The Prince Saga

The Prince Saga
chapter 22. Teknik keluarga Long


__ADS_3

long li terus bermeditasi untuk menambah tenaga dalam setiap harinya, sehingga dia sudah mendapatkan 2000 tenaga dalam (2k TD) jumlah ini cukup terbilang fantastis biasanya bagi pemula paling banyak hanya mencapai 300 atau 400 tenaga dalam(300 atau 400 TD) dari peringkat petarung pemula menjadi peringkat petarung elit.


peringkat dalam ilmu bela diri terdiri dari :


Pemula \=> 0 - 0.5k TD


Elit \=> 0.5k TD - 2.5k TD


Master \=> 2.5k TD - 5k TD


Grand master \=> 5k TD - 10kTD


Raja \=> 10k TD - 15k TD


Bumi \=> 15k TD - 20k TD


Dasar Langit \=> 20k TD - 25 k TD

__ADS_1


Langit \=> 25k TD - 40k TD


Puncak langit \=> 40k TD - 70k TD


Pertapa \=> 70k TD - 130k TD


jadi, makin tinggi tenaga dalam yang di dapatkan makin cepat proses naik peringkatnya. sedangkan setiap peringkat memiliki 10 tahapan sehingga bisa di katakan sangat susah mencapai setiap peringkat dalam waktu yang singkat. tenaga dalam tidak bisa di tambah kalau peringkatnya masih rendah, bisa dikatakan peringkat sangat penting dalam ilmu bela diri.


"lier sepertinya dirimu cukup kuat untuk mempelajari ilmu bela diri dari keluarga Long" kaisar langsung mengunjungi anaknya setelah sekian lama tidak berbicara dengan sang anak karena begitu banyak kejadian akhir akhir didalam ruang lingkup kekaisaran. kaisar langsung berjalan di dalam kamar dan di dapati long li masih bermeditasi sehingga dia terkagum atas pencapaian anaknya hanya hitungan


" baik ayahanda"long li membuka matanya, sambil mulai berdiri mendekati sang kaisar yang lagi tersenyum terhadap anaknya.


kaisar membawa long li menuju ke halaman luar yang cukup luas sehingga setiap jurus yang dipelajari tidak akan berdampak terhadap istana maupun pelayan di sekitarnya.


"lier perhatikan dengan baik baik, ayahanda akan mengajari mu beberapa teknik yang pernah ayahanda pelajari sebelumnya dari kakek mu"


"teknik pedang : tarian awan"

__ADS_1


kaisar xue seketika mengayunkan pedangnya ke arah salah satu alat pelatihan di halaman tersebut sehingga patung orang orang itu hancur berkeping keping. long li terus memperhatikan semua yang di ajarkan oleh kaisar dalam waktu singkat dan dia mencoba terus berlatih di halaman tanpa lelah dengan satu buah jurus itu. lalu kaisar mengajari teknik pertahanan untuk melindungi diri dari serangan musuh.


"teknik pertahanan : tubuh sisik naga


sehingga sebuah shield melindungi seluruh tubuh kaisar yang tampak transparan dan berwarna kebiruan.


long li terus mencoba kedua teknik tersebut sampai matahari mulai terbenam di ufuk barat.


dia mulai menghentikan latihannya karena sudah di panggil oleh ibundanya untuk menyantap makam malam. malam itu begeitu istimewa sehingga mereka menghabiskan waktu mereka dengan senda gurau.


di kamar long li terus mencoba kedua teknik tersebut, sampai dia bisa memperhalus gerakannya untuk mengendalikan teknik yang baru saja dia pelajari.


malam terus bergulir , sehingga dia tidak menyadari kalau matahari sudah menunjukan gerakan akan terbit di sebelah timur dan cahaya itu menyilaukan matanya, lalu dia pergi ke kasur untuk mencoba untuk memenjamkan kedua matanya karena sudah semalaman suntuk dia terus berlatih tanpa henti dan tubuhnya terasa sangat capek sekali. kaisar yang melihat putra terus bekerja keras, lalu menampilkan senyuman yang merasa bangga sudah memiliki seorang anak yang sangat berbakat seperti ini.


" tidak ku sangka ternyata lier begitu antusias dan semangat sekali untuk terus menerus melatih dan mencoba semua jurus yang ku ajarkan " gumam kaisar yang senyum sendiri.


"long li terus saja memperbaiki semua jurus yang telah dia pelajari sehingga gerakannya semakin halus dan sangat mematikan" kaisar berlalu meninggalkan ruangan anaknya dan menuju kesinggasana.

__ADS_1


__ADS_2