
*long li terus berteriak sekuat kuatnya akibat aura kegelapan terus masuk dalam tubuhnya.
# bola matahari terus berputar pada porosnya
€ salah satu bola matahari terus gerak ke arah desa An Ming.
hahaha
" desa yang malang " ucap ketua manusia srigala
" tetua ,bagaimana ini sebentar lagi desa kita akan hancur " ujar beberapa pasukan serentak.
"emang kalian bisa berbuat apa?" bentak tetua Puok
" keluargaku juga ada di sana "
" kalau pun aku kesana, aku tidak bisa menghadapi bola matahari itu " ucap tetua Puok lirih dan tampak wajahnya yang putus asa.
" Ling, apa kau tidak bisa melihat dengan jelas kondisi muridmu itu " tanya pimpinan tetua Kang
" maaf pimpinan tetua, tenaga ku benar benar habis saat ini"
semua orang hanya pasrah tanpa harus bisa berbuat apa pun.
" kemana dia " teriak salah seorang pasukan mendadak terkejut.
"iya, dia hilang" teriak yang lain
semua orang melihat ke arah dimana long li berteriak dengan keras.
tidak ada tanda tanda tubuh long li di sana. semua orang mulai bingung dan merasa sedih, sebentar lagi anggota keluarga mereka akan mati terbakar akibat bola matahari itu.
Duuuuuaaaaaarrrrr
tanah bergetar sangat kuat, angin maupun hawa panas langsung menyebar ke segala arah.
semua orang melihat ke belakang sana dan melihat lautan api di seberang sana.
semua pasukan menangis tersedu sedu dan ada juga yang mulai marah tidak jelas. mereka benar benar dilanda kesedihan yang sangat mendalam. beberapa dari mereka ada yang terjatuh ke tanah karena tidak sanggup melihat keluarga mereka mati secara mengerikan.
tanah terus bergerak dan hawa panas terus menyebar ke segala arah sampai ke arah mereka. tanpa pelindung yang di buat long li , mereka semua sudah di pastikan akan tewas juga akibat hawanya saja.
hahaha
" pelindung sialan, ternyata tidak tembus juga" ujar manusia srigala yang kecewaa dengan dampak ledakan bola matahari yang di buatnya.
" sekarang kalian semua akan menyusul keluarga kalian di alam sana dengan bolaku ini " teriak ketua manusia srigala tertawa sumringah
salah satu bola mulai bergerak ke arah para tetua dan pasukan yang ada di belakang.
__ADS_1
" tetua " teriak pasukan mulai histeris.
# bola terus bergerak ke arah mereka
" bagaimana Ling , kau sudah ada tenaga saat ini untuk menghancurkan bola itu ?"
tanya tetua Puok
" hanya sedikit tetua Puok " ucap ling dengan wajah lesu.
hahaha
" semoga kalian berbahagia di sana " teriak ketua manusia srigala dari kejauhan.
" hancur "
aaaakkkhh
teriak para pasukan dengan histeris, mereka takut nyawa mereka akan melayang seperti ini.
Duuuuuaaaarrrrrr
semua mata terpejam menyambut kematian mereka masing masing
kraaatak
hahaha
" aku bahagia "
" aku senang "
" dasar manusia lemah "
tetua dan para pasukan mulai merasakan hawa panas yang sangat mengerikan. tiba tiba ....
"apa yang terjadi " ujar pimpinan tetua
" aku pun ngga tau, kenapa kita belum mati juga "
" padahal kan hawa panas itu sangat mengerikan " ujar tetua Puok
" Ling apa kau melindungi kami semua "
" tidak pimpinan tetua "
" mata ku susah sekali untuk di buka "
" kalian bagaimana"
__ADS_1
"sama pimpinan tetua " ujar para pasukan di belakang
* disisi lain
" Kaaau !!!"
" bagaimana mungkin bisa kau lakukan itu semua "
" kurang ajar"
" kau benar benar memiliki banyak teknik yang luar biasa "
"tidak salah aku menjadikan mu rival " teriak ketua manusia srigala
" tidak usah basa basi lagi " ujar long li dengan wajah geram
" sudah saatnya kau ku hancurkan "
Long li menggerakan bola matahari yang tinggal satu lagi di atas langit ke arah ketua manusia srigala.
" bagaimana mungkin " manusia srigala terkejut melihat itu. hal ini tidak masuk akal baginya, padahal long li hanya pengendali elemen api sedangkan dia adalah cahaya.
" kau "
"mana mungkin bisa kau lakukan itu ha!"
" untuk apa aku harus menjawab pertanyaanmu "
" sudah saatnya kau mati "
" Hancur "
Duuuuuuaaaarrrrr
kembali terjadi getaran pada tanah yang di pinjaki long li dan cahaya yang sangat menyilaukan mata.
" kau " sambil jatuh ke tanah dengan batuk darah
" ku habisi kau " sambil bergerak menuju arah long li berdiri
" sudah mau mati tetap nyerang juga "
long li melapisi kedua pedangnya dengan api. lalu menebas kepala ketua manusia srigala.
shutt
long li berjalan ketubuh manusia srigala lalu mengambil permata yang terletak di dalam dadanya.
long li mengeluarkan api dari tangannya dan membakar tubuh manusia srigala itu sampai hangus.
__ADS_1