The Prince Saga

The Prince Saga
chapter 68. Kesedihan Long Li


__ADS_3

Sudah hampir seminggu Long li masih di rundung sedih. dia terus bermenung dan terus bergumam sendiri di depan teras rumah Ling.


" Lier , kau kenapa bersedih terus " annchi sudah mencoba sekian kali untuk membujuk Long li berhenti bersedih.


" Lier " annchi mengoyang goyangkan tubuh Long li dengan sedikit keras.


Long li tidak menggubris sama sekali atas perbuatan annchi padanya. dia terus bermenung seperti orang gila.


******


" long li sadarlah Nak "


" kakek " long li mulai tersadar dengan lamunannya


" bangunlah nak "


" iya kek "


" kenapa kau terus terusan bersedih seperti ini "


" ayah , ibu dan kak jia li telah di bunuh kek, sedangkan aku disini sama sekali tidak bisa membantu mereka kek" Long li mulai menitikan air mata


" Lier, kenapa kau menyalahkan takdir "


" aku belum siap kek kehilangan mereka semua. saat ini aku butuh mereka "


" kau harus siap Long li "


"mau bagaimana pun, kekaisaran saga sudah lama di incar oleh kekaisaran lain untuk di tunduki"


" di sana ada banyak pusaka maupun rahasia marga Long"


"mereka ingin mengendalikan Sang Naga "


" Naga " Long li terkejut mendengar nama itu dan mengusap airmatanya sendiri.


" kek, bukankah naga itu hanya mitos belaka "


hmmmm

__ADS_1


" kau belum paham juga "


" naga itu belum musnah sekalipun tapi mereka semua bersembunyi dari pandangan manusia akibat seringnya manusia membunuh naga dengan bantuan Zainan terdahulu"


" dimana aku bisa ketemu mereka kek"


" itu kau bisa cari sendiri cucuku" sambil mengusap kepala Long li.


" kau lah harapanku dan harapan manusia yang tidak bersalah dimuka bumi ini"


" bangunlah dan mulai lah berlatih. tidak lama lagi takdirmu akan mengukir sejarah di dunia ini "


" lupakan lah kesedihanmu lier , kalaupun mereka sudah tewas dan kau terus bersedih seperti ini sampai akhir hayatmu, mereka semua tidak akan kembali padamu walaupun sesaat"


" baik kek "


" kek, apakah aku bisa membuka portal kembali masa lalu " ujar Long li penuh harap


" tidak bisa lagi cucuku , itu lah takdirmu untuk berada di dunia yang sekarang ini "


"kek tapi aku kangen pada mereka semua " long li merasa frustasi


" dimana kek " tanya Long li bahagia.


" di sini " sambil menunjuk hati Long li dan menghilang dari pandangan Long li


" kek " long li beranjak dari tempat duduk untuk mencari kakeknya yang telah menghilang.


" kakek " teriak Long li


" Lier jangan pernah berhenti berlatih "


"itu perintah ku padamu"


" baik kek " long li mulai tersenyum dan mulai mengeluarkan gairah untuk berlatih ilmu pedang kembali.


" Long li, kau bicara dengan siapa " tanya Ling heran di sampingnya ada annchi yang terus saja merasa ketakutan ketika long li bicara sendiri.


" kakek ku guru "

__ADS_1


" kakek "


" siapa nama kakekmu itu lier ?"


" Long Mu Bhai guru"


buukk


Ling terjatuh ke tanah dan seluruh tubuhnya gemetaran hebat.


" kenapa Guru " long li merasa heran dengan sikap gurunya yang mendadak berubah


" guru "


ling tidak ada menjawab, dia terus termenung di atas tanah dengan lutut tertekuk.


" kenapa dengan gurumu lier "


" tidak tau bibi "


" emangnya apa yang di tanyakannya padamu?" tanya istri Ling heran


" nama kakekku bibi "


" terus apa yang kau jawab Lier? "


" Long Mu Bhai "


buukkk


istri Ling langsung berlutut ke tanah dengan tubuh yang gemetaran.


" bibi " annchi mengoyang goyangkan tubuh istri Ling


" mereka kenapa annchi ?" tanya Long li heran


" tidak tau lier, mereka kenapa "


Long li dan annchi menunggu mereka berdua selesai berlutut.

__ADS_1


__ADS_2