Terpaksa Menikahi Duda Kaya

Terpaksa Menikahi Duda Kaya
episode tiga puluh tiga


__ADS_3

Bimo sedang duduk di sofa dekat tempat tidurnya. Ia masih setia dengan laptop dipangkuannya. kata cinta memang belum terucap dari mulutnya, tapi kini ia sedikit bisa berbicara layaknya manusia normal.


Pintu kamar mandi terbuka, Namun Leela tak menyadari adanya Bimo disana. Leela memang tidak terbiasa mengganti baju nya di kamar mandi. Dia selalu berganti pakaian dikamar nya namun ia lakukan saat Bimo belum pulang kerja.


Leela segera berganti baju tanpa memperhatikan sekitarnya, se ingatnya dia sudah mengunci pintu sesaat sebelum ia masuk ke kamar mandi.


Bimo tak percaya saat melihat Leela berganti pakaian yang jelas memperlikatkan semua lekuk tubuh seksinya. Bimo menelan ludahnya kasar. Bagaimana tidak selama ini ia tak pernah melelahkan hubungan badan dengan siapa pun dan baru kali ini ia melihat seluruh tubuh istrinya. seksi Bimo menyeringai.


"Astagfirullah kau sudah pulang" ia bertanya saat semua pakaian telah melekat di tubuhnya. dan melihat cermin untuk mempoles wajahnya.


apa dia melihat semuanya.Batin Leela


"aku melihat semuanya" Bimo sebisa mungkin menutupi ekspresi wajahnya. ia tidak ingin Leela melihat bahwa dirinya benar benar tergoda oleh bentul tubuh Leela.


"ck" Leela menggelangkan kepalanya pelan


"kenapa kau tak bicara atau menegur ku"


"Pemandangan gratis" beranjak berdiri setelah menutup dan memindahkan laptop di meja yang ada di depannya.


"Kau pikir aku akan tergoda? dengan kau memperlihatkan semua lekuk tubuh mu?" sedikit menarik ujung bibirnya sehingga membentuk senyum sinis ala Bimo. "tidak sama sekali" ucapnya berbohong.


"aku yakin kau tak akan tertarik melihatku, kekasih mu jauh lebih mengubah selera bukan?" ia berkata sambil mengbil handuk basah yang tergeletak di atas tempat tidur,


baiklah kita lihat siapa yang akan jatuh cinta duluan? Tanpa Leela menyadari ucapannya dia menggukan kepalanya pelan, dan bergulat dengan pemikirannya yang entah tepat atau tidak.


Sama sama diam saat mereka memilih tak melanjutkan perdebatan kecilnya. Leela memilih kembali duduk di meja rias dab memulai untuk memoles wajahnya.

__ADS_1


Bimo sendiri memilih merebahkan bada di sofa dengan melipat tangan dan menjadikannya bantal.


ah pemandangan yang langka.


Bimo bergumam dengan pikiranmu sendiri saat tadi jiwa kelelakiannya disuguhkan pemandangan yang indah.


Dering telpon membuyarkan keheningan diantara mereka. Ponsel Bimo yang berdering. Bimo segera meraih ponsel yang tak henti berbunyi. Siapa lagi yang mengganggunya kalau bukan kekasihnya.


Ariana masih tak pernah menyurutkan semangatnya. Ia masih yakin akan cintanya.


sungguh tidak tau malu. kau punya istri tapi kau juga punya kekasih. Entah terbuat dari apa hatimu. Leela mengumpat dalam hati melihat suami yang tak mencintainya mengangkat telepon dari kekasihnya.


"Apa kau memperhatikan ku" tanya Bimo saat melihat Leela sedang menatap kearahnya. Saat ia sudah menutup telpon dari kekasihnya dan masuk kembali ke kamar.


"Tentu kau punya istri tapi kau masih berhubungan dengan kekasih mu, apa kau tidak belajar bagaimana cara menghargai" balas Leela. Kini Leela lebih berani melawan Bimo saat Ariana mulai mengibarkan bendera perang dengan sering nya ia mengunjungi Bimo.


Leela memiliki dukungan dari mertuanya. namun kedua orang tuanya tidak tau menau akan nasib pernikahan putri mereka. Pasalnya Leela tak pernah menceritakan keluh kesah pernikannya. Selain dukungan dari mertuanya Leela juga punya satu senjata yang paling ampuh yaitu dengan adanya Andra dipihaknya. Dan Bimo akan kalah saat berdebat dengan putranya mengingat ia sangat menyayangi putra semata wayangnya. Ia akan melakukan apa pun agar anaknya tak merengek.


Hal itu sempat disadari oleh Ariana dan ia berniat untuk mendekati Andra agar ia punya senjata. Namun usahanya benar benar gagal. Andra tidak mau dekat dengan siapa pun selain Leela. Akhir akhir ini ia sering merengek meminta Adik untuk jadi temannya bermain. Disekolah ia selalu mendapatkan cerita menarik dari teman temannya yang mempunyai adik.


.


.


.


.

__ADS_1


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


...


aku tau kalian menunggu up terbaru dari novel yang tak seberapa bagus ini. Author tak henti mengingatkan pada kalian para readers yang sudah menyempatkan waktu untuk menengok novel ini agar meninggalkan jejak positif, baik dengan cara vote, like, komen atau klik ikon berbentuk love nya.


karena aku bukan apa apa tanpa dukungan kalian. tinggalkan kritikan yang membangun agar novel ini semakin berkualitas ya 😊 ☺ ☺ ☺ ☺

__ADS_1


__ADS_2