
Setelah selesai kami keluar dari restaurant bersiap untuk pulang ke apartemen untuk beristirahat, aku berharap dalam waktu dekat ini tidak ada quest untuk di selesaikan dan semoga hari ini adalah hari keberuntunganku. Berharap aku bisa mendapatkan hadiah yang bagus dari kotak hadiah yang belum ku buka.
"Besok apa Alana mau liburan lagi?" tanya sistem pada Alana.
Tentu saja Alana menggeleng dengan cepat dia masih mengingat ke jadian di ancol dan juga yang terjadi pada ibu kesayangannya tentu saja Alana tidak akan ikut liburan kembali. Alana juga tidak akan membiarkan ibunya mengikuti kegiatan berliburan lagi.
"Tidakk! apa kalian masih tidak trauma dengan kejadian di Ancol? kenapa masih ingin liburan?" Alana melarang keras kedua orang tuanya untuk kemanapun lebih baik berada di rumah dari pada berada di luar yang penuh bahaya.
Aku dan sistem memang tidak lupa dengan kejadian berbahaya waktu itu, tapi mungkin Alana sangat trauma saat itu.
"Kita tidak akan jalan-jalan ke Ancol lagi kok, ayah mengerti kamu takut dengan laut kan?" tanya sistem mengerti perasaan Alana.
Alana hanya mengangguk dia takut untuk ke ancol lagi, liburan yang berbau Lautan benar-benar membahayakan hidup.
"Jika Ayah ajak kamu ke kebun binatang mau gak?" tanya sistem lagi, biasanya anak-anak sangat menyukai para binatang apa lagi binatang lucu dan imut tidak akan pernah lepas dari kesukaan anak kecil.
"Berarti di situ banyak binatang ya ayah?" tanya Alana yang tidak tahu tentang apa yang ada di dalam kebun binatang.
"Tentu saja sayang namanya saja kebun binatang pastinya banyak binatang di situ" sistem menggeleng sambil tersenyum.
Aku mengelus kepala Alana gemash"Ini juga menambah pengalamanmh sayang, mau gak?"aku ikut menawarkan kepada Alana.
"Mauuu" jawab Alana dengan senang sambil memeluk sistem bergantian juga memeluk Marie.
Sekitar 20 menit sudah berlalu akhirnya kami berhenti di sebuah apartemen tak lain dan tak bukan adalah tempat tinggal sementara yang kami tempati.
__ADS_1
"Ayok cepat turun kenapa kalian kalo turun sangat lama" ucap Alana sambil bersedekah dada.
Sistem dan Aku hanya mengangguk dan sedikit mempercepat pergerakan turun kami, Alana menghampiri ku dan menggandeng tanganku untuk memasuki Apartemen.
"Ibu nanti istirahat lagi ya, sebelum besok kita berlibur ibu udah harus sehat jangan sakit lagi ya" nasihat Alana yang nampak jelas masih khawatir pada keadaan Marie.
"Iyah sayang kamu tenang saja" aku tersenyum pada Alana, tentu saja aku akan kembali beristirahat demi memulihkan diriku sendiri tapi sebelum itu aku akan meminum obat pemberian dokter.
Aku memasuki Apartemen bersamaan dengan Alana aku duduk di pinggiran kasur berukuran bigsize"Obatku yang diberikan dokter padamu berikan padaku"aku merentangkan tangan kedepan berharap sistem akan menaruh plastik obat di atas tanganku.
Sistem mengeluarkan obat yang di berikan dokter untuk Marie lalu meletakkannya dia atas tangan Marie.
Tidak lupa juga sistem mengambilkan Marie air untuk minum obat lalu menyerahkannya pada Marie.
Aku mencintai sistem tetapi aku tidak boleh egois, sistem tidak akan boleh mencintai manusia. Jika aku pikirΒ², apakah sistem sekarang mencintaiku?
Aku meminum obat satu persatu, cukup banyak obat yang di berikan oleh dokter. Ada sekitar 7 bungkus dengan isi 3 lembar obat yang harus di habiskan dalam 1-2 bulan kedepan.
Setelah selesai aku langsung merebahkan diri di atas kasur bersiap akan tidur.
Aku menutup mata tidak tersadar aku sudah tertidur lelap.
*****
Keesokan harinya aku bangun dan melihat sistem sudah tidak berada di atas kasur hanya ada Alana yang masih terlelap tidur di sampingku.
__ADS_1
"Pasti dia sedang menyiapkan sarapan" gumamku, lalu turun dari atas kasur untuk melihat ke dapur.
Aku melihat sistem yang dengan lihat menyiapkan sarapan pagi untuk ku dan Alana, benar-benar rajin di pagi hari sudah bangun dan menjadi kegiatan sehari-harinya adalah memasak.
Aku jadi merasa menjadi perempuan yang tidak berguna untuk sistem karena aku sebagai cewek tidak bisa melakukan sedikitpun pekerjaan rumah, di dunia ini aku bukanlah ratu lagi jika suatu saat aku mempunyai suami sungguhan bukankah kemampuan dalam berumah tangga akan sangat di butuhkan.
Aku hanya menghela nafas, mungkin jika sudah kembali ke prancis nanti aku akan belajar pekerjaan rumah sedikit demi sedikit agar meringankan pekerjaan sistem.
"Marie kamu sudah bangun, bangunin Alana dulu sarapannya hampir selesai nih" ucap sistem sambil meletakkan makanan yang sudah matang di atas meja.
Aku hanya mengangguk dan berlalu kembali kekamar untuk membangunkan Alana.
"Sayang bangun sudah pagi" aku menggoyangkan tubuh Alana yang masih mungil secara perlahan untuk bangun.
Hanya beberapa kali goyangan Alana sudah membuka matanya, dia masih mengumpulkan nyawa yang masih melayang-layang.
Alana mengucek matanya agar mengurangi rasa kantuk yang masih melanda, dia harus terbiasa untuk bangun di pagi hari.
"Iyah bu" Alana turun dari kasur dan keluar kamar menuju dapur untuk sarapan bersama. Hari ini adalah hari yang akan di pakai untuk liburan ke kebun binatang di negara Indonesia.
Mugkin jam keberangkatan agak siang karena di jam pagi kebun binatang belum buka. Jadi mereka memutuskan untuk pergi jam 9 pagi dan sampai di sana bisa jam 10 ataupun jam 11 itu sudah jam buka kebun binatang.
πππππ
Lanjut?? gasken..
__ADS_1