
hahaha
"sekarang.... mati lah kau anak muda"
" tak akan ku lepaskan tubuh mu itu sebelum ku cincang cincang beberapa bagian"
jenderal Guon sekarang sudah mendekati bumi lapisan puncak ( 20k TD)
hahaha
" ayoo...anak muda, kau sekarang pasti akan tewas di tanganku "
Long li yang terbalut aura kehitaman dengan bola mata hitam semua hanya tersenyum sinis melihat lawannya yang begitu membanggakan kehebatannya.
hahaha
" kau tidak ada perubahan sama sekali jenderal" ujar Long li yang terus menatap ke arah jenderal Guon.
shuutt
Long li menangkis pedang itu yang terus saja melayang layang di sekitar tubuhnya.
traaanggg
kedua pedang yang Long li gunakan mengalami retak kemudian patah menjadi dua bagian.
hahaha
" pusaka langit kau lawan " tawa jenderal Guon penuh kemenangan
Long li hanya terdiam dan melihat ke dua pedangnya yang tidak bisa di gunakan lagi.
shuutt
" mati lah kau sana "
aaakkh
terdapat beberapa goresan yang menyelimuti tubuh Long li. pedang jendral Guon leluasa melayang layang di udara yang terus menyayat tubuh Long yang sudah terjatuh ke bawah.
" bagaimana anak muda "
" apa kau sudah menyerah"
" akan ku akhiri saja penderitaanmu itu sekarang "
* disisi lain
Ling, pimpinan Kang dan tetua Puok yang sebelumnya berniat meninggalkan pertempuran itu, mulai tertarik untuk
melihat pertarungan sengit antara Long li dan jenderal Guon dari kejauhan, sebelumnya pertarungan mereka seimbang, sekarang malah berat sebelah.
sedangkan tangan Long li saat ini tanpa ada sebilah pedang pun.
__ADS_1
sebagian tubuhnya sudah kena luka goresan oleh pedang jenderal Guon yang di lemparkan ke arah tubuh Long li.
tiba tiba timbullah rasa kasihan Pimpinan Kang pada Long li. sebelumnya, dia merasa ragu untuk memberikan tombak kesayangannya itu pada long li karena tombak itu selalu dia bawa kemana mana saat dia pergi.
tombak itu dibawanya ketika berencana meninggalkan rumah.
karena tidak tega melihat Long li mengalami luka lebih serius lagi, secara refleks pimpinan Kang memberikan tombaknya tanpa berfikir panjang lagi.
" Long li, ambil ini " teriak pimpinan Kang dari kejauhan sambil melemparkan sebuah tombak
( seperti ini lah tombak yang di terima oleh Long li )
Long li langsung menangkap tombak itu dengan menyatukan kedua tangannya, setelah tombak itu ada tangannya, maka timbul lah cahaya di seluruh tubuhnya dan aura hitam yang sebelum melekat di tubuhnya mulai berganti dengan aura ke merahan.
" kaauuu " pimpinan Kang dan jenderal Guon terkejut dengan penampilan long li yang berubah drastis.
"bagaimana mungkin dia bisa mengaktifkan teknik yang sudah lama menghilang dari dunia ini dan sejak kapan pula dia mengetahui teknik ini, padahal tombak ini merupakan milik leluhur ku" ujar pimpinan Kang makin terkejut, selama ini tombak yang selalu dia pakai, tidak pernah sekali pun dia bisa membuka teknik yang di keluarkan oleh Long li.
sesungguhnya tombak yang di berikan pimpinan kang kepada Long li adalah pusaka Langit.
benda itu juga merupakan turunan dari leluhurnya yang sejaman dengan Zainan ( kakek buyut Long li )
Long li membuka matanya dengan mengayun ayunkan tombak itu dengan lincah, seperti orang sudah biasa memakainya.
" bagaimana Long li, kau sudah merasakan rasanya memakai teknik ini yang merupakan teknik dari leluhur Wei " ujar Huon dari dalam pikiran Long li
" iya Huon. aku merasakan kekuatan ku bertambah kuat sekarang " jawab Long li.
" ku ajarkan kau sesuatu untuk melawannya, teknik ini bisa membuat orang lain tidak bisa menghindar dari serangan mu dari berbagai arah "
" Teknik Legend : Tombak Tarian Naga Api "
"tombak ini berasal dari api yang terus terbakar di bilahnya dan gunakan teknik ini sebaik mungkin....
teknik ini juga akan memakan banyak tenaga dalammu.
satu hal lagi, teknik ini tidak bisa kau gunakan terlalu lama hanya 10 menit saja, gunakan lah sebaiknya" Huon menjelaskan pada Long li dengan kalimat yang jelas, biar di cepat dipahami.
" baik Huon" jawan Long li tanda paham sambil menganggukan kepala.
