
Leela dan Bimo keluar dari ruangan dokter, dan kini Andra pun sudah dipindahkan ke ruang rawat inap.
"apa kau tidak bisa mengerjakan hal sekecil ini hah?" ucap Bimo yang terlihat menahan amarah dengan merkatkan kedua rahang giginya disertai sorot mata tajam yang seolah siap menyayat mangsanya hidup hidup.
"maaf tuan ini semua kelalaian saya" Leela terlihat ketakutan.
"Kalau kau tidak bisa, sebaiknya kau katakan dari awal agar aku tak mengeluarkan banyak uang untuk hal itu" ini adalah pertama kalinya Bimo berkata panjang dan menatap Leela. tapi bukan dengan cinta kasih seperti pasangan suami istri pada umumnya, melainkan dengan sebuah kemarahan.
Leela diam tidak menjawab Bimo. Hatinya terasa sakit saat mengingat hal itu. Padahal hal itu pun terjadi bukan dia yang meminta melainkan Bimo sendiri yang menawarkan. Selama ini Leela berusaha kuat menghadapi sikap Bimo dan Ariana kekasihnya yang tak henti mendatanginya. Semua itu ia lakukan karena rasa sayang nya pada Andra yang tumbuh sejak Andra mulai bermanja pada dirinya.
Leela dan Bimo sama sama diam setelah Bimo meluapkan kekhawatirannya. Mereka duduk terpisah tanpa ada pembicaraan yang menenangkan keduanya sampai terdengar salah satu perawat menghampirinya.
"Permisi tuan dan nyonya dokter sudah menunggu anda di dalam"
Mereka berdua segera masuk setelah mendengar pemberitahuan suster.
"Jadi bagaimana hasilnya dok?" tanya Bimo
"jadi begini pak, hasil dari pemeriksaan darah Andra ternyata Andra terkena DBD" dokter menjelaskan hasil pemeriksaannya.
"Tapi Anda tidak perlu khawatir, beruntung Andra segera dibawa kemari. Kami akan melakukan yang terbaik untuk putra kalian" dokter melanjutkan kalimatnya.
"mungkin Andra harus dirawat dulu disini beberapa hari kedepan"
"Bisakan Anda melakukan yang terbaik untuk putra saya" tanya Bimo seolah olah berkata jika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan maka anda lah orang pertama yang harus bertanggung jawab.
"Doakan saja" santai dokter.
__ADS_1
Leela masuk kedalam ruangan Andra, sementara Bimo sudah kembali kerumah dan berangkat ke kantor mengingat jadwal hari ini ada beberapa pertemuan yang tidak bisa ia wakilkan.
Leela duduk di kursi yang tersedia dekat ranjang pasian. Pikirannya masih teringat kata kata Bimo tadi, yang kada membuat dadanya terasa sesak.
Air mata yang tak mampu lagi ia bendung kini sudah terjun bebas di pipi mulusnya tanpa izin si empunya.
"mami" ketika Andra sudah sadar orang pertama yang di panggil adalah Leela.
"iya mami disini sayang" Lembut Leela saat melihat putranya telah bangun. "Andra mau minum sayang?" tanya Leela. dibalas anggukan oleh putranya.
Leela mengambil gelas yang ada di meja samping ranjang pasien dan mambantu Andra pelan pelan untuk minum. Kalau kita lihat betapa tulus nya Leela merawat Andra selama ini tapi kenapa Bimo mengatakan hal yang menyakitkan bagi Leela.
Pintu ruangan terbuka dokter Pras ditemani seorang suster cantik masuk untuk memeriksa keadaan Andra.
"Waahh anak ganteng sudah bangun, sudah enakan?" dokter Pras berkata ramah setelah berdiri tepat samping ranjang Andra. "Kita periksa dulu ya sayang" lanjut dokter.
"Gimana dok?" tanya Leela
"Anak ganteng pastikan hari ini makan banyak biar cepat sehat" Dokter tersebut berkata pada Andra.
"Baik pak doktel" jawab Andra sambil mengangguk anggukan kepalanya. Tetap saja walaupun dalam keadaan sakit Andra masih bisa membuat orang orang di sekitarnya merasa gemas dengan tingkahnya.
"Anak pintar, kalau gitu saya permisi dulu" pamit dokter sambil mencubit pipi gemilnya Andra. Yang dibalas senyum oleh Leela.
"Mi kok papi nggak ada?" tanya Andra karena memang saat ia bangun tak melihat papinya disitu.
"Ah papi kan kerja dulu sayang" jawab lembut Leela.
__ADS_1
"papi jahat" Andra mensedekapkan melipat tangan di dada sambil bibir nya cemberut.
"nanti papi kesini kok, tapi papi kan harus menyelesaikan dulu pekerjaanya kan sayang" Leela berusaha memberi pengertian pada putranya itu. "Andra makan dulu abi itu baru telepon papi ya" bujuknya. Leela yang sudah dekat dengan Andra dari sebelum menjadi ibunya kini sudah tak sulit lagi kalau hanya untuk sekedar membujuk Andra. Banyak cara yang di lakukan Leela dan hal itu berhasil. kini Andra sudah mulai makan dan disuapi oleh Leela.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Huhu tak lupa aku mengingatkan pada para readers setiaku untuk meninggalkan jejak kalian dengan cara vote, dan klik fav nya tingkiyou
big love from author
__ADS_1
😘 😘 😘 😘 😘 sun jauh aja ya kan lagi musim **sosial Distancing 😂 😂 😂
keep healty, stay at home, and please Read my novel 🤦🏼**