
" tunggu dulu Long li " perintah pimpinan tetua Kang
" ada pimpinan ? " long li merasa heran dengan nada suara pimpinan tetua kang.
" kau jangan pergi dulu dari sini "
" aku mau menceritakan sebuah rahasia padamu dan juga Ling "
" setelah ini semua , kita akan kembali ke desa " ucap pimpinan tetua kang
" apakah ada hubungannya denganku pimpinan" tanya Long li penasaran pada pernyataan pimpinan tetua kang
" tentu "
" satu lagi , kau sekarang belum bisa kembali ke kekaisaran saga saat ini" Long li mulai terdiam seribu bahasa setelah mendengar pernyataan pahit itu. sudah lama dia berada di daerah ini. membuat dia terus merasakan rindu yang amat dalam pada kedua orang tuanya.
" Long li , saat ini kau istirahat lah dirumahku dulu . sekalian kita menguburkan kakeknya annchi " ujar Ling dengan wajah sedih
" kakeknya annchi mati " tanya Long li terkejut dan merasa bersalah pada annchi, sebelumnya dia sudah berjanji akan membantu kakeknya menghadapi manusia srigala tersebut. sebelum hal itu terjadi, kakek annchi malah tewas di pertempuran.
" hmmm " sambil menganggukan kepala
siaaall
siiaaaall
" aku benar benar tidak berguna " sambil mengungkapkan kekesalannya pada diri sendiri dan meninju ninju tanah di bawah kakinya.
" tenanglah Long li, kakek annchi mati sebelum kau datang kemari" Ling mencoba menenangkan tubuh long li yang terjatuh ke tanah
" ayoo kita kembali, bawa mayat para tetua untuk di kuburkan di desa " perintah tetua Tao pada bawahannya.
*****
__ADS_1
mereka terus berjalan menuju desa An Ming
matahari sudah mulai terbenam ke barat dan para penduduk menyambut tetua dan pasukan berjalan ke arah desa mereka dengan wajah cemas , sebagian dari mereka ada yang mulai menitikan airmata menunggu anggota keluarga mereka yang ikut berperang melawan manusia srigala.
tetua dan pasukan yang sebelumnya meragukan perkataan Long li mulai merasa malu sendiri. mereka tidak menyangka pelindung yang di buat Long li lebih kuat dari pada yang melindungi mereka waktu itu.
" Ling , kau bawa lah Long li ke rumahku nanti malam. nanti aku akan menjelaskan semuanya pada kalian berdua"
" baik pimpinan "
" bagaimana dengan annchi sekarang ?"
tanya tetua Tao
" hal itu tidak usah kau fikirkan, dia aman bersamaku " jawab tetua Puok sinis dan menyindir tetua Tao yang berharap annchi jadi istrinya.
mereka langsung ke rumah masing masing. banyak suara tangisan dan teriakan tanda tak terima anggota keluarga mereka telah tewas di medan pertempuran. malam ini bagaikan luapan kesedihan kebanyakan penduduk yang ada di desa An Ming.
saat ini pasukan yang hidup hanya tinggal seperempat dari jumlah yang di bawa ke hutan Grek.
" Guru, aku mau menemui annchi sebentar" ujar Long Li
" baik lah tapi setelah kita kerumah ku dulu "
" baik guru"
*****
terlihat lah rumah yang sedikit sederhana dan tidak terlalu banyak perabotan yang di miliki rumah tersebut.
" Ayah " berlari lah seorang anak laki laki ke arah Ling
" ayo kita masuk " ajak Ling pada anaknya dan Long li
__ADS_1
*****
setelah merasa sudah cukup untuk segera pergi ke rumah tetua Puok, mereka langsung meninggalkan rumah Ling.
terlihat beberapa rumah masih di rundung ke sedihan.
tok tok tok
Ling mengetuk pintu rumah tetua Puok sambil memanggil orang dalam rumah.
" ada apa Ling " tanya tetua puok sedikit heran
" Long li mau ketemu annchi sebentar " ucap Ling
" masuklah, dia ada di kamar putri ku. biar ku panggilkan "
" Annchi, Ling mau ketemu denganmu "
" baiklah paman " jawab annchi dengan mata masih sembab
"ku tunggu kau di depan " tetua Puok meninggalkan kamar anaknya.
####
"Ling, emang ada apa pimpinan tetua bicara dengan kalian berdua saja "
" aku juga tidak tau tetua Puok"
"mungkin dia membicarakan tentang hal yang sangat penting tentang leluhurmu Long li " ucap tetua Puok mencoba menerka nerka
" kemungkin seperti itu tetua" jawab Ling singkat
annchi langsung memeluk tepat di hadapan tetua dan beberapa anggota keluarga Puok. dia tidak merasakan sedikit pun segan terhadap mereka, di sudut yang tidak terlalu jauh terlihat lah shi shin lagi melihat kemesraan Long li dan annchi yang terus memeluk erat sambil menangis tersedu.
__ADS_1
" andaikan aku di posisinya yang sekarang ini " gumam shi shin.