
Hari demi hari dilalui Bimo juga Leela seperti itu itu saja, Bimo yang dingin dan Leela yang memfokuskan diri pada Andra yang mana adalah anak sambungnya. Meski Andra bukan darah dagingnya Leela menyayanginya seperti anak kandung. Mulai dari cara mendidik Andra, membantu Andra belajar dan lain sebagainya. Sesekali kadang Bimo memeperhatikannya dan hal itu diketahui juga oleh Leela, namun Leela tidak mau menyalah artikan perhatian Bimo. Mengingat dia pernah didatanggi oleh Ariana tak lain adalah kekasih Bimo. Tak jarang Ariana pun mendatangi rumah Bimo hal iti ia lakukan untuk mendekati Bimo juga anaknya. itu adalah misi utama Ariana. Istri mana yang tak cemburu melihat suaminya didatangi wanita lain? namun Leela berusaha sekuat mungkin menahan hatinya untuk tak cemburu. Mengingkat pernikahannya terjadi bukan keinginan dia. "ingat Leela kau menikah bukan untuk dia tapi untuk Andra dan keluargamu" itulah yang sering diucapakan Leela saat hatinya merasa mulai cemburu.
Bimo sendiri masih belum memutuskan hubungannya dengan Ariana. Dia sendiri masih sulit menentukan pilihannya. Padahal dia sangatlah mantap bahwa Ariana adalah orang yang cocok untuk istrinya. Namun hal itu berubah saat pelajarannya ditolak terbalik saat dia melihat kasih sayang yang tulus yang diberikan Leela pada putranya.
Andra sendiri sekarang lebih dekat dengan Leela, dia lebih senang menghabiskan waktu bersama ibu sambungnya, yang kadang melupakan keberadaan papinya.
Pagi ini Leela bangun dan meninggalkan tempat tidurnya. Tujuan setiap pagi Leela adalah Andra.
"Duuuhhh anak mami kok belum bangun? ika udah siang sayang" ucap Leela sambil berjalan mendekati ranjang putranya.
"Sayang bangun yuk!!!" Leela berusaha membangunkan putranya. Namun betapa terkejutnya dia saat menyentuh tubuh putranya. Badan Andra panas sekali dan yang membuat Leela tambah khawatir karena Andra tak memberikan reaksi apa lun saat tubuhnya di guncang guncang oleh Leela.
Mendapati hal tersebut Leela segera membangunkan Bimo untuk membawa Andra kerumah sakit. Itu pikiran pertama yang muncul dibenaknya
"Tuan bangun tuan badan Andra panas" Leela membangunkan suaminya. Jantungnya berdetak tak beraturan, pikirannya kacau dipenuhi rasa takut. Mengingat hal pertama yang Bimo ucapakan saat menikah hal yang harus jadi prioritas utama Leela adalah Andra. Ia takut terjadi apa apa pada putra nya itu, yang akan mempengaruhi pandangan buruk Bimo terhadapnya.
__ADS_1
Bimo yang sudah membuka mata saat mendengar ucapan Leela segera turun dari ranjang. Dengan tergesa gesa dia masuk ke kamar Andra.
"Ceroboh" kata yang dilontarkan Bimo pada Leela saat sudah memeriksa tubuh putranya.
Bimo segera mengangkat tubuh putranya.
"Siapkan mobil sekarang kerumah sakit" ucap Bimo pada salah satu pelayan yang ada dirumahnya.
Leela segera masuk kedalam mobil setelah menyiapkan beberapa keperluan Bimo. Mengingat Bimo kerumah sakit hanya memakai kaos dalam dan celana piayama panjang.
Leela duduk dibelakang sambil memangku Andra. Segera Bimo menutup pintu setelah melatakan Andra pada pangkuan Leela. Bergegas Bimo memutar badan dibalik kemudi.
"pak Bimo ada apa?" sapa salah satu dokter yang mengenali Bimo, saat melihat Bimo yang sedang menggendong seorang anak.
"ah Dokter Pras, (setelah kembalikan badan mencari si pemilik suara) tolong anak saya badanya panas sekali" ucap Bimo.
__ADS_1
Dokter bisa menangkap jelas kekhawatiran Bimo. "mari pak bawa masuk ke ruangan saya" ucap Dokter Pras.
Bimo mengikuti perintah Dokter tersebut. Perlahan Bimo meletakan tubuh Andra pada sebuah belangkar yang terdapat diruangan tersebut, diikuti oleh Leela yang masih terlihat cemas.
Dokter segera memeriksa tubuh Andra dibantu oleh seorang perawat yang memasang infus pada Andra.
"Silahkan duduk" kata dokter menunjuk meja konsultasi, setelah selesai memberikan perawatan pada Andra.
"Gimana kepadanya Dok?" Leela yang masih khawatir segera bertanya.
"Sejak kapan Andra mulai demam?" tanya dokter tanpa menjawab pertanyaan Leela.
"Saya kurang tau dok, saya baru mengetahuinya tadi pagi" Leela berkata jujur sesuai yang ia ketahui.
"Baiklah untuk saat ini saya tidak bisa memberikan penjelasan lebih banyak, kita tunggu hasilnya setelah hasil tes darahnya keluar" kata dokter yang membuat Bimo dan Leela lebih khawatir lagi.
__ADS_1
"apa Andra akan baik baik saja dok?" kali ini Bimo yang bertanya.
"Anda tidak perlu terlalu cemas pak, insyaallah semua akan baik baik saja" ucap dokter menenangkan.