The Prince Saga

The Prince Saga
chapter 38. Long Li vs Ling


__ADS_3

Ling terkejut dengan tampilan long li saat ini. dia merasa familiar dengan aura yang di keluarkan oleh long li. dia tidak menyangka seseorang bisa berubah menjadi lebih kuat walaupun tingkatannya tidak terlalu jauh naik.


long li langsung menghilang dari hadapan ling dan saat ini long li sudah mengayunkan kakinya ke arah badan ling. ling terlempar ke dinding dan menyebabkan adanya keretakan pada dinding itu.


"kau , bagaimana bisa sekuat ini " ling masih berusaha mencoba mencerna situasi saat ini tapi lagi lagi long li terus menghajar dia habis habisan tanpa menghela napas sejenak apalagi bertanya.


dug


dug


perut ling terus di hantam kaki long li dan sesekali long li memukul wajah ling dengan tinjunya.


sial


"aku benar kewalahan kalau seperti ini "


husss


hembusan angin menerpa semua ruangan sehingga tubuh ling mengeluarkan aura sama persis dengan long li, bedanya aura ling lebih tipis dibandingkan punya long li.


kedua langsung beradu kekuatan , berbagai ledakan terjadi di dalam ruangan sehingga ruangan itu menjadi berantakan dan mengalami keretakan sana sini, itu disebabkan tenaga dalam yang di keluarkan kedua dalam jumlah besar.


"apakah dia tidak bisa mengontrol kekuatan dewa miliknya?"


"dia benar benar menjadi orang yang brutal seperti kehilangan kendali terhadap dirinya sendiri, tapi semua serangannya sangat kuat dan pertahanannya sangat kokoh"


"serangannya saja tidak beraturan dan mudah di tebak tapi sangat sangat sulit di tangkis dengan pertahananku, apa yang membedakan kekuatan kami ini, padahal sebelumnya di hanya grand master dan mudah bagiku mengalahkannya" ling terus membatin.

__ADS_1


"apa kelebihan dia di bandingkan diriku ini?" dia terus bertanya tanya


setiap pertanyaan yang ada dalam fikiran ling, tetap saja dia tidak menemukan jawaban atas sema pertanyaannya.


dia tidak percaya dengan kekuatan long li yang melonjak drastis. semua ini di luar nalar baginya.


" aku harus serius menghadapinya "


dug


dug


ling menghantam perut long li dengan kuat tapi itu semua hanya sia sia. semua serangan ling dengan mudah dia tahan dengan tangannya dan serangan balik long li tidak bisa terelakan dari tubuh ling. sehingga long li terus saja memukul seluruh tubuh ling yang sudah tidak berdaya.


akkkkkhhh


aaah aaah aaaah


"aku benar benar tidak mengimbanginya sama sekali, padahal kami dalam wujud yang sama" ling kehabisan cara dan dia menarik napasnya dalam dalam. terasa di dadanya begitu sesak sehingga menyulitkan dia untuk bernapas dengan lancar sambil memegang dadanya.


ketika long li mendekati ling yang sudah tidak berdaya itu dan ling hanya bisa pasrah kalau long li akan menghabisinya saat ini juga dan dia menyesali telah membuat hal ini menjadi buruk disebabkan dia begitu angkuh sebelumnya, dia benar benar tidak bisa menahan serangan long li kalau serangan itu mengenai tubuhnya. tiba tiba tubuh long li langsung saja jatuh menghantam ke tanah dan dia kembali dalam wujud normal.


long li tidak bisa bergerak sedikit pun. dia tidak sadarkan diri setelah mengeluarkan banyak sekali tenaga dalam.


ling melihat kejadian itu ikut langsung terkejut, padahal nyawanya sebentar lagi akan di renggut paksa oleh long li dari tubuhnya. dia bisa bernapas lega melihat long li masih pingsan dan dia mengucapkan terima kasih terhadap para dewa telah menyelamatkan dirinya dari maut.


"dia benar benar kuat, sesuai dengan perintah Sang Dewa dalam kitab para dewa"

__ADS_1


" sepertinya aku yang harus minta dilatih sama dia, bukan aku melatihnya " sambil melihat long li dengan tatapan masih tidak percaya dengan semua ini.


dia terus mengingat amanat yang dititipkan leluhur terdahulu padanya yaitu melatih Dewa muda menjadi lebih kuat.


ling mencoba menggerakan badan dan memulai pemulihan sekujur tubuh yang di penuh luka luka yang cukup serius.


" sepertinyya aku butuh waktu yang cukup lama memulihkan ini semua "


ling meminum beberapa buah ramuan pemulihan dan regenerasi setelah itu dia bermeditasi di samping long li.


"nak, minum lah ini . sementara waktu kau istirahat lah dulu " sambil mensungguhi ramuan dalam mulut long li yang di buka paksa.


"aku harus mengajari dia mengendalikan kekuatan yang besar itu, supaya tidak bereffek buruk pada tubuhnya suatu kelak" ling memotivasi dirinya untuk tetap menjalankan perintah Sang Dewa yang sudah turun temurun di berikan pada keluarga besarnya.


" semoga kau bisa mengemban beban ini untuk membuat dunia ini aman dari pada iblis yang tidak lama lagi akan membuat kekacauan di muka bumi ini "


ling lalu fokus memulihkan dirinya yang sudah tidak bisa menahan rasa sakit yang tidak terkira lagi.


dia memenjamkan mata dan menyalurkan semua tenaga dalamnya di setiap titik akunpuntur.


" long li "


" long li "


" bangun lah nak "


suara itu terus memanggil long li beberapa kali di setiap penjuru ruangan gua itu.

__ADS_1


__ADS_2