
" buruan....lah Long li apa yang akan kau sarankan untuk mempertahakan desa ini dari serangan kekaisaran Wei " geram tetua Puok karena Long li belum juga bicara sejak tadi.
" baik tetua "
" begini saran saya tetua ......."
Long li menjabarkan dengan rinci rencana yang akan di gunakan namun tetua Puok dan pimpinan Kang sedikit ragu dengan rencana yang telah Long li jabarkan.
" sepertinya... sedikit sulit atas apa yang kau rencakan Lier " Ling menatap wajah Long li dengan serius.
" maksud guru... "
" bagaimana mungkin wanita bisa ikut andil dalam pertarungan kali ini . selama ini kami tidak pernah sekalipun melibatkan wanita untuk ikut berperang, namun ide yang kau katakan memang sedikit sulit"
" aku setuju dengan guru mu Lier " pimpinan Kang mulai buka suara.
" dengar dulu penjelasakan ku guru... pimpinan... "
__ADS_1
" tapi ide yang kau ajukan benar benar tidak bagus Lier. apakah kau ingin melihat banyak wanita ikut tewas dalam pertarungan kali ini? " bentak tetua Puok yang menatap tajam ke arah Long li.
" bukan begitu tetua.... " Long li mulai kehabisan kata kata
" CUKUP......CUKUP.... kalian jangan menghakimi dia terus menerus... apakah kalian tidak mengerti dengan maksud Long li , padahal itu adalah ide yang cukup baik bagi kita semua tapi kalian sambut dengan membenci dan merendahkannya " istri Ling mulai merasa kasihan terhadap Long li yang terpojokan.
" kalian semua memang belum pernah sekali pun melihat wanita ikut berperang tapi kali ini kekuatan pasukan kita sudah jauh kata merosot... di tambah lagi kita melawan sebuah kekaisaran yang cukup kuat dari segi jumlah prajurit dan kekuatan. apakah kalian memiliki ide yang lebih bagus dari dia ... HA ! " istri Ling mulai bicara dengan nada tinggi padahal di hadapannya ada pimpinan dan tetua yang selalu di hormati di desa ini namun dia tidak ada sedikit pun rasa hormat terhadap mereka semua.
" jangan kalian anggap remeh.... kami... kami... ini para wanita . walaupun kelihatan lemah namun kami bisa cukup lihai dalam menggunakan panah, tombak dan pisau "
shrreeett
" apa yang kau..... " belum sempat pimpinan kang mengeluarkan kata kata sebuah anak panah melesat dengan cepat ke arah pimpinan kang.... kali ini tepat di samping telinga sebelah kirinya pimpinan Kang.
" itu benar... jangan kau anggap remeh kami ini... para wanita juga hebat dalam beberapa hal yang tidak kalian ketahui "
" bagaimana mungkin kalian bisa sehebat ini menggunakan senjata itu ?" tunjuk tetua puok yang menatap dengan seksama ke arah istri pimpinan kang.
__ADS_1
" kami tidak perlu menjelaskan apa pun kepada kalian semua "
di sisi lain.... pimpinan kang dan Ling hanya diam terpaku serta terpana dengan apa yang telah di lakukan oleh kedua wanita itu. mereka berdua kehabisan kata kata terhadap apa barusan terjadi. baru kali ini mereka melihat wanita begitu hebat dalam menggunakan panah dan pisau, yang lebih membuat mereka terpana adalah sekali serang saja langsung tepat pada sasaran. itu lah yang membuat mereka kehabisan kata kata sedang kan tetua Puok langsung terkejut dengan aksi yang dilakukan oleh kedua wanita itu.
sudah cukup lama mereka termenung setelah melihat kedua aksi itu namun belum ada satu pun ucapan atau kata yang keluar dari mulut mereka saat ini sedangkan istri Ling dan pimpinan Kang menatap tajam ke arah tempat berkumpulnya para tetua dan mereka langsung saja meninggalkan mereka menuju dapur.
**MOHON MAAF YA KAKAK
BARU BISA BUAT NOVEL HARI INI
AKHIR AKHIR INI
AUTHOR LAGI SIBUK DENGAN DUNIA PEKERJAAN DAN BELUM SEMPAT MEMBUAT NOVEL SEKALI PUN.
DEMI PARA PENGGEMAR SETIA TPS
AUTHOR AKAN MENGUSAHAKAN AKAN TERBIT TIAP HARI.
__ADS_1
TERIMA KASIH ATAS WAKTU YANG DI BERIKAN PEMBACA SETIA THE PRINCE SAGA YANG PENUH KEKURANGAN INI**.
SALAM HANGAT DARI AUTHOR