
"kakek, pedang terbungkus balok es itu. apakah boleh aku ambil?"
" ambil lah, kalau kau bisa mengahancurkan balok es itu dengan tenaga mu sendiri "
"saya sudah coba berbagai cara kek, tapi tidak bisa"
" hanya pendekar sejati lah yang bisa menaklukan pedang itu yang memiliki jiwa yang bersih serta bisa mengendalikan hawa nafsu "
" bersihkan lah jiwamu dulu cucuku "
" tapi bagaimana caranya kek "
" hanya kau sendiri yang tau cucuku "
"pelajari lah kitab pembukaan Qi sebelum mempelajari kitab pedang dewa perang"
" satu lagi pelajari kitab pembentukan tenaga dalam, teknik ini bisa membuatmu menguasai berbagai macam ilmu sihir "
" cucuku, kau lah harapanku untuk menghancurkan kerajaan iblis itu dan temukan jasadku serta kuburi lah jasadku dengan layak di pulau ini "
" cucuku waktunya kau kembali ke asalmu, ibu dan ayahmu sangat sedih saat ini, sayangilah mereka sebelum kau menyesal suatu saat nanti "
"maksud kakek ?"
sebuah portal berwarna hitam muncul di belakang long li. lalu kakek itu mendorong long li menggunakan tenaga dalam .
husss
"kakek...."
"jaga dirimu dari kegelapan dan cari lah Cahaya." sambil melambaikan tangan tanda perpisahan.
__ADS_1
*****
"long li, bangun nak " permaisuri histeris anaknya belum juga bangun semenjak dari peperangan itu.
" long li bangun lah nak "sambil menggoyangkan tubuh long li
"hentikan istriku, biar tabib membangunkan anak kita "
"tapi kapan, sudah lama tabib mengobati tapi belum juga bangun. apakah Yang mulia tidak melihat tubuh anak kita sudah mulai kurus dan mengering. aku tidak ingin anak bungsuku mati saat ini walaupun dia suka berbuat ulah tapi dia tetap anakku" permaisuri mulai mengeluarkan air mata, kesedihannya tidak bisa di tahan lagi.
hik hik hik
" long li, bangun lah nak "
" jangan buat ibumu makin kuatir "
"Long li"
semua pelayan sedih melihat permaisuri yang tidak ada hentinya memanggil nama anaknya.
" jia li , bawa ibumu ke kamarnya" ucap kaisar xue dengan lirih
" baik ayahanda"
"bunda, mari ke kamar dulu, bunda sudah dua hari ini tidak istirahat. bunda harus tidur biar bunda tidak sakit "
" bunda tidak mau tidur, bunda tetap menemani putra bunda. adikmu jia li belum juga bangun hik hik hik" permaisuri terus menangis. jia li ikutan menangis dan tidak tega melihat kondisi bundanya yang makin hari bertambah kurus karena selama dua hari ini permaisuri belum ada makan sesuap pun.
" kakek"
" kakek "
__ADS_1
"jangan tinggalin long li kek"
aaaaa
long li langsung terbangun dan mencari kakek yang didapati dalam mimpinya . dia terus melihat di sekeliling didapati ibunya yang lagi menangis dan jia li disamping ibunya.
"bunda kenapa menangis?" long li merasa heran
permaisuri tanpa menjawab pertanyaan anaknya langsung memeluk sambil terisak.
"bunda" long li bingung kenapa semua orang menangis padahal dia merasa dirinya baik baik saja sambil mengerutkan keningnya lalu membalas pelukan ibunya.
" jangan buat bundamu ini kuatir lagi long li" permaisuri terus terisak melepaskan semua kesedihannya selama ini di pelukan anaknya.
"tidak bunda" ucap long li lirih.
" kak, sudah berapa lama aku tertidur?"
"sudah seminggu tau" jia lia menjawab dengan ketus dia merasa kesal adiknya telah membuat ibunya seperti ini.
" APAAA! dia langsung ternganga
"mana mungkin kak, perasaan aku baru tertidur satu hari"
" tanya aja sama ayahanda kalau tidak percaya"
kaisar cuma mengangguk membenarkan apa perkataan kakaknya. long li termenung, dia tidak menyangka, dia merasa baru beberapa jam saja didalam mimpi.
kriuuukkk
perut long li mulai berbunyi untuk di isi. permaisuri mendengar itu langsung mengajak long li ke meja makan dan mereka makan makanan yang sedikit spesial malam ini.
__ADS_1