
sebelumnya : sudah hampir setengah jam mereka melakukan aktivitas itu tanpa henti dan pintu ruangan tiba tiba di ketok dari luar.
" siapa itu? "
" maaf tuan, ada pesan dari kekaisaran untuk tuan " ujar salah seorang prajurit yang membawa selemberan kertas.
" baik lah, kau letakan saja di meja luar. saat ini aku lagi sibuk " ujar long ten kesal
" baik tuan "
prajurit itu langsung meletakan selembaran kertas itu di atas meja dan berjalan menuju arah keluar.
"dasar prajurit bodoh, ganggu mood ku saja" sambil tiduran di samping gadis itu.
gadis itu terus saja menangis dan merasakan kesakitan yang teramat sakit seluruh tubuhnya.
" sayang... makasih atas pelayananmu, kamu memang hebat. aku akan kembali untukmu " sambil membelai lembut wajah gadis itu.
gadis itu terus menangis tanpa henti. dia merasa malu dan terpukul atas semua kejadiaan ini.
" pakai lah bajumu lagi sayang" ujar long ten terhadap gadis itu, dengan sigap tangan gadis itu menepis tangan long ten.
tanpa menjawab perintah long ten, gadis itu langsung memakai semua pakaianya dan terus saja airmatanya mengalir di wajah.
"ingat ini baik baik !! awas kalau sampai orang lain mengetahui tentang kejadian ini . maka kau dan keluargamu akan terancam " long ten menunjuk ke gadis itu sambil mengancam sedangkan gadis itu hanya diam saja.
" apa kau paham " bentak long ten
" baik tuan " ujar gadis itu ketakutan dan airmata terus mengalir.
###
" aku tidak suci lagi"
" aku tidak sanggup hidup di dunia ini "
__ADS_1
" aku akan mengakhiri hidupku saja" gumam gadis itu lirih
hahaha
long ten tertawa puas dan merasa bertambah semangat lagi untuk melanjutkan tugasnya dari kekaisaran. lalu dia keluar ruangan untuk mengambil kertas yang berasal dari kekaisaran. ketika dia membaca isi tulisan itu, tampak raut wajahnya mulai berubah jadi kesal.
" tuan , ini hidangannya " pejabat kota membawa hidangan itu sendiri dengan di bantu beberapa pelayan
" ******** " ujar long ten sambil melemparkan kertas itu ke arah pejabat kota.
" maaf tuan , apakah hamba ada salah "
"diam kau, aku lagi kesal saat ini " ketus long ten terhadap pejabat kota.
"aku tidak mau makan saat ini" sambil melemparkan padangnya menuju arah keluar.
"prajurit gimana situasi pendaftaran saat ini"
" banyak yang ikut mendaftar tuan "
"baik tuan " ujar prajurit yang tinggal di kota Besi itu.
" sekarang kita kembali ke istana "
long ten dan rombongan langsung menuju istana dengan memacu kuda mereka secepatnya.
*****
" kau kenapa anakku" pejabat kota memasuki ruangan tempat dia bekerja dengan tergesa gesa
" aku baik baik saja ayah" gadis itu tersenyum pahit
" apa yang terjadi sepeninggalanku "
" tidak terjadi apa apa ayah " ujar gadis itu datar
__ADS_1
" pakaianmu saja berantakan, apa banjingan itu sudah melakukan sesuatu yang buruk terhadapmu "
"tidak ada ayah" gadis itu berjalan ke arah luar menuju rumahnya dengan lunglai tanpa tenaga
gadis itu terus murung semenjak pejabat long ten meninggalkannya. dia terus mengurung diri di kamar sehingga keluarganya menjadi kuatir terhadap kondisi anaknya.
" apa yang terjadi dengan anak kita "
ujar istri pejabat kota
" aku juga tidak tau, aku tinggal dia baik baik saja dan aku tiba pakaiannya hanya sedikit berantakan "
"apakah tidak terjadi sesuatu sama anak kita"
" aku tidak tau "
pejabat dan istri nya begitu bingung dengan sikap anaknya yang tiba tiba saja berubah dari sebelumnya yang sangat periang. pejabat itu tidak mau mengatakan yang sebenarnya pada istrinya, takut penyakit istrinya akan kambuh atau bisa lebih parah lagi.
" aku tidak sanggup seperti ini lagi "
"aku tidak mau menganggung beban semua ini"
"dasar kau banjingan "
" aku tidak bisa hidup seperti ini "
gadis itu terus berfikir sendiri dan bicara dengan dirinya sendiri. dia tidak bisa membayangkan semua yang telah terjdi terhadap dirinya.
" akan ku bunuh kau long ten breng***"
" tidak akan ku biarkan kau hidup dengan tenang "
"aku bunuh semua keluarga mu "
gadis itu terus menangis tersedu sedu dan menaruh dendam pada pejabat long ten didalam hatinya.
__ADS_1