
para pendatang baru dari wilayah lain mulai berkunjung ke kaisaran saga untuk melakukan transaksi perdagangan. keadaan rakyat mulai membaik pasca insiden tempo dulu. semua berjalan dengan berbaik dan perekonomian mulai tumbuh walaupun perlahan, hampir tiga per empat para pedagang sudah lama meninggalkan wilayah saga maupun ada juga yang mati.
beberapa orang berpakaian tebal seperti dari wilayah pegunungan yaitu wilayah yongseng dengan wajah yang sedikit sangar sambil membawa pedang di pinggangnya walaupun mereka membawa barang dagangan dalam jumlah banyak untuk di transaksikan. mereka berjumlah sepuluh orang dengan pakaian hampir sama.
" tuan, apakah saya bisa membeli bahan makanan ini? pedagang yongseng menawar dagangan orang lain.
" butuh berapa banyak tuan?"
" mungkin kami butuh banyak , apakah tuan bisa menyediakannya?"
" baik tuan , biar saya siapkan dulu semua kebutuhan anda. " sambil membungkus semua barang dagangannya yang berupa bahan makanan.
" ini tuan, semua sudah saya siapkan untuk bekal satu bulan "
" apakah ini cukup untuk transaksi kita?" sambil menyerahkan beberapa barang dagangannya ke arah pedagang itu.
" maaf tuan, saya tidak mau barter, saya mau uang perak sebagai bayarannya."
" emangnya berapa koin perak yang tuan tawarkan dengan bahan makanan sebanyak ini "
" apakah ini cukup?" ucap pedagang yongseng sambil menyerahkan 100 koin uang perak.
" ini lebih dari cukup tuan" sambil berjalan meninggalkan pasar perdagangan.
" kakak, makanan ini cukup buat kita semua selama sebulan. jadi bagaimana rencana kita selanjutnya?"
" jangan membahas hal itu di sini adik " ucap kakak pertama yaitu sebagai pemimpin gerombolan ini.
" ayo kita cari penginapan dekat sini "
__ADS_1
" baik kak " mereka mulai meninggalkan area pasar perdagangan.
*****
"kami pesan 3 kamar yang berdekatan" ucap salah satu pedagang yongseng
" baik tuan "
"apakah tuan tuan butuh penghibur atau makanan?" pelayan mulai menawarkan beberapa fasilitas yang ada penginapannya.
" tidak usah !"
" baik tuan. ini kunci kamarnya tuan." sambil menyerahkan tiga buah kunci ke para pedagang.
*****
"kakak, jadi bagaimana rencana kita?
tok
tok
tok
" siapa?"
" saya pelayan penginapan tuan, ada seseorang membawa kiriman untuk tuan, kata pengirim itu yang di bawanya sangat penting"
" suruh dia tunggu di luar" ketua gerombolan bicara dari dalam kamar
__ADS_1
" baik tuan " pelayan pergi dari lorong kamar itu menuju pengirim.
" tuan !" pengirim pesan membungkuk sambil menyerahkan sebuah bungkusan.
" kau pergi lah, jangan kemari lagi sebelum kau lihat tanda dari kami "
"baik tuan" pengirim pesan mulai meninggalkan penginapan itu.
ketua gerombolan pedagang mulai bergegas menuju ke kamarnya sambil membuka sebuah bungkusan yang berisi surat perintah dari kekaisaran. dia membaca dengan seksama surat perintah itu.
" adik adik, kesini lah ini ada surat dari Yang mulia "
" Yang mulia menyuruh kita bergerak besok, saat ini kondisi kekaisaran saga masih dalam tahap pemulihan dan sangat bagus buat kita untuk membuat kekacauan. mereka semua pasti akan terpukul atas kejadian ini "
" baik kak, rencana kita bagaimana kak?"
" besok malam, kita bakar rumah para penduduk, sebelum itu kita bantai mereka satu persatu buat lah seperti kebakaran "
" apakah kalian mengerti maksud ku?"
"mengerti kak" kata para anggotanya serentak.
" kak, kakak kedua, apakah sudah mengetahui perintah ini "
"sudah pasti karena surat ini di buat dua buah"
" kita pasti bisa mengacaukan kekaisaran ini" ucap ketua gerombolan dengan lugas dan penuh percaya diri.
"kalian istirahat lah dan kau persiapkan kapal untuk kita kabur kalau terjadi sesuatu yang tidak kita duga " ketua menunjuk salah satu anggotanya berbadan kekar dengan luka gores diwajah.
__ADS_1
"kau di kapal saja sambil memasukan semua bahan makanan yang kita beli tadi ke kapal dan tunggu tanda dari kami"
" baik kak" mulai meninggalkan penginapan di tengah malam yang sangat dingin.