Ternyata Suamiku Tampan

Ternyata Suamiku Tampan
Malapetaka


__ADS_3

Hossss, Hosss.


Deru nafas ngos-ngosan mengitari taman belakang, Selama pelarian Del dan Prem saling berpegangan tangan.


menarik satu sama lain agar tidak menemui bahaya karena telah berani membohongi sang tuan muda.


Melintasi ladang strawberry yang mulai bermatangan di tanah belakang.


Dan melambaikan tangan kepada pak Jusuf tanpa berhenti dan terus berlari saling bergandengan bag sken romantis dalam sebuah drama romansa.


sungguh chapter ini mengisahkan cerita cinta berumur yang di sebut dengan istilah puber kedua.


Prem berhenti mendadak sementara Delete terus berlari mengakibatkan tangan mereka terlepas.


Dikarenakan usia yang sudah berumur ia tidak bisa berhenti begitu saja karena lututnya terasa sakit.


Sementara itu, demi melihat pujaan hatinya terus berlari seperti motor butut yang tidak memiliki rem, Prem nekat mengejar Del dengan pespa Pak Jus yang terparkir indah di tepi taman.


Seraya bersorak meriah


“PEGANG TIANG DI SISI KANAN, SUPAYA KAMU BERHENTI BERLARI.”


Delete yang mendengar itu langsung mengulurkan tangan kanan lantas memeluk tiang yang terbuat dari kayu, sebagai penopang rak tanaman strawberry yang bertingkat.


Brukkkk.


Namun Tiang yang berdiri kokoh sebagai penyanggah tanaman tidak kuat menahan guncangan yang di timbulkan Del, mengakibatkan satu jalur tanam strawberry jatuh dan menimpa tiga orang sekaligus.


“Astagfirullah, ya Allah.” Pak Jus berteriak histeris. pasalnya ia sedang santai menyemprot daun strawberry dengan pupuk. namun tiba-tiba Tanaman itu menimpanya sekejap mata.

__ADS_1


membuat seluruh badannya sakit dan lebam.


Sementara Delete yang syok akhirnya pingsan di tempat, dan Prem yang menaiki pespa akhirnya kecelakaan dengan kondisi mengharukan. badan pespa terjebak di bawah rak tanaman yang berat juga menghimpit kakinya.


******


Sean bermanja-manja dengan Istrinya di kamar, terlepas dari peristiwa konyol yang dialaminya. Ia meremgut agar diperlakukan romantis oleh Dinia sebagai reward karena telah di tipu.


“Dear.” Ia bergelayut manja di pinggang Dinia sambil mengelus perut buncit karena telah mengandung buah hati mereka.


“APA.” Gertak Dinia kepada suami manjanya.


“He, kamu tidak boleh galak.” sean langsung protes dan menindak lanjuti Dinia dengan gelitikan.


“Iya sayang maaf. hentikan! geli tau.” Dinia cekikikan sampai lemas.


Sean menggunakan kesempatan itu dan beranjak keatas tubuh Dinia, yang pasti ia tidak menindih perut Istrinya karena ada bayi kecil yang sedang bersemayam di sana.


“Dear, Kau cantik sekali.” Ungkap Sean membuat Dinia tersipu malu.


“Nggak, Biasa saja.” jawabnya mencoba tetap tenang namun nyatanya hatinya membludak melambung tinggi.


“Srius, Cantik kamu itu berbeda, ada seri di setiap inchi wajahmu.” Ungkap Sean membuat Dinia beberapa kali mengusap wajahnya.


“Tidak akan bisa di usap.” Sean menurunkan tangan Istrinya lalu menguncinya dengan genggaman, sedangkan tangan yang satunya ia gunakan untuk bertumpu agar tidak menindih sang bayi yang ada di perut Istrinya.


Mmmmmm.


Lantas mencium bibir berisi milik Dinia, yang merah merekah.

__ADS_1


Sekarang ia membalikkan posisi mereka dengan Dinia yang sekarang berada di atas.


Mereka siap memadu kasih, tapi pintu kamar itu di gedor dengan sangat berutal.


Sean mencoba untuk tidak peduli, tapi tetap saja Dinia tidak bisa melakukannya jika ada pengganggu seperti ini.


Sean terpaksa membuka pintu, ia mengepalkan tangan merasa geram kepada seseorang yang telah menghancurkan kebahagiannya.


Ia menggertakkan giginya sambil bergumam.


“Beraninya kau.”


Namun setelah pintu kamar ia buka, Menty tengah berdiri cemas sambil sesekali meneteskan air mata.


Wajah kesal Sean berubah teduh. memeluk Menty yang sekarang tengah gundah.


Mengajaknya masuk kedalam kamar.


Ia dan Dinia sama-sama menenangkan Menty dan menanyakan apa yang terjadi.


“Bu, kenapa Bu?” Sean mengusap bahu menty.


“Ibu ingin menceritakan sesuatu? ceritakan Bu.” Dinia ikut menanyai mertuanya sambil memeluk dengan nyaman.


“Prem.” Bibir Menty bergetar hebat.


“Mereka di larikan Kerumah sakit.” Ia langsung menagis histeris.


Menty paling trauma melihat kecelakaan dan darah.

__ADS_1


Karena Suaminya meninggal dalam sebuah kecelakaan, dan semua tubuh mendiang suaminya di lumuri darah.


ketika melihat darah, Menty akan sangat takut dan gelisah, semua di karena kejadian sepuluh tahun silam itu.


__ADS_2