The Prince Saga

The Prince Saga
chapter 42. Pertemuan Para Tetua


__ADS_3

kakek annchi sudah mendekati rumah para tetua desa dan memasuki sebuah ruangan yang terbilang cukup sederhana daripada tempat tinggal tetua yang lain.


"dimana tetua Ling ?" tanya kakek pada istri Ling yang lagi membersihkan rumah.


" tetua Ling sejak 5 hari ini belum pulang kesini, mungkin masih tinggal di goa hutan Grek.


"baik lah, tolong sampaikan pesan saya pada tetua kalau saya ingin bertemu, ada masalah yang harus saya katakan" kakek bicara serius


"akan saya sampai " jawab istri ling


kakek annchi meninggalkan kediaman Ling menuju tetua yang lain.


" tetua puok lagi ada pertemuan di balai desa dengan tetua yang lain " ujar anak tetua puok.


"ada masalah apa sehingga harus mengadakan pertemuan mendadak begini" batin kakek annchi


kakek bergegas menuju ke Balai desa yang tidak jauh dari kediaman tetua Puok.


# Balai Desa


"apakah tetua Ling dan Tetua He tidak bisa datang " ujar tetua yang lain.


"mungkin mereka ada urusan yang mendesak sehingga tidak bisa datang "


" kau, apakah sudah sampai pesanku pada mereka " teriak tetua Ping pada anak buahnya.

__ADS_1


"sudah tuan " jawab bawahannya dengan gemetaran.


" tetua He " tetua Puok memanggil seseorang yang masuk ke ruangan tempat mereka mengadakan pertemuan.


" tetua Puok " jawab tetua He


" kemana saja kau , kemaren aku mencarimu dan kata cucumu si annchi kalau kau lagi kehutan " bentak tetua Puok yang kesal


" emang kenapa kau mencari ku "


" membahas permasalahan yang terjadi di di hutan Grek "


" apa kau tidak menemukan keanehan beberapa hari ini disana ?"


" tidak ada" jawab tetua He


" satu hal lagi siapa pemuda di rumah mu itu?" Tetua puok masih sedikit kecewa dengan sikap tertutup tetua He selama ini.


" kenapa kau diam " tetua Puok menahan amarah terhadap tetua He yang hanya diam membisu dari berbagai pertanyaan yang di ajukan.


" kau sengaja menyimpan dia untuk cucumu ha !" tetua Puok terus menyudutkan Tetua He yang daritadi hanya membisu.


" tetua Puok, biarkan tetua He menjelaskan semua ini " pimpinan tetua mencoba menengahi permasalahan ini.


" tetua He, coba jelaskan pada kami . biar tidak terjadi kesalah pahaman lagi "

__ADS_1


" mohon maaf pimpinan dan semua tetua, saat ini saya tidak tau darimana menjelaskan semua ini " tetua He masih di landa kebingunan.


" bilang saja kau sengaja merahasiakan semua ini dari kami " bentak tetua Puok yang masih kesal.


" tenang lah tetua Puok " ujar pimpinan tetua


" pimpinan tetua, sampai kapan dia akan bungkam terus seperti ini. apakah dia tidak mau menjelaskan pada kita semua di sini? "


ujar tetua Puok


"baik lah. tetua He cepat jelaskan pada kami semua apa yang kau ketahui tentang hutan Grek dan pemuda dirumah mu itu"


tetua He masih dil landa bingung dengan pertanyaan yang di ajukan, di sama sekali tidak mengetahui permasalahan apa yang dimaksud oleh tetua Puok. kalau tentang pemuda itu , dia baru kali ini bertemu di pinggir hutan Grek dengan luka dalam yang cukup parah. dia menjelaskan pada semua orang yang ada tentang apa yang telah di alami selama ini.


"apakah benar begitu" tanya pimpinan tetua


" apakah saya terlihat berbohong pimpinan tetua " jawab tetua He


" baiklah " pimpinan tetua mencoba menpercayai semua perkataan tetua He.


"sebenarnya di hutan Grek sudah kena kutuk oleh seorang penyihir tingkat Wizard beberapa tahun yang lalu tapi sampai saat ini, hanya tetua Ling yang mengetahui dengan jelas permasalahn ini " pimpinan tetua dengan wajah tampak serius.


" kenapa pimpinan baru memberitahu kami semua " tanya tetua Puok dengan kesal


" sebenarnya tetua Ling dan aku mencoba menutupi semua ini sampai mengetahui penyebab permasalahan yang kita hadapi tapi sampai saat ini kami tidak mengetahui penyebabnya sama sekali dan menemui jalan buntu" pimpinan menjelaskan dengan wajah yang putus asa

__ADS_1


" baiklah, sekarang kita sudahi saja pertemuan ini. akun mau temui tetua Ling tentang kelanjutan masalah ini"


mereka meninggalkan ruang pertemuan dengan wajah lesu campur cemas atas musibah yang mungkin mereka hadapi suatu saat nanti.


__ADS_2