
Aura api biru dan merah terus saja memancar keluar dari tubuh Long li sedangkan Pimpinan Kang dan Ling masih memantau dari kejauhan.
kekuatan Long li terus meningkat menjadi lebih kuat lagi daripada sebelumnya. tubuh Long li saat ini seperti di luar kendali.
" Ling bagaimana ini " pimpinan Kang merasa kuatir terhadap kekuatan ini akan mengenai desa An Ming karena saking kuatnya tekanan yang di keluarkan oleh aura yang berasal dari tubuh long li.
" aku tidak tau pimpinan " jawab Ling dengan wajah penuh kebingungan
" apakah perlu aku mendekati Long li, pimpinan "
" tidak usah Ling. itu sangat berbahaya bagi mu "
" kita tunggu saja Long li selesai melakukan latihannya"
Wuusssshhh
tubuh Long li terus saja mengeluarkan hawa yang cukup membuat orang orang dari kejauhan tertarik untuk melihatnya.
penduduk yang merasa heran dengan hawa yang dikeluarkan oleh Long li akan berdiri lebih dekat ke arah Long li dan setelah dekat membuat bulu kuduk mereka merinding.
" kalian semua..... pergi lah dari sini " perintah Pimpinan Kang dengan suara lantang.
beberapa penduduk meninggalkan area tersebut dengan wajah yang masam.
sebagian dari mereka ada juga yang merasakan sangat ketakutan, bagi mereka yang sudah melihat dengan jarak cukup dekat.
# disisi lain
" bibi, apa yang telah terjadi "
" aku tidak tau annchi "
" apa perlu kita mencari tau bibi " tanya annchi dengan antusias.
" tidak perlu annchi "
__ADS_1
" tapi hawa panas ini.. seperti nya berasal tempat paman berada bibi " ujar annchi dengan suara lembut
" apakah benar begitu "
" iya bibi "
ketika istri Ling mencoba menuju ke tempat Ling berada dengan Pimpinan Kang. salah seorang penduduk mencoba mencegah istri Ling untuk pergi kesana. namun karena kuatir terhadap kondisi suaminya, Lady Cai bergegas pergi dari rumahnya.
******
" Ling , kita harus mundur dari sini " ujar pimpinan Kang dengan wajah lebih serius.
" baik pimpinan " mereka berdua bergerak menjauhi Long li . Hawa panas yang di pancarkan....
terus saja membuat mereka berdua ketakutan.
" lady cai.... kau mau kemana " teriak Pimpinan Kang dari kejauhan
" aku..... " Ling langsung memotong pembicaraan istrinya dengan nada kebingungan.
teriak Ling dengan sekuat kuatnya
" tapi bagaimana dengan kondisi mu "
" aku baik baik saja. menjauh lah. di sini sangat berbahaya "
" emang apa yang telah terjadi " teriak Lady cai dengan kuat
" nanti ku ceritakan " teriak Ling dengan ringkas.
Lady cai langsung meninggalkan tempat dia berdiri dan melanjutkan ke arah rumah pimpinan Kang.
# di rumah pimpinan Kang
" Lady cai, apa yang telah terjadi "
__ADS_1
tanya istri pimpinan Kang..
" aku tidak tau, tapi ku hanya merasakan hawa yang cukup kuat ketika mendekati mereka berdua " jawab lady cai dengan wajah cemas dan penuh rasa kuatir.
hmmmm
" begitu ya.. " istri pimpinan kang hanya manggut manggut saja tanda mengerti dan juga kuatir terhadap mereka berdua.
" kita hanya bisa berdoa saja , semoga mereka berdua baik baik saja di sana " istri Pimpinan Kang berdoa penuh harap atas keselamatan suaminya dan Ling.
" iya... aku juga berharap demikian. semoga ini bukan pertanda buruk "
beberapa saat kemudian setelah mereka berdua bersiap untuk memasak makan siang... terjadi lah sesuatu pada desa An Ming
" aapaa.... yang terjadi, kenapa sekarang jadi dingin sekali " gumam istri Ling yang bergemetaran.
" iya..... sekarang kita semua merasakan kedinginan " ujar istri Ling sambil menatap ke arah anaknya dan juga dua anak gadis.
" kalian... pakai lah selimut untuk melindungi diri kita dari kedingingan "
"annchi..., Sun Zi.... ambil kan kita semua selimut " ujar istri pimpinan kang yang mulai gemetaran
annchi dan Sun zi membawakan beberapa buah selimut untuk menutupi tubuh mereka dari kedinginan. mereka semua menjadi makin cemas terhadap keadaan pimpinan Kang dan Ling yang masih berada tempat sumber panas tersebut. Hawa desa An Ming benar benar berubah drastis menjadi lebih dingin dan membuat tulang belulang mereka terasa kaku.
Apakah yang terjadi sebenarnya dengan tokoh Utama kita ini.
***saksikan Episode selanjutnya.
jangan lupa vote dan share ya...
abang abang....
kakak kakak.....
terima kasih atas waktunya dan salam hangat dari Author*** :)
__ADS_1