The Prince Saga

The Prince Saga
chapter 28. Pembunuh Bayaran Yongseng


__ADS_3

para prujurit mulai merasa kewalahan menghadapi tujuh orang bawahan para penjahat tersebut. mereka mulai terdesak karena kalah dalam tingkat ilmu bela diri. rata rata prajurit hanya peringkat elit puncak sedangkan lawannya sudah memasuki tahap master menengah walaupun menang jumlah tapi kalah hal pengalaman juga.


huft


ketua prajurit memuntahkan darah dan memegang dadanya kena pukulan dengan keras oleh ketua penjahat tersebut.


"siapa kau sebenarnya dan apa mau mu?"


hahaha


" baik lah karena aku lagi berbaik hati, aku akan beritahu siapa sebenarnya aku ini. aku adalah pembunuh bayaran dari wilayah yongseng, dan aku mau membalaskan dendam kakak kandungku" sambil tertawa lepas


hahhaha


"tenang saja aku akan mengakhiri penderitaanmu sekarang juga dengan cepat" sambil mengayunkan pedangnya ke leher ketua prajurit tersebut.


trang


dua pedang beradu dan membuat ketua penjahat tersebut mundur beberapa langkah.


"pengecut beraninya main belakang " bentak ketua penjahat


" bukannya kau pengecut membunuh orang yang tak berdaya"


"lancang" sambil mengayunkan pedangnya ke arah pangeran long li sedangkan ketua prajurit cuma ternganga melihat seorang pangeran turun tangan untuk membantu anak buahnya, dia tidak menyangka pangeran bisa sehebat ini padahal dulu hanya orang yang tidak berguna karena selalu buat ulah.


"apakah aku tidak salah lihat?"


" bagaimana mungkin pangeran datang malam malam begini "


" kekuatannya jauh melampuiku "


ketua prajurit masih diam terpaku sambil memegang dadanya yang masih terasa sangat sakit. dia masih terpana dengan pemandangan saat ini.


"kau lumayan juga anak muda"


" tuan jangan memujiku "


"tuan belum mau bersungguh sungguh menghadapiku sehingga tuan tidak mau mengeluarkan kekuatan tuan sepenuhnya" ucap long li merendah

__ADS_1


hahhaah


"kau tau rupanya" ucap ketua penjahat yang mengangap remeh lawannya


sleb


pedang pangeran memberikan luka yang cukup dalam di bagian tangan kirinya.


"kurang ajar"


" kau benar benar tidak bisa di remehkan"


dia murka dan mulai mengeluarkan jurus andalannya


" teknik pedang : pedang sinar rembulan"


"mati lah kau banjingan "


hahhahaha


"teknik pertahanan tahap awal : tubuh sisik naga biru"


hush


duar


duar


duar


hahahha


" akhirnya kau mati juga anak muda"


ketua penjahat ketawa bahagia


seluruh area pertempuran di naungi asap yang sangat tebal akibat serangan tersebut sehingga banyak orang mengira pangeran akan mati dari serangan ketua penjahat tersebut. para prajurit dan anak buah penjahat tersebut menghentikan pertarungan mereka sambil melihat pertarungan ketua mereka dengan pangeran long li. ketika asap mulai menipis tampak lah pangeran masih di liputi aura biru tua.


"tidak mungkin" ujar ketua penjahat yang terkejut atas apa yang di dapatinya dan dia mencoba mengulangi jurusnya kembali.

__ADS_1


" teknik pedang : pedang sinar rembulan"


wusshh


angin jurus ketua penjahat tersebut itu meluncur cepat ke arah pangeran long li.


duar


duar


duar


sehingga menimpulkan asap yang sama sebelumnya.


hal yang sama terjadi kembali, pangeran long li tidak bergeming sedikitpun dari tempat dia berdiri dan tetap tidak ada efek apa pun terhadap tubuh nya.


perbedaan tingkat ilmu bela diri mereka berdua memang tidak berbeda jauh, mereka berdua sama sama di tingkat master puncak. ketua penjahat masih terkejut bagaimana mungkin jurus andalannya dengan mudah hancur tanpa melukai lawannya. dia masih melamun dan mematung di tempatnya sambil menatap pangera long li dengan tatapan tidak percaya. dia terus memperhatikan seluruh tubuh long li yang terus mengeluarkan aura biru tua.


"tenaga dalamku sebentar lagi akan habis kalau tetap dalam posisi ini, lebih baik aku menyerang sekarang daripada berakhir konyol" long li bicara dengan dirinya sendiri.


" teknik pedang tahap awal : tarian awan hitam"


long li mencoba jurus baru yang dia pelajari sebelumnya walaupun teknik ini belum sempurna tapi cukup membuat lawan tidak bisa melarikan diri dan jurus ini akan memakan banyak tenaga dalam jumlah besar. dia menggunakan teknik meringankan tubuh untuk memangkas jarak yang lumayan jauh. ketika jurus itu dia gunakan, sekarang dia sudah ada dalam jangkauan pedang long li tepat didepan lawannya dan jurus itu langsung menuju tubuh lawannya .


sleb


sleb


sleb


aaakkk


"kurang ajar " berani menyerang ku kuketika lengah. sekujur tubuh ketua penjahat itu di penuhi luka yang cukup dalam sehingga dia tidak bisa menggerakan tubuhnya lagi.


"siapa suruh kau lengah" ujar long li sambil menatap lawannya.


sleb


pedang long li langsung menancap di tubuh lawannya, sehingga lawannya tidak bisa berbuat apa pun. ini di akibatkan serangan pertama yang sangat menatikan sehingga dia terluka sangat parah dan sekarang tidak bernyawa lagi.

__ADS_1


long li langsung jatuh ke tanah dengan napas yang ngos ngosan. semua tenaga dalamnya sudah terkuras habis.


__ADS_2