
Ada yang tahu? hal yang menarik ketika jatuh cinta–Ialah ketika orang yang di cintai merasakan hal yang sama pula.
“Dear sudah cukup.” Sean melepas jemari yang begitu nakal mengitari dada bidangnya.
Apa sekarang? setelah berhasil mencium paksa pangeran, putri salju kearifan lokal berniat memperkosa sang pangeran.
“Menurut saja, tidak akan lama.” ujar Dinia kali ini ia sudah di pucuk prikemanusiaan.
“Jangan, tidak.” Dan suaminya bertingkah seperti gadis yang seolah ingin di lecehkan om-om hidung belang.
******
Ruang keluarga, semua perempuan penghuni rumah sedang melakukan perkumpulan mereka.
“Menurut kalian, apa mungkin Dinia setega itu kepada Sean.” Menty berujar.
“Sebenarnya aku tidak yakin mereka bertengkar dan main kasar.” komentar Alenta.
”Lah trus.” yang lain menanggapi.
“Kasar di kasur, iya.” ungkap Alenta lagi sambil menyeringai penuh arti.
“Maksudnya?” Ada yang kebingungan seperti si polos Aina.
“Kalian tidak lihat ya, Bentuk kakak ipar saat kita berhasil menggerebek kamar. ia setengah terekspos, pakaiannya hampir di lucuti kak Sean, dan apa Kalian tidak memperhatikan stempel merah di area lehernya.” ujar Alenta yang Ternyata sangat teliti.
“Aaaa, benar juga ya, pantas saja kakak ipar begitu panik saat kita datang, sampai-sampai membanting kak Sean.” ujar Nosi.
“Wihhh keren, apa sekarang mereka saling mencintai.” Lipa menanggapi.
Sedangkan Menty sedang sibuk melindungi telinga putri Solehah ya yang polos, sebenarnya percakapan ini tidak pantas di ikuti olehnya sebagai orang tua.
“Aina ayo kita pergi.” Menty menyeret putri bungsunya pergi.
__ADS_1
******
Kediaman Wijaya, kakek itu sedang sibuk mempersiapkan segala persiapan bayi yang akan di kirimkan ke rumah Dinia, walau lahiran itu masih sangat lama, tapi sang kakek ingin mengirim semua barang-barang imut itu ke rumah ccucu menantunya.
“Coba lihat ini, apa mereka akan menyukainya.” Wijaya tersenyum teduh, betapa ia merindukan Dinia yang sekarang sudah menikah dan mungkin telah bahagia.
“Akhirnya aku bisa menghantarkan Dinia kepada pria yang mencintainya.” Air mata Wijaya jatuh seketika, perasaan senang mendominasi di Atma hingga air mata bahagia mengekspresikan nya.
“Kakek, aku juga bahagia melihat Sean menyukai dinia, aku merasa bersyukur Dinia memiliki pria hebat di sisinya.” jawab Fhiari.
Wijaya menepuk pundak dokter muda itu.
“Kau kapan menyusul, kau tidak tertarik kepada Alenta? dia dokter muda yang begitu berbakat.”
Fhiari menungging senyum, dibandingkan wanita-wanita yang katanya adalah ipar-ipar Dinia, Fhiari lebih tertarik kepada Aina.
“Aduh kek, sepertinya belum saatnya.”
“Emang mau tunggu sampai kapan lagi, usia kamu sudah tua lho.” Wijaya memperingatkan.
“Semua sudah selesai? aku sudah tidak sabar ingin menemui cucu ku.” Ujar Wijaya Tersenyum sumringah.
“Kita bisa pergi sekarang kek.”
“Iya, kau Aswan boleh ikut juga.” ujarnya kepada pria bernama Aswan, sahabat karib Dinia sekaligus teman Dinia bekerja di pasar semenjak masih gadis.
“Terimakasih banyak kek.”
Rombongan Wijaya sudah berangkat, pertama kali bertandang Kerumah cucu menantu itu.
******
Di kamar Sean dan Dinia, keduanya saling berpandangan setelah melakukan aktivitas keras itu.
__ADS_1
Sean yang memandanginya dengan penuh cinta, di balas pandangan galak dan ingin menggigit dari Dinia.
“Kenapa dear, apa aku sangat tampan ” Ujar Sean ketika Dinia selalu mempelototi nya.
“Pakai baju mu, kau mau masuk angin.” bentak Dinia kepada suaminya.
Sean hanya tergelak.
“Bilang saja darah mu mendidih melihat ku begini, aku terlihat sexsy bukan.” Sean begitu percaya diri.
“Sexy dari mana?, otot ku lebih berbentuk di banding ototmu itu.” Dinia balik mencibir di balik selimut yang menutupi dirinya.
Sean tergelak, Dinia begitu mahir membuatnya ingin tertawa.
“Dear panggil aku sayang.” pinta Sean Kepada Istrinya.
“Tidak mau.”
“Nanti ku buatkan istana Disney lengkap dengan tokoh-tokoh princess nya, kau bisa menyaksikan mereka beradu peran layaknya pementasan drama, kau mau.” tanya Sean.
sejurus dengan itu, Dinia langsung menghadapnya, jangan tanya lagi apa yang di lakukan wanita itu, demi sebuah istana dan pementasan layaknya tokoh Disney, ia rela bercakap santun dan penuh kelemah-lembutan.
“Sayang.”
membuat Sean di mabuk kepayang, hampir meninggal.
#######
Hai Readers, Nunggu Cerita ini up tolong mampir ke Cerita Menikah Muda Dengan Tuan Muda ya, di jamin seru juga.
langsung klik profil othor aja. terimakasih banyak Readers Sayang. 🥰🥰🥰.
__ADS_1
.