
Long li masih terus berlatih di tempat yang lebih luas. sisi lainnya annchi dan Sun Zi terus memperhatikan Long li berlatih sambil tertawa serta bersenda gurau.
# di sisi lain Ling dan Pimpinan Kang telah sampai di rumah tetua Puok.
" tetua Puok, apa kau mengetahui sesuatu tentang Tao sahabatmu itu ?" tanya pimpinan Kang
" aku tidak tau sama sekali pimpinan, selama ini aku hanya pernah dengar kalau dia punya ruangan rahasia tapi ntah dimana Lokasinya " jawab tetua Puok mencoba berfikir
" kira kira menurut mu, dimana tempat yang sering dia kunjunginya selama ini "
" aku pernah dengar dari bawahan ku kalau dia sering berkunjung ke hutan Grek ketika malam hari tiba "
" tapi buat apa dia kesana , seingat ku waktu manusia srigala itu menghajar kita semua, bukan kah dia juga ketakutan separo mati setelah melihat tetua dan pasukan kita di bantai habis habisan oleh manusia srigala" pimpinan Kang masih mencoba mencerna situasi
" tapi menurutku lebih baik kita mencoba ke sana saja pimpinan untuk mencari informasi, mudah mudahan kita bisa mendapatkan petunjuk yang kita inginkan selama ini. bagaimana, pimpinan " Ling mencoba memberikan sebuah saran
"aku setuju dengan mu Ling, tapi bagaimana caranya kita untuk pergi ke sana, bukan kah status di sana masih rawan bahaya " ujar tetua Puok.
" yaaahh..."
" kita bawa Long Li saja untuk membantu kita dari serangan hewan buas " pimpinan Kang mencoba memberi saran untuk mengatasi masalah yang akan mereka terima di sana.
" aku setuju pimpinan. biar nanti aku yang akan membawanya ikut bareng kita "
" baik lah, tapi kapan kita akan berangkat "
" besok pagi lebih baik daripada hari ini , sepertinya sebentar lagi mau gelap "
" baik lah , kita buat saja persiapannya mulai sekarang. memasuki hutan Grek kita membutuhkan banyak barang bawaan maupun bekal dalam beberapa hari kedepan. mudah mudahan kita tidak mengalami hal yang buruk waktu di sana "
" nanti kami berdua akan mempersiapkan semuanya sepulang dari sini" ucap pimpinan Kang
" ohh.. yaa tetua Puok, satu hal lagi yang mau kami bahas bersama mu. bagaimana pendapatmu kalau kita membuat pertandingan Ilmu bela diri di desa ini dalam waktu dekat ini"
__ADS_1
" aku setuju saja, tapi bagaimana tata cara penilaiannya"
" apakah kita akan undang wilayah lain atau wilayah kita saja?"
" masalah penilaiannya aku serahkan padamu dan juga Ling " ucap pimpinan Kang
" bagaimana pendapatmu Ling "
" aku setuju aja pimpinan"
" masalah wilayah yang ikut acara ini aku sedikit bingung jadinya " ucap pimpinan Kang ragu ragu
" saran ku lebih baik daerah kita saja yang ikut pertandingan itu pimpinan dan tetua , supaya kita bisa melihat perkembangan desa kita ini dalam waktu dekat. mudah mudahan ada turnamen lagi di wilayah lain dan desa kita bisa ikut berpartisipasi" Ling berucap penuh keseriusan
" iya aku setuju " ujar pimpinan Kang
" baik lah, kita buat saja persiapannya dengan lebih matang. sebelum itu, kita latih anak anak yang berusia anak anak ataupun remaja supaya menjadi lebih kuat lagi dan terus memotivasi mereka untuk rajin berlatih"
" aku setuju dengan hal itu "
" kenapa aku tidak melihatnya daritadi" kata Ling penasaran
" ohh.. dia baik baik saja kok Ling, saat ini dia lagi membantu ibunya di dapur"
"sebelum kalian pulang kita harus makan terlebih dahulu. istriku masak banyak buat kita semua dan makannya enak enak banget lho " tetua Puok tersenyum terkekeh
" aaahh... baiklah " pimpinan Kang tersenyum saja melihat sikap tetua Puok
" Ling, bagaimana keadaan Long li hari ini "
" dia baik baik saja tetua "
" tadi... sebelum kami ke sini dia lagi berlatih menggunakan tombak yang di berikan pimpinan padanya " jawab Ling yang tersenyum
__ADS_1
" syukurlah... aku makin curiga dengan tingkatan ilmu bela dirinya saat ini, tiap kita hadapi masalah, dia selalu saja lebih kuat dari kita semua, begitu juga dengan lawan yang di hadapinya " ujar tetua Puok yang mengungkapkan isi hatinya yang sudah lama terpendam
" bukan kah itu lebih baik daripada kita semua dihancurkan oleh lawan kita dengan mudah, selama ini begitu banyak masalah yang kita hadapi dan dia selalu orang pertama yang mengulurkan tangannya membantu kita "
" iya... aku dulu pernah meremehkan kekuatannya tapi sekarang aku jadi malu. sampai sampai anak kandungku sendiri tidak bisa ku lindungi " ucap tetua Puok yang mulai merasa bersalah
" sudah lah, lagian Long li ada di sini karena takdir lah yang menentukan . sehingga sampai saat ini kita telah selamat dari setiap masalah "
" iyaa... aku merasa lemah ketika melihat dia yang bertambah kuat tiap harinya. mungkin suatu saat Shi shin bisa berjodoh dengannya " tetua Puok penuh harap
hahaha
" ternyata anak ku punya saingan kuat juga " pimpinan Kang tertawa lepas begitu juga dengan Ling yang membayangkan annchi mendapatkan tambahan saingan dalam mencapai cintanya Long li.
hahaha
" shi shin, apakah ibumu belum juga siap masak " teriak tetua Puok yang menghadap ke arah dapur.
" sudah ayah.... ini sebentar lagi ku di hidangkan di atas meja sebelah "
" baik baik... beritahu aku kalau sudah selesai semuanya "
" baik ayah "
hahaha
" shi shin saja wajahnya sudah memerah ketika kita membahas tentang masalah Long li " sindir pimpinan Kang ke arah tetua Puok
hahaha
" namanya masa muda " ujar tetua Puok
" kayak tidak pernah muda aja "
__ADS_1
hahaha
mereka terus saling bercanda sampai hidangan yang mau di santap selesai di susun dengan rapi .