
long li, mengistirahatkan tubuhnya sejenak sambil menatap semua bawahan penjahat tersebut dengan sorot mata yang sedikit menakutkan. ketika mereka akan mencoba melarikan diri, kaisar xue langsung datang dari arah belakang mereka.
mereka seketika langsung ketakutan terhadap aura yang di tampilkan oleh sang kaisar. aura ini bisa menekan semua penjahat dalam jangkauan tertentu, sehingga mereka tidak bisa bergerak sedikit pun dan hanya bisa mematung sambil menampakan wajah yang tidak percaya dengan apa yang kaisar lakukan terhadap mereka.
"kalian mau kemana?"
"mau kabur "
" akan saya kabulkan tapi dengan pedang ini " kaisar langsung mengeluarkan pedangnya dari balik jubah yang dia kenakan.
" ampun tuan, jangan bunuh kami "
teriak salah seorang penjahat.
hyaat
teman mereka yang lain malah melawan kaisar xue dengan mengayunkan pedang mereka ke arah tubuh kaisar xue, mereka tidak sependapat dengan temannya yang pengecut memohon untuk nyawa mereka , padahal itu melanggar aturan klan mereka.
sleb
sleb
sleb
tiga orang penjahat mati seketika itu juga dengan satu kali ayunkan pedang.
" tidak buruk " ujar kaisar sinis
" apakah kalian tidak mau menyusul teman kalian itu "
__ADS_1
"tidak... ampuni kami Yang mulia" sambil gemetaran melihat mayat temannya yang mengerikan
ketika terus bersujud depan kaisar xue , long li mencoba menggerakan tubuhnya menuju kaisar.
" ayahanda"
"iya lier"
" jangan biarkan mereka hidup ,
mereka telah merenggut beberapa nyawa orang lain yang tidak bersalah. lagian kalau sampai mereka bebas akan merepotkan untuk kita " ujar long li memberi saran.
"baik lah " sambil menghela napas panjang
"prajurit penggal kepala mereka semua "
"baik kaisar " prajurit mulai mengayunkan pedang mereka tapi para penjahat tetap memohon pada kaisar untuk mengampuni kesalahan mereka dan juga nyawa mereka.
penjahat itu frustasi sehingga mulai memukul prajurit yang didekat mereka dan mereka tidak ada pilihan lain selain melawan atau mati sia sia.
"kau lari lah, biar aku akan membuka jalan untukmu kabur dan beritahu hal ini kepada kaisar liu " dia berujar terhadap temannya.
para penjahat mulai beraksi membuka jalan, kaisar ngga mengetahui apa siasat mereka. kenapa hanya satu orang ini tidak ikut bertarung. kaisar terus berfikir apa yang akan mereka rencanakan.
"sekarang "
"serang"
mereka menyerang kaisar sambil melindungi temannya yang satu lagi. kaisar terus melayani mereka, serangan mereka kali ini benar benar untuk bunuh diri.
__ADS_1
" kau lari lah " ujar salah satu temannya yang lagi bertarung dengan kaisar
dia langsung lari dari celah yang telah di buat oleh teman temannya. dia berlari sekuat tenaga sehingga kaisar lengah dan baru menyadari, sejak tadi mereka hanya mengulur waktu untuk membiarkan temannya kabur.
" prajurit kejar satu orang itu" ujar long li yang baru menyadari situasi yang terjadi.
"kejar" ujar semua prajurit sambil menghunuskan pedangnya ke depan.
"mati lah kau kaisar " ujar penjahat yang tersisa
sleb
sleb
sleb
ketiga orang lainnya tidak bernyawa lagi, kaisar mencoba mengejar yang kabur tapi hilang di telan kegelapan. prajurit terus mencari seluruh isi kota tapi hasilnya tetap sama. penjahat itu hilang bagaikan hantu.
"baik lah, kalian cari sampai pagi. ketemu atau tidak beritahu aku "
"baik Yang mulia " ujar serentak prajuritnya.
kaisar langsung menuju ke arah long li yang lagi duduk bersila dengan mata tertutup.
"lier ayo kita ke istana"
"baik ayahanda" long li membuka matanya sambil menatap mata ayahnya yang tersenyum lebar terhadap nya.
"kau hebat lier"
__ADS_1
"ayah tidak nyangka kau bisa sekuat ini , walaupun tenaga dalammu tidak bisa menggunakan jurus ini terlalu sering tapi kau lumayan juga"
"ayo ayah bantu kau berjalan" kaisar xue mencoba memapah anak bungsunya ini ke dalam istana dengan tersenyum bahagia