
sudah dua jam Long li masih dalam kondisi memejamkan kedua matanya dengan di lapisi aura api biru dan merah di sekujur tubuhnya, kemudian api biru hilang dan api merah sepenuhnya mengelilingi tubuh long li. sedangkan tombak di tangan kananya mulai digerakan ke atas langit.
gerhana matahari sudah selesai terjadi dan dunia kembali normal seperti semula. awan hitam perlahan mulai menghilang tanpa bekas sedikit pun.
Long li mulai membuka kedua matanya dan langsung menatap ke arah Ling dan Pimpinan Kang yang berada cukup jauh darinya.
Long li sudah kembali normal dan semua hawa panas yang sebelumnya ditarik ke dalam tubuhnya, sudah kembali normal seperti biasanya.
" Lier, apa yang telah terjadi ?" tanya Ling yang tergesa gesa menuju dirinya
hmmm
" aku tidak tau guru " jawab Long li yang melihat kondisi pakaian Ling dan Pimpinan Kang sedikit berantakan.
" bagaimana mungkin hal ini bisa terjadi kembali " ujar Pimpinan Kang yang rundung bingung.
__ADS_1
" maksudnya pimpinan ?" tanya Ling dengan menatap ke arah pimpinan Kang
" nanti aku jelaskan pada mu Ling. sekarang aku mau bertanya sama Long li terlebih dahulu "
" Long li, apakah kau sudah ketemu dengan Sang Pemilik Api?" tanya pimpinan Kang dengan wajah yang cukup serius
" iya... pimpinan "
" aku ketemu dengannya dan kami juga bertarung sama lain " pimpinan Kang merasa ngeri setelah mendengar jawaban dari Long li.
" baiklah... sekarang kembali dulu ke rumah. pasti keluarga mu dan aku sudah menanti kita saat ini " ajak Pimpinan Kang menatap ke arah Ling.
"Pimpinan......" panggil seseorang dari arah belakang yang tampak samar samar.
mereka semua langsung menatap ke arah sumber suara. "siapakah itu ?" tanya Ling dengan menajamkan matanya ke arah orang tersebut.
__ADS_1
" tunggu sebentar... mungkin itu orang suruhan ku yang berjaga di tepi pantai untuk memantau situasi " Pimpinan Kang langsung saja melangkah ke orang tersebut di ikuti Ling dan Long li dari arah belakang.
wajah Orang itu sudah mulai tampak dsri kejauhan. setelah dia sampai di depan mereka bertiga tampaklah dari wajahnya tanda ketakutan yang luar biasa dengan napas yang tergesa gesa. sekujur tubuhnya terdapat beberapa luka ringan dan pakiannya penuh dengan debu.
Pimpinan Kang yang menatap pemuda itu dengan seksama dan mulai merasa kasihan.
" kau pulang lah dulu. nanti akan bicarakan di rumahku " ujar Pimpinan Kang
" tapi..... "
" tidak usah membantah perintah ku " potong pimpinan Kang dengan wajah serius.
" baik pimpinan " jawab orang tersebut dengan lirih.
mereka berempat melangkahkan kaki menuju ke desa sedangkan Ling dan long li penuh tanda tanya dengan sikap pimpinan Kang yang terbilang cukup dingin terhadap bawahanya. mereka tidak menyangka pimpinan Kang akan bersikap seperti itu, sebelumnya dia adalah orang yang suka menghargai perkataan orang lain.
__ADS_1
saat ini mereka telah sampai di depan pintu masuk ke desa dan matahari sudah mulai tenggelam. istri dan kedua anak gadis yang berada di rumah pimpinan kang menunggu dengan rasa cemas atas kejadian yang telah terjadi beberapa saat yang lalu.
" ibu... ayah sudah pulang " ucap Sun Zi dengan wajah sedikit ceria.