
sebelumnya : sebelum sempat tetua He mundur tiba tiba tubuhnya di cakar dari arah belakang dan jatungnya di tarik keluar.
tetua He langsung ambruk ke tanah. tetua Puok, Quon dan Tao melihat kejadian itu jadi merasa ketakutan yang sangat amat takut. mereka tidak bisa berbuat apa pun untuk membantu tetua He yang telah tergeletak di tanah, di samping mayat tetua He ada tiga manusia srigala yang masih mengincar manusia lainnnya untuk di bunuh oleh cakar cakar mereka.
pimpinan tetua yang kewalahan menghadapi dua manusia srigala yang ada dihadapaannya dengan sekujur tubuhnya di penuhi oleh luka luka goresan yang sangat banyak.
tetua Puok langsung mengeluarkan pedang dan meluncur ke arah pimpinan tetua yang mulai roboh karena kehabisan banyak darah. dia mencoba membantu pimpinan tetua untuk bisa melarikan diri dari keroyokan manusia srigala itu tapi naaas malah dia sendiri di kelilingi tiga manusia srigala yang telah membunuh tetua He.
sekarang mereka berhadapan satu lawan tiga , tetua Puok mulai merasakan ketakutan. dia tidak bisa berbuat apa pun untuk melindungi dirinya sendiri maupun pimpinan tetua.
sisi lain,
pimpinan tetua mulai tidak kuat lagi untuk menghadapi manusia srigala yang tiada henti terus mencakar cakar dari berbagai arah ke tubuhnya.
"Ling" gumam pimpinan tetua sambil tersenyum lega dan sekarang nyawanya bisa sedikit tertolong.
Ling dengan mudah menghadapi kedua manusia srigala tersebut dan membuat keduanya di tendang mendekati pagar kayu tersebut dengan berlumuran darah di mulutnya. sekarang Ling mencoba membawa pimpinan tetua menjauhi dari medan pertempuran.
tetua Puok dipenuhi luka luka di lengan dan kakinya. Ling membantu dari arah depan setelah meletakan pimpinan tetua ke arah tetua Tao.
Tetua Quon yang daritadi hanya diam saja, mulai berinisiatif untuk membantu tapi segala macam usaha yang telah dia lakukan tidak berbuah hasil apa pun.
__ADS_1
" mungkin ini bisa membunuhnya " Quon mengeluarkan tombak yang berisi racun mematikan dan dia langsung melemparkan ke arah manusia srigala yang lagi bertarung dengan Ling.
shut
manusia srigala mati di tempat, tombak itu mengenai kepalanya dan mengucurkan darah yang banyak.
melihat temannya tewas dengan mudah di tetua Quon membuat manusia srigala yang lain mengejarnya.
tetua Quon merasa terancam akan kedatangan manusia srigala ke arahnya. mulailah dia melemparkan banyak tombak yang ada di tangan dan di punggungnya ke arah manusia srigala tersebut, tapi saat ini tidak ada satupun tombak yang mengenai tubuh manusia srigala itu.
sekarang, manusia srigala terus terusan berlari dengan cepat dan sudah mendekati tubuh tetua Quon sambil mengayunkan cakarnyanya kearah tetua Quon.
sreet
kepala tetua Quon lepas dari tubuhnya setelah di cakar cakar dan di gigit oleh manusia srigala, setelah itu ditarik tarik kepalanya dari tubuh.
melihat hal mengerikan itu membuat tetua Tao menjadi ketakutan, dia tidak bisa membayangkan apa yang akan terjadi padanya kalau mencoba membantu tetua Quon tapi dihatinya mulai merasa marah melihat temannya sendiri tewas secara mengerikan itu.
" ku bunuh kau " teriak tetua Tao sambil mengeluarkan pedang dari sarungnya , namun tangannya tidak mampu menahan beban berat yang ada pada pedang tersebut.
manusia srigala terus saja membunuh pasukan yang ada. semua menjadi kacau dan manusia srigala semakin beringas untuk membunuh manusia yang tampak bagi mereka.
__ADS_1
sudah tidak terhitung jumlah pasukan yang tewas di tangan mereka saat ini. semua bagaikan lautan manusia yang sudah tidak bernyawa tergeletak di tanah.
"tetua Tao, awas !!" teriak Ling
ling langsung membantu tetua Tao yang hampir saja nyawanya tidak berada di tubuhnya lagi.
grrr..
semua manusia srigala langsung berkumpul di hadapan Ling tanpa basa basi mereka langsung menghajar Ling dengan cakar cakar mereka yang sangat tajam.
Ling hanya menahan semua cakaran mereka dengan mudah tapi tenaga dalam yang di miliki Ling sudah tidak banyak lagi.
saat ini, situsi saat genting bagi Ling. suatu saat nyawanya akan melayang kalau dia kembali ke wujud normal. kekuatan manusia srigala setara peringkat Raja tingkat menengah dan kekuatan Ling setara dengan manusia srigala tapi kekuatan fisik mereka di atas Ling. manusia srigala itu tanpa sedikitpun merasakan kelelahan ataupun merasakan kesakitan setelah di pukul oleh ling sebelumnya.
" kekuatan mereka benar benar mengerikan, mungkin ini saat saat terakhir bagi hidupku di sini " gumam ling dengan penuh putus asa.
ling sudah mencapai batasnya dan dia tidak bisa menahan semua serangan manusia srigala lagi.
pakaian dan tubuhnya penuh dengan luka robek yang cukup dalam dari cakaran manusia srigala. dia langsung terjatuh ke tanah dan penuh luka luka yang cukup serius.
" tetua Ling " teriak tetua Tao
__ADS_1
dia tidak mau melihat pemandangan ini dan dia merasa kan pahitnya ketidakmampuannya dalam peperangan saat ini. kehidupan manusia di desa An Ming akan terancam hancur di tangan manusia srigala dalam beberapa saat lagi.