
sebelumnya : rombongan kaisar xue tidak bisa melihat lawan didepannya, tanpa mereka sadari muncullah sesuatu berupa mata merah yang melototi mereka dari dalam kumpalan asap. mata itu terbang dengan cepat menuju arah kaisar xue.
"awas Yang Mulia." jenderal ping ma menahan jurus itu dengan tubuhnya.
duuarrr
duaarrr
"aaakkh" jenderal ping ma memuntahkan banyak darah segar dari dalam mulutnya.
"jenderal." komandan dan prajurit berkata serentak.
" aku tidak apa apa."
"serangan itu berbahaya sekali, tubuhku terasa seakan rusak semuanya." jenderal bicara sambil menarik napas.
"hahhaha.... jurusku ternyata kuat juga" jenderal lawan tertawa lepas.
"kalian semua mundur!"
"biar aku hadapi mereka semuanya." perintah kaisar xue.
" jangan Yang mulia, mereka pasti sudah membuat jebakan dan serangan mereka benar benar kuat. hamba saja menghadapi mereka." ucap jenderal.
" jangan bodoh." bentak jenderal
" kau sudah terluka parah."
"prajurit bawa dia dari sini."
" baik Yang mulia." 2 orang prajurit membawa jenderal menjauh dari hadapan kaisar.
" sekarang kalian bisa hadapi aku."
"maju lah!"
"hahha... kaisar jangan sombong. kau pasti kalah dari kami" bentak salah satu jenderal lawan.
"kalian semua mundur biar kami bertiga hadapi kaisar sombong itu."
__ADS_1
"baik jenderal" mereka mulai menjauh dari ketiga jenderalnya.
" mari kita bunuh dia dengan cepat."
ketiga jenderal mulai mengeluarkan jurus mereka sambil mengeluarkan pedang pusaka.
jenderal pertama mulai mengeluarkan jurus
"teknik pedang : pedang angin"
jenderal kedua mulai mengeluarkan jurus
"teknik pedang : pedang api"
jenderal ketiga mulai mengeluarkan jurus
"teknik pedang : pedang sambaran kilat"
semua jurus langsung menuju arah kaisar. prajurit dan komandan ketakutan melihat jurus lawannya sangat berbahaya, seandainya mereka bergabung dalam perang itu pasti sudah tewas.
"teknik pertahanan : tubuh sisik naga"
duaar
duaaar
duaaar
ledakan terjadi di sekitar tubuh kaisar. para jenderal lawan mulai terkejut jurus andalan mereka hancur tanpa mengenai lawannya. para jenderal mulai mengayunkan pedang mereka kearah kaisar, tapi kaisar dengan mudah menghindari semua serangan mereka. tidak ada satupun luka yang mengenai kaisar xue padahal mereka telah banyak bertukar jurus. sudah puluhan jurus mereka keluarkan, sang kaisar tetap tidak terluka. shield yang telah kaisar keluarkan mulai menipis.
kaisar xue mulai mengeluarkan jurus
"teknik pedang : pedang tarian awan"
jenderal ketiga mencoba menahan jurus kaisar xue dengan jurus andalannya.
" teknik pertahanan : kepala badak."
duaarr
__ADS_1
"aaakhh" jenderal ketiga memegang dada yang teramat sakit dan memuntahkan darah yang begitu banyak, akibat jurus itu dia mundur beberapa langkah. kedua jenderal lainnya langsung terpental menabrak tembok istana dan napas mereka terasa sesak sambil memegang dada.
" kakak pertama , kakak kedua" teriak jenderal ketiga
kedua jenderal tidak bisa berdiri lagi sementara waktu, mereka tidak kuat menahan jurus kaisar.
" liu teng pergi lah, beritahu kaisar atas kekalahan ini." perintah jenderal kedua.
"tapi kakak, aku tidak bisa meninggalkan kalian di sini."
"pergi lah!" bentak jenderal pertama
" biar kami berdua tahan dia darimu "
"baik lah kakak"
" siaal, tidak salah lagi. kita benar benar salah pilih lawan saat ini. dia memang kaisar yang hebat."
"mari kita hajar dia dengan kekuatan penuh kita ." jenderal pertama mulai mengajak temannya mengeluarkan jurus pamungkasnya.
"aayoo... kita lihat, apakah dia bisa bertahan dengan jurus ini " jenderal kedua mulai menggerakan badannya yang masih berat.
"semuanya mundur kepantai !" bentak jenderal ketiga terhadap pasukannya.
semua pasukan mulai mengambil langkah menuju pantai dan menarik diri dari pertempuran.
jenderal pertama dan kedua sudah bisa menggerakan badan yang masih terasa sakit hampir di sekujur tubuh. ketika pasukan mereka telah jauh dari pandangan mata. jenderal pertama dan kedua mulai memusatkan jurus mereka pada pedang yang telah digerakan sejajar ke arah kaisar xue.
jenderal pertama mulai mengeluarkan "jurus teknik pedang : pedang angin"
jenderal kedua mulai mengeluarkan jurus
"teknik pedang : pedang api"
" tahap bumi : teknik tornado api" kedua jenderal merapalkan jurus mereka secara serentak dan menciptakan tornado yang sangat panas disertai angin yang sangat kencang sehingga bisa membuat semua orang atau benda tersedot ke dalamnya dan sekarang tornado itu menuju arah kaisar xue.
" mati lah kau kaisar" jenderal pertama dan kedua tertawa bahagia.
hahhahah
__ADS_1
hahhaha