The Prince Saga

The Prince Saga
chapter 26. Kelompok Misterius


__ADS_3

di sisi lain


sekelompok orang duduk berkumpul di dalam sebuah restoran. mereka semua duduk di lantai dua sehingga perpincangan mereka menjadi lebih serius.


" ketua, gimana sekarang? "


" tunggu sampai pesan dari kaisar liu feng datang kepadaku, baru kita bergerak "


" sebelum itu apa rencana kita ketua?"


" saat ini aku belum mendapatkan ide untuk bisa menerobos dalam istana. kalau sampai kita gegabah semua rencana kaisar jadi berantakan. tujuan kita hanya satu. ingat itu " ujar ketua kelompok tersebut.


"baik ketua, kami akan hati hati dalam bertindak "


" ingat !! informasi ini jangan sampai bocor . kalian paham " ketua kelompok itu menegaskan perkataannya


" baik ketua "


"sekarang kita balik ke penginapan untuk beristirahat " mereka mulai meninggalkan restoran tersebut sambil menyerahkan beberapa keping perak di atas meja.


di sepanjang jalan para prajurit mengeluarkan suara yang sangat lantang untuk memberitahukan sebuah pengumuman pendaftaran prajurit baru.


pengumuman : kekaisaran saga membuka pendaftaran untuk prajurit baru dengan syarat minimal harus tingkat elit dan batas pendaftaran hanya hari ini di kantor walikota.


"ketua, apakah kau dengan pengumuman itu?" salah satu prajurit memberitahu ketuanya.


" ******, aku juga dengar **** "


bentak ketua kelompok itu.


hahhaha


ketua mereka tertawa bahagia karena telah menemukan ide yang brilian.


akhirnya ada juga ide untuk memasuki istana itu dengan mudah tanpa harus berperang dengan prajurit yang bodoh itu. jadi tidak perlu susah lagi mengatur siasat untul menyusup ke dalam istana.


" kalian semua dengar baik baik, kita harus ke kantor walikota sekarang, kalau di tanya berasal dari mana jangan beritahu darimana kalian berasal "

__ADS_1


"baik ketua "


*****


"ketua, ini sangat ramai sekali yang mendaftar mungkin kita tidak dapat bagian"


"diam kau bodoh" bentaak ketua itu dengan kesal


setelah sepanjang hari menunggu antrian, akhirnya mereka dapat juga mendaftarkan diri mereka dengan nama samaran dan wilayah samaran. tentu syaratnya mereka harus memukul batu ini dengan tenaga dalam mereka untuk mengukur kekuatan mereka.


" kau lulus tahap pertama, besok datanglah ke balai kota depan istana kekaisaran untuk melakukan tahap selanjutnya." prajurit memberitahukan kepada setiap peserta yang telah lulus.


"akhirnya kita semua lulus tahap pertama" ujar salah seorang anggota kelompok itu yang kegirangan dan melompat lompat.


plak


plak


" dasar ****"


"maaf ketua " sambil memegang pipinya


mereka mulai meninggalkan area itu menuju penginapan. ketua kelompok itu terus memikirkan gimana keadaan kakak pertama dan saudara saudaranya yang lain, walaupun mereka beda orang tua tapi mereka satu keturunan dan satu marga.


" kakak, kenapa kau tidak mengirimkan ku pesan lagi " ujarnya lirih dalam hati.


tok


tok


tok


"siapa itu?"


" ada pesan untuk tuan "


"masuk lah!"

__ADS_1


"baik lah tuan " sambil menyerahkan sebuah bungkusan yang berisi selembaran kertas yang telah berisi tulisan.


hmmm


"jadi waktunya tidak lama lagi ya?" sambil memegang dagunya yang terus memikirkan caranya untuk menyelesaikan tugasnya dari kaisar liu feng.


"kau bangunkan mereka semua sekarang dan suruh mereka untuk bergabung ke sini "


"baik tuan"


di sisi lain


seseorang berlarian dengan kencang menuju ke penginapan itu sambil nafas yang ngos ngosan.


"ketua"


" ketua "


"ketua "


sambil menerobos masuk tanpa mengetok terlebih dahulu.


"hey... kau kenapa?"


"mana sopanmu terhadapku"


"maaf ketua, ini sangat penting"


sepenting itukah informasi yang kau bawa sehingga tidak mengenal aturan lagi


"apa berita yang kau bawa itu?"


"anu.." prajurit itu bingung mengatakan kepada ketuanya takut kena hukuman karena telah lalai menjaga kakak pertamanya.


" oi...anu apa?" bentak ketua kelompok itu


"kakak ketua telah di bunuh dengan mengerikan" sambil terbata bata bercampur takut terhadap expresi wajah ketua yang telah berubah merah.

__ADS_1


__ADS_2