The Prince Saga

The Prince Saga
chapter 47. Manusia Monyet


__ADS_3

tubuh long li mulai berwarna biru ke hitaman , dia benar benar sangat mengenaskan dalam kondisi saat ini.


walaupun api biru sudah mulai hilang tapi efek dari api itu, dia mengalami luka bakar yang cukup parah di sekujur tubuh.


"siapa kau bawa itu?" bentak tetua Puok terhadap seorang kakek yang lagi menggendong seseorang.


"aku membawa seorang pemuda yang mengalami masalah di hutan Grek" jawab sang kakek


"apa kau bilang, hutan Grek?" tetua puok marah terhadap jawaban sang kakek


"kan sudah di beritahukan pada seluruh penduduk di wilayah ini untuk tidak masuk dalam hutan terlebih dahulu karena ada masalah yang sampai saat ini belum bisa di atasi oleh siapa pun. sekarang kau malah melanggar dan bawa pemuda pula lagi" bentak tetua Puok.


"anu... aku minta maaf, aku benar benar salah" sang kakek mulai di landa kebingungan dan rasa bersalah


" sekarang kau bawa pemuda itu kerumahku"


"baik lah" jawab sang kakek yang tertatih tatih membawa tubuh seorang pemuda.


" hei kalian, apa kalian tidak kasihan lihat kakek itu"


"kenapa hanya nonton ha!!" tetua puok geram terhadap bawahannya.


"baik tetua" para bawahannya membawa tubuh pemuda itu menuju kerumah tetua Puok.


"kau, cari kan tabib untuk membantu menyembuhkan pemuda itu " perintah tetua Puok ke salah satu bawahannya.


" beritahukan hal ini pada semua tetua yang ada kalau besok pagi kita akan mengadakan rapat di balai kota" tetua puok memberi perintah pada beberapa orang bawahannya yang lain.


" baik tetua " mereka bergegas meninggalkan rumah tetua puok.


*****


di sisi lain.


" dimana aku sekarang "


"kenapa di sini gelap sekali"


muncullah api biru mendekati long li dari berbagai arah.


" apa apa an ini "


long li terus menjauh dari kejaran api biru itu hampir setengah jam dia mencoba menghindari tapi bola itu terus saja mengejar.


muncul lah sosok seseorang yang menyerupai monyet dengan berdiri tegak sambil memandang long li yang terus kejar kejaran dengan api biru..


hahaha


sang manusia monyet tertawa terpingkal pingkal dengan tingkah long li yang terus di kejar bola biru..


"ayoo lari terus"


hahaha


long li mulai sadar daritadi dia di tertawai oleh seseorang. dia langsung berlari menuju kearah sumber suara.


" kau " manusia monyet terkejut , long li berlari kearahnya sambil di ikuti bola api biru yang terus mengejar dari belakang.

__ADS_1


dia langsung memukul tubuh long li yang berlari kearahnya.


buuk


aaakhhh


" kenapa memukul ku " bentak long li sambil memegang perut.


manusia monyet langsung mengendalikan bola biru itu dan berputar putar di sekitar tubuhnya.


"kau sengaja buat ini padaku " long li terkejut dengan apa yang di lihatnya.


" tentu" jawab monyet seadanya.


" kurang ajar" long li mulai mengayunkan kepalan tangan kearah manusia monyet.


" menarik " manusia monyet tersenyum sumringah


"panas panass" teriak long li terhadap bola bola api biru itu yang mengenai tubuhnya.


hahaha


"lonjat lonjat"


" guling guling" teriak manusia monyet sambil tertawa terbahak bahak menahan sakit perut


hahaha


hahaha


" kurang ajar"


hahaha


" manusia bodo"


" kena bola itu aja sudah kesakitan "


hahaha


" ehmm " manusia monyet terdiam dengan apa yang di lihatnya barusan.


" kau"


" mana mungkin "


" jurus ini adalah elemen api tingkat tinggi dan tidak ada seorang pun yang bisa mempelajari ilmu ini pada manusia mana pun" ujar manusia monyet masih di landa kebingungan


long li terus menyerap api biru itu sambil menahan semua rasa sakit dan tubuhnya mulai normal kembali.


dia mengontrol api itu di dalam tubuhnya sambil mencoba mengeluarkan api di ujung ujung jari jarinya. muncullah api biru yang berukuran kecil kecil.


" siapa kau sebenarnya? " manusia monyet masih terkejut.


" aku long li " jawab long li lugas tanpa sedikit pun menghiraukan wajah manusia monyet.


" jangan jangan.... ini lah berita yang telah lama di bicarakan oleh orang orangku terdahulu"

__ADS_1


" apa maksudmu " tanya long li kebingungan dengan pernyataan manusia monyet


" mungkin hanya kebetulan saja " ujar manusia monyet lirih sambil menghela napas sekuat kuatnya.


" jawab pertanyaan ku " bentak long li.


" kau ... dasar manusia sombong "


" mati saja sana" sambil mengeluarkan beberapa api biru yang sangat besar dan melesat menuju arah long li.


" tidak mungkin, bagaimana mungkin ini bisa terjadi sekarang. padahal berita itu mengatakan, kalau hal ini terjadi ribuan tahun yang akan datang " manusia monyet terkejut dengan apa yang di lihatnya.


long li dengan santai menahan api biru itu sambil mengontrol api itu untuk berputar di sebelah kanannya.


"siapa kakek buyutmu " bentak manusia monyet yang dilanda kebingungan.


"buat apa aku menjawab pertanyaan bodoh mu itu" jawab long li santai tanpa mengubris rasa bingung manusia monyet.


"kurang ajar, kau mulai berani terhadapku manusia bodoh"


" apa kau tidak tau siapa aku ini"


" emangnya kau siapa " jawab long li santai sambil mencoba mengeluarkan api biru di tangannya


"kau bisa mengendalikan api biru pasti mengenal ku dengan baik di dunia mu"


" mungkin tidak. aku tidak mengenalmu di wilayahku" jawab long li santai.


" baik lah kita mulai perkenalannya dari awal" manusia monyet menghela napas


" aku Hou keturunan asli dari suku Yang Sang pengendali elemen api biru" sambil mengarahkan tangan untuk berjabat tangan


"aku long li dari kekaisaran Saga "


"he! kau berasal dari daerah mana itu "


" aku baru pertama kali mendengarnya " Hou terkejut dengan jawaban long li


" aaaihh aku lupa "


"lupa apa" tanya long li heran.


"aku kan sudah jadi roh " jawab Hou sambil tertawa terbahak bahak


hahaha


"sudah berapa lama ya aku tidak bertemu manusia" Hou memijit dagu sambil berfikir.


" hei long li, kenapa kau diam " Hou memandang long li yang lagi termenung


" aku "


" ngga usah di fikirkan "


" oh iya aku ingat, terakhir kali aku ketemu manusia yang bernama Zainan. dia adalah lawan yang sangat hebat dan merepotkan bagiku"


" Zainan" mulut long li ternganga mendengar nama itu.

__ADS_1


__ADS_2