
hampir sebagian kekuasaan kekaisaran saga terpapar kehancuran. reruntuhan bangunan tampak jelas dari kejauhan dan banyak mayat yang gelimpangan di beberapa daerah yang kena dampak peperangan ini. masyarakat yang semulanya mengungsi perlahan keluar dari persembunyian dan banyak rakyat yang histeris atas kematian keluarga mereka. kekaisaran saga di rundung kesedihan yang teramat dalam. walaupun mereka memenangkan peperangan tapi dampak dari perang itu sendiri menyanyat hati. semua orang di kekaisaran berduka, peperangan hanya berjalan sepertiga malam tapi dampaknya begitu luas.
beberapa kekaisaran tetangga maupun diplomasi berdatangan menuju istana kaisar long xue.
" tabib bagaimana keadaan kaisar?" permaisuri begitu cemas atas kesehatan kaisar.
" mohon maaf permaisuri, saat ini kondisi kaisar baik-baik saja. bantuan hamba hanya buat Yang mulia sadarkan diri. tubuh Yang mulia sangat istimewa sehingga bisa menahan serangan itu." tabib menjelaskan detail kesehatan kaisar xue.
"berapa lama lagi kaisar bisa bangun."
" sebentar lagi kaisar akan bangun permaisuri." tabib mulai mengundurkan diri dari ruangan.
beberapa kaisar luar sudah mendekati bibir pantai dan langsung menuju istana sambil memperhatikan reruntuhan yang keliatan masih baru dan banyaknya mayat yang bergelimpangan.
*****
" mohon ijin permaisuri, kaisar dari luar mendatangi kekaisaran kita. sekarang mereka sudah sampai gerbang istana."
"biarkan mereka masuk dan persiapkan jamuan untuk mereka semua"
" baik permaisuri".
*****
" silahkan masuk tuan-tuan , permaisuri sudah menunggu kedatangan tuan-tuan semua di aula istana."
semua rombongan langsung berjalan ke aula istana dan memperhatikan beberapa bangunan istana terlihat rusak.
" silahkan tuan- tuan."
" terima kasih permaisuri."
"bagaimana keadaan kaisar sekarang?"
" keadaan kaisar saat ini sudah mulai membaik. kalau tuan-tuan mau menjenguk kaisar silahkan masuk ruangan sebelah sini." permaisuri mulai mengajak kaisar luar menuju ruangan tempat pengobatan kaisar.
" kaisar xue."
" ternyata anda sudah bangun." kata salah seorang kaisar dari luar
__ADS_1
" terima kasih atas kunjungan anda semua terhadap kekaisaran kami."
" jangan sungkan kaisar xue."
" kami akan mengirim bantuan untuk mempulihkan kekaisaran ini, berupa bahan pangan dan menyuruh beberapa pekerja kami untuk perbaiki istana kekaisaran."
" terima kasih kaisar, atas semua bantuan kalian. ini semua sangat berguna bagi kami"
" sama sama kaisar, kami semua tidak bisa berlama-lama maka kami undur diri dulu. kalau kaisar meminta pertolongan, cukup menyampaikan pesan lewat burung ini." sambil menyerahkan sebuah sangkar burung berisi burung merpati.
"sekali lagi kami ucapkan terima kasih atas bantuan kaisar semua."
kekaisaran luar meninggalkan jejak mereka dan menjauh dari bibir pantai.
cahaya matahari terbenam di ufuk barat menampilkan pemandangan di langit yang menarik.
" pelayan, dimana pangeran li?"
" pangeran ada di kamar sebelah Yang mulia."
" bagaimana keadaannya?"
" apa dia terluka parah? kaisar bicara lirih dengan fikirannya sendiri.
*****
tap
tap
tap
"tabib, kenapa anakku belum sadar juga?"
" mohon maaf permaisuri, hamba juga bingung dengan kondisi pangeran. padahal pangeran tidak ada luka sedikit pun, hanya saja dia kehabisan tenaga dalam yang sangat banyak."
" kira-kira berapa lama pangeran bisa bangun? "
" mungkin satu atau dua hari lagi permaisuri."
__ADS_1
"pantau terus kondisi pangeran , kabari aku kalau terjadi sesuatu yang buruk terhadap anakku."
" perintah permaisuri hamba laksanakan."
" prajurit, terus awasi didepan pintu. jangan biarkan seorang pun yang masuk dalam ruangan ini."
" baik permaisuri."
permaisuri langsung meninggalkan ruangan pengobatan long li. di lorong ruangan menuju kamarnya, dia melihat anak perempuannya berurai air mata.
"kau kenapa anakku?"
" saya tidak apa apa ibunda"
" jangan bohong!"
" iya ibunda, saya tidak apa apa."
" jia li!" bentak permaisauri
" anuu... saya ketakutan bunda dengan apa yang telah terjadi. saya tidak bisa melihat semua ini. di luar sana begitu banyak mayat dan kaisar terluka parah." sambil berurai airmata
" kuatkan dirimu jia li, jangan terbawa suasana. kesehatan kaisar sudah membaik dan beberapa kaisar luar menyalurkan bantuan sehingga kondisi istana bisa teratasi."
" sekarang bunda cuma kwatir dengan kondisi adikmu li. sampai saat ini belum sadarkan diri."
"benar begitu bunda, ananda sedikit senang mendengarnya."
"apa yang harus kita lakukan bunda terhadap kondisi li?
" kita tunggu saja dia siuman."
"baik bunda."
"sekarang masuk lah kekamarmu. hari sudah malam tidak baik untuk kesehatanmu"
" baik bunda" sambil menuju kamarnya.
" semoga saja kejadian ini tidak terjadi lagi." permaisuri menghela napas panjang dadanya terasa sesak terhadap kondisi kekaisaran saga.
__ADS_1