The Prince Saga

The Prince Saga
chapter 75. Kekuatan Jenderal Guon


__ADS_3

" hallo " seseorang menyapa dari balik pintu luar


" kenapa kalian malah terkejut melihatku " ujar orang tersebut dengan penuh senyuman


" apa kalian semua takut padaku ?" orang itu manaikan alisnya. mereka semua yang ada didalam hanya bisa diam membisu tanpa sedikitpun mengeluarkan suara namun pimpinan Kang mulai memberanikan untuk bicara pada orang tersebut


" kenapa jenderal besar kekaisaran Wei mengujungi desa kecil kami " tanya pimpinan Kang yang masih terkejut kedatangan orang itu yang datang secara mendadak sekali.


" tentu aku ada keperluan di desa ini"


" apa lagi Tao menjanjikan ku sesuatu yang tidak bisa ku tolak "


" benar kan Tao" jenderal Wei menatap ke arah Tetua Tao


" tentu jenderal Guon, sesuai perjanjian kita, hadiahmu sudah ku siapkan"


" apa kau tertarik yang di pegang anak buahku itu "


hahaha


" kau tau saja seleraku Tao"


" aku tak menolak hadiah yang kau berikan itu "


" tapi... satu saja tidak cukup membuatku senang , apa kau memiliki yang lebih dari itu ? "


" tentu "


" setelah ini selesai, akan ku berikan padamu "


hahaha


"kau memang benar benar tidak mengecewakanku kali ini Tao" sambil menapuk pundak tetua Tao


" apa maksud kalian berdua yang terus saja memandang anak gadisku seperti itu " bentak pimpinan Kang


ahahaha

__ADS_1


" dasar tua bangka pikun"


" tentu saja anak gadis itu akan jadi miliki ku " jenderal Guon tertawa senang


" itu hadiah yang di janjikan Tao padaku, bila membantunya mendapatkan jabatan pimpinan di desa ini "


"kurang ajar"


" kalian kira anak ku itu barang yang se enaknya kalian ambil " pimpinan Kang merasa terhina dan marah atas perbuatan mereka tersebut.


" terus kau mau melawan ku " Jenderal Guon menaikan sebelah alisnya


" tentu, aku akan menghabisimu supaya tidak datang lagi ke desa ini "


" maju lah " jenderal Guon memberikan isyarat tangan untuk maju


hyaatt


pimpinan Kang berjalan ke arah jenderal Guon dengan mengepalkan tangannya dari arah belakang. dia sangat bernafsu untuk menghabisi jenderal tersebut di tangannya


" apa kah masih belum cukup? "


" keluarkan kekuatan penuh mu untuk mengenaiku. aku mulai merasa bosan dengan tingkahmu yang kenak kanakan "


" kurang ajar "


" ku bunuh kau banj****an" teriak pimpinan Kang yang sangat bernafsu dan serangannya tidak beraturan sama sekali dan mudah terbaca oleh jenderal Guon sehingga hasilnya tetap sama.


" cukup " bentak jenderal Guon .


jenderal Guon menendang badan dan kepala pimpinan kang yang menabrak dinding rumahnya sendiri.


" pimpinan " teriak Ling dan tetua puok beriringan


hahaha


" dasar pemimpin lemah" bentak jenderal Guon yang merasa kesal

__ADS_1


* disisi lain


" Ling apa kau bisa mengatasi jenderal itu "


" aku tidak yakin tetua " Ling merasa ragu menghadapi jenderal Guon


" bagaimana kalau kita menyerangnya bersama an "


"peluangnya tidak terlalu jauh tetua" bisik Ling


" trus apa yang harus kita lakukan sekarang Ling "


" kalau di biarkan pimpinan akan tewas di tangannya "


" apa yang kalian bicara kan ha"bentak jenderal itu.


" lebih baik kalian berdua majulah, hadapi aku tanpa harus menonton daritadi. apa kalian tidak mau membantu pimpinan kalian ini" sambil nunjuk pimpinan Kang yang sudah mulai bergerak kembali


" atau perlu aku yang maju duluan "


wussh


jenderal Guon sudah ada di depan mereka berdua yang masih terkejut dengan kecepatan yang di miliki jenderal tersebut.


buukkk


buuuukk


Ling menahan tendangan itu dengan menyilangkan kedua tangannya sedangkan tetua Puok malah terbanting ke belakang dan terjatuh ke lantai yang mulai mengeluarkan darah di bibirnya


" dasar lemah, apa ini kekuatan hebat yang kau maksud kan itu Tao " bentak jenderal Guon merasa marah pada tetua Tao.


" tapi... dia ini lumayan juga " menunjuk Ling yang mundur beberapa langkah dan masih menyilangkan tangannya


"aku mau bertarung dengan dengannya sebentar. jadi... kau siapkan saja kamar untukku bersenang senang dengan gadis gadis itu " jenderal menatap ke arah tetua Tao yang masih berdiri dekat pintu.


" tentu saja" jawab tetua Tao yang mulai berjalan keluar rumah sambil membawa anak gadis pimpinan Kang bersama anak buahnya.

__ADS_1


__ADS_2