesan makanan terlalu mahal karena tidak ingin terlalu merepotkan ku dan sistem.


"Kami memesan menu makanan yang paling murah saja nona" ucap ibu tersebut tersenyum.


Jujur aku melihat mereka merasa kasian, aku sama sekali tidak kekurangan harta walaupun mereka memesan menu paling mahal sekalipun. Aku ingin membuat mereka bahagia.


☺☺☺☺☺


Lanjut?? gasken..

__ADS_1


__ADS_2