Terpaksa Menikahi Duda Kaya

Terpaksa Menikahi Duda Kaya
episode empat puluh tujuh


__ADS_3

tolooooong. Leela menjerit dalam hati saat badannya ada dalam dekapan Bimo.


"kau takut?" tanya Bimo menggoda Leela.


Tiba tiba bibirnya terasa kelu, sulit sekali tuk berucap, badannya gemetaran dan keringat mulai membasahi tubuhnya.


"Andra belum makan, kasihan dia" Leela berkilah agar lepas dari cengkraman suaminya.


"Kau mau mangingkari kewajibanmu sebagai seorang istri" tanya Bimo dengan suara pelan


aaaaaaaaaa tolong aku aku mohon hentikan. teriak Leela lagi dalam hati saat Bimo membalikan badan Leela dan mulai mendekatkan bibirnya. Leela memejamkan mata penuh ketakutan.


Tring tring tring bunyi notifikasi hp Bimo tak berhenti berbunyi. Aaahhhh serasa ada pertolongan bagi Leela. "Papi Andra hp mu bunyi" gemetar Leela saat bicara.


"Biarkan saja! tidak penting" ternyata itu tak membuat Bimo mengentikan aksinya. Ia terus berusaha menggoda Leela, hingga yang di goda benar benar tak kuasa. Leela terus menjerit meminta pertolongan, tapi tak ada yang mendengarnya.


Tring Tring tring lagi lagi notifikasi hp Bimo berbunyi. "Hp mu bunyi lagi" ucap Leela sambil memejamkan matanya menahan takut. Ada rasa aneh yang timbul saat ia berdekatan dengan Bimo.


Namun bunyi notif yang tak kunjung berhenti memaksa Bimo menghentikan aksinya.


"shiiittt ganggu saja" ucap Bimo sambil melangkah ke arah meja dimana hp nua berada.


"hai Bimo, maaf aku mengganggu mu lagi, aku hanya ingin memberi tahu mu, aku sudah mendapatkan pengganti dirimu. Jadi jangan berpikir kau segalanya untukku ~~Ariana"


"heh betapa tidak tahu malunya kau" sinis Bimo sambil memasang senyum kambing.


Diletakannya hp kembali pada tempatnya.


"siapa?" tanya Leela.


"Tidak penting, lebih baik kita lanjutkan yang tadi" ucap Bimo menyeringai.


Melihat senyum Bimo seperti itu membuat Leela merasakan ketakutan kembali. Namun secepat mungkin ia menguasai diri.


"Emm aku tidak akan melakukan apa pun sebelum kau membaritahu siapa yang kau maksud? aku kah itu?" tanya Leela penasaran.


Cih, Bimo mengambil hp nya dan membuka pesan tadi. Ia menunjukan foto Ariana dengan Wiji sedang berpose mesra. Mata Leela membulat "kak wiji?" ucap Leela tanpa suara. Bimo memperhatikan raut wajah perubahan Leela.


pria inikan pria yang waktu itu bertemu Leela. Bimo tersenyum penuh kemenangan.


Ternyata aku tak perlu kerja keras untuk mempertahankan mu Leela.


Leela setengah tak percaya dengan poto itu, tapi kenyataan nya itu memanglah Wiji. Pria yang dikaguminya sejak SMA.


Tak berkata sedikit pun Leela meninggalkan Bimo. Leela duduk termenung di tangga, rasanya ingin menangis namun tak pantas untuk ditangisi. Mau marah? tapi marah untuk alasan apa. Suasana hatinya kini tak menentu. Seorang pelayan menghampirinya "Maaf nyonya ini makan siang untuk tuan" ucap pelayan itu menyadarkan lamunan Leela.


Leela menatap pelayan "Bisakah kau mengantarkannya ke kamar?"


"Maaf nyonya saya tidak berani memasuki ruang privasi tuan, karena hanya orang khusus keparcayaan tuan yang bisa masuk" jelas si pelayan.


"Cari pak Diman, biar pak Diman saja yang mengantarkannya!"