* di sisi lain
" apakah dia berasal dari kekaisaran Wei?" gumam jenderal Guom merasa bimbang
"aura ini sepertinya sangat berbahaya daripada sebelumnya"
tekanan aura api yang terus menyala di sekujur tubuh Long li mulai membuat jenderal Guon merasakan tubuhnya terasa sangat berat sehingga dia mulai tertunduk ke bawah, namun mencoba menahan tekanan itu dengan tenaga dalam yang cukup banyak dari dimilikinya.
sekarang dia bisa berdiri kembali dan terus saja mengeluarkan tenaga dalam untuk menahan beratnya tekanan itu.
" jenderal, aku sudah siap sekarang " long li memasang kuda kuda dan langsung meluncur dengan kecepatan tinggi.
__ADS_1
serangan pertama Long li memakai tombak, tidak bisa di hindari oleh jenderal Guon yang mulai sadar kalau beberapa bagian tubuhnya mulai kena sayatan akibat bilah angin pedang itu yang memakai tenaga dalam cukup kuat.
siaaalll
" mati kau anak muda" jenderal Guon mulai melemparkan pedangnya ke segala arah dan membuat long li menangkis serangan itu dengan sangat mudah, kemudian memotong rantai yang di pakai jenderal Guon untuk pedangnya , sehingga menyebabkan pedang yang di pakainya terjatuh ke tanah.
" kaaauuuu" jenderal Guon terkejut.
" jangan senang dulu anak muda"
sambil mengambil pedangnya yang dilemparkan Long li ke arahnya
dia langsung melapisi rantai dan pedangnya dengan tenaga dalam yang cukup kuat.
" sekarang aku benar benar serius menghadapimu anak muda " memasang kuda kuda dengan mengayun ayunkan pedangnya.
Long li langsung melesat ke arah jenderal Guon berada.
mereka berdua langsung beradu kekuatan. tenaga dalam yang beradu sangatlah kuat sehingga menimbul efek yang cukup kuat pada sekitarnya.
beberapa rumah yang dekat dengan pertarungan itu terlihat mulai berantakan. tidak ada satupun yang bisa diselamatkan kecuali penduduk sudah meninggalkan rumah menuju ketempat yang lebih aman.
Long li dan jenderal Guon terus saja beradu teknik tombak dan pedang. sekarang jenderal guon menggunakan teknik pedangnya yang cukup mematikan.
" teknik pedang : Tebasan tanpa batas "
jenderal Guon terlihat dominan namun sekarang mereka terlihat berimbang. sudah ratusan teknik pedang yang di lakukan jenderal Guon untuk menghadapi Long li namun sampai saat ini dia malah terdesak. Long li sangat lah lincah menggunakan tombaknya ditambah lagi gerakannya begitu bebas dan cepat.
hal itu lah membuat jenderal Guon frustasi, walaupun sama sama pusaka Langit, namun Long li lebih menguasai tombaknya daripada pedang yang dimiliki jenderal Guon.
pedang yang di miliki jenderal Guon merupakan rampasan perang dari beberapa wilayah yang dia hancurkan. sebelumnya dia merasa cukup lihai memakai pedang ini tapi faktanya malah terdesak oleh anak muda.
sudah banyak luka bakar yang di alami jenderal Guon dari beberapa bagian tubuhnya. sedangkan Long li mengalami beberapa bagian pula luka tebesan di tubuh maupun lengannya serta pahanya.
huuuufftt
jenderal Guon menarik napas dengan kuat sedangkan Long li mengalami hal yang sama. saat ini mereka berdua menyimpan beberapa tenaga dalam untuk mempertahankan diri mereka. tidak pernah sekali pun jenderal Guon mengalami hal seperti ini sepanjang hidupnya baik di masa peperangan mau pun masa masa dia melakukan penjelajahan di beberapa wilayah sebelum menjadi jenderal di kekaisaran Wei.
shuuut... ( lemparan pedang yang sangat cepat)
tanpa sadar tubuh long li kena tusukan di bagian perutnya. Long li yang sedang bicara dengan Huon di alam pikirannya, mulai merasakan sakit di perutnya.
aaakkkhh
Long li memegang perutnya yang mengeluarkan darah cukup banyak.
" mati lah kau sekarang anak muda, aku lah pemenang dari pertarungan ini " ucap Jenderal Guon yang tersenyum penuh kemenangan.
ketika jenderal Guon menghampiri Long li yang sudah tidak berdaya lagi. dia mengayunkan pedangnya ke arah belakang untuk memenggal kepala Long li yang terdiam di tanah.
" sampai ketemu di neraka anak muda "
shuuutt....
__ADS_1
terpotong lah sebuah kepala yang meninggalkan tubuhnya. tubuh itu mulai kaku dan mulai mengeluarkan darah yang cukup banyak, sehingga membanjiri tanah yang semula kering, sekarang basah karena darah.
semua orang yang melihat kejadian itu hanya bisa diam tanpa satupun mengeluarkan suara.