
long li berserta rombongan terus memacu kuda mereka dengan cepat. mereka sekarang sudah sampai di depan istana dan bergegas menuju ruangnan pengobatan.
" tabib, biar saya saja meracik bahan obat ini, kau cari kan wadah untuk mengaduk obat ini"
" baik pangeran"
"pelayan, carikan saya sebuah botol kecil cepat"
"baik pangeran"
semua orang bergegas sebelum racun dalam tubuh jenderal makin menjalar. sekarang racun itu menuju arah jantungnya.
cepat ! cepat!
semua orang berpacu waktu untuk menyembuhkan jenderal ping ma.
*****
" baiklah diskusi hari ini kita mulai, semua sudah datang" ujar kaisar xue melihat semua pejabatnya
" kalian pasti sudah tau apa yang terjadi dikekaisaran kita akhir akhir ini, begitu banyak para penjahat yang menjarah rakyat serta membunuh mereka. semalam rakyat di tepi pantai bagian timur sudah di lenyapkan. jadi apa solusi dari kalian semua untuk mempertahanakan kekaisaran kita ini"
"mohon ijin, Yang mulia. sepertinya kita harus melindungi semua rakyat di tepi pantai serta beberapa kota yang sedikit jauh dengan kekaisaran, dengan begitu kita bisa menekan para penjahat ataupun para pemberontak " ucap salah satu petinggi kekaisaran.
" masalah saat ini, para prajurit sudah banyak yang mati akibat dua kali serangan itu. jumlah prajurit kita turun drastis saat ini" kaisar langsung lesu menjelaskan permasalahan utama kekaisaran saat ini karena kurangnya para prajurit.
" bagaimana, kalau kita buat saja pendaftaran prajurit baru Yang mulia dan sebarkan informasi ini semua wilayah "
__ADS_1
" itu ide yang bagus juga, baik lah pejabat kas kekaisaran bisa melakukan ini semua. kau harus melakukan semua ini dengan cepat, kita tidak ada waktu lagi ? kaisar menunjuk pejabat kas kekaisaran "
" baik Yang mulia "
baik lah rapat kita tutup saat ini, kalian bisa meninggalkan aula. kaisar xue langsung meninggalkan aula menuju ruangan pengobatan.
" kaisar kepa***, kenapa aku terus yang di suruh. emang aku ini budaknya ." gerutu pejabat kas kekaisaran
" kau aja yang bodoh, kenapa tidak jadi kita kabur " ujar pejabat perdagangan
" apa kau buta, ngga liat tadi pagi banyak mayat yang bergelimpangan di setiap penjuru pesisir pantai. kapalnya saja di hancurkan dan ada juga para prajurit yang berjaga. rencana kita gagal total. " pejabat kas kekaisaran meluapkan semua kekesalannya terhadap kaisar xue dengan meninju tiang aula sehingga mengundang perhatian orang lain
"siaaal" bergumam lirih
" kau kenapa ha?"
"kau sangat mencurigakan sekali akhir akhi ini, apa aku berencakan sesuatu ha!" bentak salah seorang pejabat tinggi yang melihat kejadian itu.
"aku harus mengintai mereka berdua. sepertinya mereka berencankan sesuatu untuk kudeta atau mereka lah pengkhiatnat yang telah membuat kekacauan semua ini" ujar salah satu pejabat kekaisaran.
*****
"bagaimana sekarang pangeran?" ujar tabib yang makin kagum terhadap pangeran yang selalu di gosipkan pangeran rendahan dan tidak berguna selama ini.
" tenang saja, dia akan siuman sebentar lagi tapi sebelum itu kau kasih ini setiap hari sampai dia sembuh dan ini kau berikan biar dia tidak lumpuh total " sambil menyerahkan sebotol ramuan yang sedikit berbeda yang lain tapi tabib tetap menuruti semua perintah pangeran.
"aku mau istirahat dulu, kau jaga dia sampai siuman, kabari aku kalau ada masalah"
__ADS_1
" baik pangeran " ujar tabib masih dilanda kebingungan
setelah long li meninggalkan ruangan pengobatan cukup lama, kemudian datanglah kaisar xue ke dalam
" Yang mulia" tabib langsung membungkuk randa hormat tapi kaisar melambaikan tangan tanda berdiri kembali
" bagaimana keadaaanya sekarang? "
"dia sudah mendingan Yang mulia, ini semua berkat pangeran " ujar tabib dengan sedikit tersenyum
" pangeran long li" kaisar sungguh terkejut atas jawaban sang tabib
"iya Yang mulia. pangeran lah yang sebenarnya mengobati jenderal ping ma sedangkan hamba hanya melihat pangeran meracik sendiri obat obatan "
"dimana pangeran sekarang?"
"sekarang pangeran lagi istirahat Yang mulia"
"bagaimana mungkin memiliki ilmu tentang hal ini, padahal dia hanya di rumah saja " gumam kaisar
" itu hamba juga bingung Yang mulia, pangeran tidak mau menjawab pertanyaan hamba sama persis dengan pertanyaan Yang mulia "
"baik, biar saya tanya langsung sama long li"
"baik Yang mulia"
" kau jaga dia dengan baik kalau ada masalah beritahu saya "
__ADS_1
"baik Yang mulia"
kaisar di rundung bingung dan ragu atas ucapan sang tabib. dia terus berjalan dengan terus berfikir.