Terpaksa Menikahi Duda Kaya

Terpaksa Menikahi Duda Kaya
episode dua belas


__ADS_3

Malam itu Bimo sudah kembali kerumah, Hari ini cukup meleleahkan bagunya. Bimo heran melihat keadaan rumah yang terlihat beda dari biasanya.


"Tuan ini kopinya" meletakan sacangkir kopi.


"Andra sudah tidur?" tanya nya mengenai putranya.


"Sudah tuan, maaf bolehkah saya bertanya tuan?" dengan ragu ragu pak Diman berbicara.


"apa yang ingin kau tanyakan" matanya menatap tajam, mencari sebuah jawaban disana.


pak Diman bingung mau memulai pembicaraannya dari mana. Akhirnya dia memutar sebuah video yang baru saja dia rekam tadi siang. dalam video itu terlihat sekali Andra bahagia bermain denga Leela. dia pun kaget saat mendengar kata kata Andra hampir diujung video yang diputarnya. matanya menatap tak percaya dengan apa yang dikatakan putranya tadi. setelah mengakhiri video yang diputarnya dia berjalan ke kamar Andra.


ceklek dia membuka pintu pelan pelan.


Dilihatnya Andra sudah tertidur dengan pulas. matanya berkaca kaca mengingat permintaan putranya.


apa Andra bahagia jika gadis itu menjadi ibunya???


Bimo menarik nafas dalam.


"Ariana" dia mengingat kembali kejadian tadi siang.


flashback on.

__ADS_1


Di kafe siang itu


"Maukah kau menikah denganku" tangan Bimo menggenggam tangan wanita itu dengan penuh harap.


"eemmmmhhhh menikah?" tanya wanita itu.


"ia aku tidak ingin kita terpisah lagi" Bimo masih menggenggam tangan wanita itu.


"emmhh Bim maaf" dia menarik tangan yang di genggam Bimo.


"kenapa Ariana? apa kamu tidak mencintaiku?Apa kamu hanya mempermainkan ku selama ini? beri aku alasan yang kuat kenapa kau menolak ku lagi?" seketika amarahnya meluap ketika Ariana menolaknya lagi.


"Bim" belum sempat Ariana menjawab kalimatnya sudah terpotong oleh Bimo.


"Dulu kamu pergi tanpa izin kepadaku, dan kamu hanya menitipkan salam pada pelayan rumahmu, kalau kau berniat mengejar impian mu, agar pantas mendampingiku" masih dalam amarah yang menggebu.


"Bukan begitu Bim, aku sangat mencintaimu Bim, aku mau menikah dengan mu, hanya saja" Ariana tidak melanjutkan kembali kalimatnya.


"Hanya saja apa Ariana?hah" mencengram rahang Ariana hari ini dia benar benar kehilangan kendali hingga membuatnya berlaku kasar.


"Aku belum siap jadi ibu Sambung buat anakmu" kalimat itu keluar dari mulut Ariana dan terdengar jelas oleh Bimo.


Bimo sangat terkejut dengan dengan kalimat itu. Dadanya sesak, perih bagai dihunus pedang. Ia yang tak pernah menjatuhkan lagi air matanya selain menangisi kepergian istri tercintanya. Kini air mata itu kembali terjun bebas di pipinya, setelah mendengar ucapan wanita yang ia tunggu kepulangannya selama ini.

__ADS_1


"jadi itu alasan kenapa kamu menolak ku dulu dan sekarang?( masih membentak ) Baiklah sekarang aku akan melepaskan mu dan tidak akan mengharapkan kamu lagi" walaupun dia mengatakan hal iti denga tegas, tetap saja rasa kecewa tidak bisa disembunyikannya. Dia memanggil pelayan dan membayar tagihannya. Dengan cepat dia keluar dan meninggalkan Ariana yang masih menangis sendirian.


flashback off


walaupun keadaan hatinya saat ini sedang dalam kondisi tidak baik, tapi sebisa mungkin dia menutupinya saat berada di depan orang orang tertentu, apalagi depan mitra bisnisnya, Kan tidak lucu kalau seorang Bimo Aditya Kusumo menangis hanya karena seorang wanita.


Bimo kembali ke kamarnya setelah mencium dan menyelimuti tubuh putranya itu.


.


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


teman teman kita sama sama berdoa untuk kesembuhan Bumi kita dari covid 19 ini, kasihan aku yang harus diistirahatkan dari pekerjaan sampai keadaan kembali kondusif, padahal kebutuhan banyak sekali. 😭😭😭😭


kasih tip yang banyak ya biar aku tambah semangat lagi


__ADS_2