__ADS_1


"Pak Diman tadi dapat tugas dari tuan, melalui telpon nyonya"


Astagfirullah tidak bisakah aku diam sejenak?.


Leela mengambil nampan dari tangan pelayan. Leela berbalik saat sudah melangkah "Andra dimana?" tanya Leela.


"Den Andra sedang bermain diruang main nyonya"


"Dia tidak rewel, atau menyusahkan pelayan?" tanya Leela lagi.


"Den Andra hari ini cukup baik nyonya" ucap pelayan itu sambil menggukan kepala.


"Baiklah"


Leela melangkah membawa nampan menuju kamar. Sementara pelayan tadi kembali ke pekerjaanannya.


Bimo sedang berbaring dan memejamkan mata. Ia memikirkan raut wajah Leela tadi.


Leela mendekat dan mengguncangkan tangan Bimo. "Makan siang dulu, lalu minum obatnya" ucap Leela.


Bimo menatap Leela, terlihat ada kesedihan di mata Leela namun Leela menutupinya dengan senyum manis.


"manis sekali" ucap Bimo spontan.


"Apanya yang manis?"


"kau, sepertinya lebih baik aku sakit setiap hari agar kau bukan hanya merawat Andra tapi juga merawatku" ucap Bima serah tersenyum manis, membuat Leela kebingungan.


Posisi duduk Bimo kini sudah duduk menyandarkan kepala pada sandaran. "Kau mau menyuapiku atau kau mau melamun?" Ucapan Bimo menyadarkan Leela lagi.


"emmhh iya kau makan sendiri" balas Leela menyerahkan nampan tersebut.


"Bagaimana aku bisa makan? kau kan tau aku sedang sakit dan tanganku lemas sekali?


"Benar kata Andra kau hanya pura pura sakit"


"kau pura pura bodoh apa bagaimana? jelas jelas dokter memeriksaku tadi"


Leela menghela nafas panjang, akhirnya ia mengalah dan menyuapi Bimo. Baru satu suapan yang masuk mulut Bimo.


"kau tidak makan?" tanya Bimo.


"Aku akan makan nanti, setelah kau makan" balas Leela.


"kenapa tidak makan saja denganku?" tanya Bimo lagi


Leela mengerenyit kan keningnya.


"kenapa? apa kau jijik jika makan dari sendok yang sama denganku?"


Leela menyentuh kening Bimo.

__ADS_1


Panasnya sudah mulai turun, tapi kok dia masih bertingkah aneh?


Bimo terkekeh melihat ekspresi bingung Leela. Bimo mengambil sendok yang sedang di pegang Leela, lalu menyedok makanan dan menyodorkannya ke mulut Leela.


"Buka mulut mu!!!"


"hah?"


"aku sedang berbaik hati hari ini, cepat makan!" mengayunkan sendok yang dipegangnya.


"Aku bisa makan sendiri" kilah Leela.


"Cepat lah buka mulut mu, jangan sampai kau kehilangan momen seperti ini. Dimana aku sedang baik dan dengan suka rela aku menyuapi mu" ucap Bimo.


ooooohhh astaga jangan jangan dia benar benar jadi gila saat melihat Ariana bersama yang lain. aaaahhhh jangan sampai ini membuat bebanku makin banyak. Leela menjerit lagi dalam hati.


.


.


.


.


.


.


.


.


.


.Ahahay author jadi greget sendiri nulis cerita Bimo dan Leela. Bagaimana dengan kalian dengan ekspresi kalian dengan beberapa bab perubahan Bimo ini? aku harap kalian suka ya......


oh ya jangan lupa biasakan habis membaca tinggal kan vote, like and comment ya!!!!! Biar aku tau siapa saja yang setia membaca novel ini


Terimakasih big love from author untuk kalian.


Yang puasanya belum bocor semangat ya!!! 💪💪💪💪


Yang puasanya udah ada bocor jangan berkecil hati, bocorkan lagi!!!! eh nggak deng sabar lain waktu bisa di Qodo.


jangan lupa Follow akun instagram Author ya


ig: Nuryantiag


Fb: Nuryanthi Sudarma


😘😘😘

__ADS_1


__ADS_2