
setelah kejadian semalam kaisar xue menyuruh para prajurit untuk mengumpulkan semua para pejabat tinggi kekaisaran saga. masalah beberapa hari ini benar benar sangat serius sehingga tidak bisa di anggap remeh, istana sudah tiga kali di serang hampir dalam waktu berdekatan sehingga keamanan benar benar di perketat lagi segala sisi tapi hal ini membutuhkan biaya yang tidak sedikit untuk memulai semua itu.
kaisar termenung beberapa saat memikirkan solusi terbaik masalah yang dia hadapi. sekarang kedua anak kembarnya sudah beranjak remaja, long li maupun long jia li sudah berumur 13 tahun. mereka sudah hampir setahun di istana kekaisaran dan telah banyak kemajuan dalam ilmu bela diri mereka terutama long li.
"Yang mulia, semua pejabat sudah berada dalam aula istana" ujar salah satu prajurit dan kaisar terbangun dari bermenungnya.
kaisar langsung meninggalkan ruangannya menuju aula yang sudah di tempati beberapa pejabat tinggi terlebih dahulu.
" Yang mulia " pejabat serentak memberikan hormat kaisar mereka
" baiklah, kita mulai saja diskusinya. saat ini keadaan kekaisaran saga benar benar genting di segala sisi sudah di serang. aku membutuhkan pendapat kalian untuk mengatasi ini semua "
semua pejabat hanya berbisik bisik sesama mereka yang duduknya berdekat.
" mohon ijin Yang mulia, pendapat hamba lebih baik kita mempercepat saja penerimaan prajurit baru dan kita latih mereka menjadi orang yang lebih kuat lagi" ujar salah seorang pejabat
" saya setuju Yang mulia, ide itu juga bagus Yang mulia" ujar pejabat yang lain
"tapi ada satu masalah"
"apa itu Yang mulia" ujar pejabat yang bertanya
"kekayaan kekaisaran sudah mengalami kemerosotan yang signifikan walaupun menampung 3000 atau 4000 prajurit baru masih bisa di tanggulangi tapi kita tidak bisa terus terus seperti ini "
"mungkin kas kekaisaran bisa menjawab itu Yang mulia", ujar salah seorang pejabat.
" siaaal kenapa aku lagi sih" pejabat kas kekaisadan berbicara lirih dengan wajah kesal
"kau benar, bagaimana pendapatmu, ten?"
"aku... aku..." pejabat kas kekaisaran mulai kebingungan menjawab pertanyaan ini, dia sendiri tidak memiliki satu pun solusi diotaknya. dia hanya memikirkan cara mendapatkan keuntungan yang banyak untuk dirinya sendiri di tambah lagi dia memiliki hutang yang lumayan banyak dikota Besi.
__ADS_1
"kau kenapa ha?" bentak kaisar begitu kesal dengan tingkah pejabat kas kekaisaran yang tidak memberikan jawaban atas pertanyaan yang dia berikan.
" anu Yang mulia, saat ini hamba belum ada mendapatkan solusi yang terbaik atas masalah ini"
"apalagi masalah perekonomian, saat ini situasi benar benar kacau di tepi pantai timur sudah jarang saudagar kaya maupun pedagang kecil mendatangi kekaisaran kita sejak kejadian pertama " pejabat kas kekaisaran mencoba menjelaskan situasinya saat ini.
"apakah tidak bisa selesaikan masalah ekonomi itu dengan cepat "
" mohon maaf Yang mulia, sampai saat ini belum bisa hamba pastikan Yang mulia "
"apa saja yang kau kerjakan selama ini"
"apakah kau tidak sanggup lagi untuk menjalakan tugas ini"
"apakah kau mau ku ganti jabatan dengan pejabat pertahanan?" kaisar xue benar benar marah sekali atas tingkah bawahannya. dia kecewa seakan akan kas kekaisaran tidak berguna sekali saat saat genting seperti ini.
"mohon maaf Yang mulia, kasih hamba satu kali lagi kesempatan untuk mengatasi ini semua" pejabat kas kekaisaran ketakutan atas ancaman kaisar xue.
"berapa lama aku menunggu kabar baik darimu?"
"dua bulan Yang mulia" sambil gemetaran seluruh tubuhnya, takut salah mengambil keputusan.
" pejabat diplomatik, kau bisa bantu dia untuk mengatasi ini semua dan minta bantuan sama kekaisaran tetangga maupun diplomatik kita "
" akan hamba laksanakan perintah Yang mulia " sambil hormat
"gara gara kau, aku ikutan juga jadinya " bentaknya lirih terhadap pejabat kas kekaisaran.
"diskusi saat in cukup sampai di sini saja, kita lanjutkan esok hari "
"kalian bisa meninggalkan aula ini"
__ADS_1
kaisar berlalu meninggalkan mereka semua.
*****
"long li kau mau kemana?" ibundanya bertanya keheranan kenapa anaknya membawa bungkusan yang begitu banyak.
"ibunda, ananda mau ke luar istana untuk berlatih ilmu bela diri lebih dalam lagi "
" tapi kemana tujuan mu?"
" hutan tropis bunda"
" jangan kesana nak,"
" di sana itu banyak sekali bintang buas "
"maaf bunda, ananda tetap memaksa untuk pergi "
" biarkan dia pergi sesuka hatinya, lagian ini baik untuk dirinya kelak" sambil tersenyum terhadap tingkah anaknya yang sudah tampak dewasa dalam berprilaku.
"tapi..."
" jangan menahannya lagi, kau tidak akan bisa , dia sudah bisa menjaga dirinya sendiri di dalam hutan "
ujar kaisar memotong ucapan istrinya.
" pergi lah nak " kaisar membelai rambut long li.
" ananda pergi dulu bunda dan ayahanda"
long li memberikan hormat terhadap kedua orang tua dan berlalu pergi menuju hutan tropis. dia menggunakan kuda yang biasa saja dengan pakaian seperti rakyat jelata demi menutupi identitasnya dari rakyat.
__ADS_1