
" apa yang telah terjadi " long li berbicara lirih.
dia langsung menuju ke rumunan warga yang ada di tengah jalan sambil penasaran kenapa begitu banyak orang berkerumun. sebelumnya long li pergi keluar penginapan untuk membeli bahan makanan, pisau kecil, dan juga beberapa buah jarum emas dan perak lainnya di toko yang lumayan jauh dari penginapan.
long li terkejut apa yang di lihat di dalam kerumunan itu, adanya tumpukan mayat di tengah tengah kerumunan. beberapa wajah dari mayat itu dia kenali dengan jelas. dia sedikit terkejut dengan apa yang barusan dia lihat.
"kenapa dia bisa tewas?" long li bertanya pada salah satu warga.
" mereka tewas di tangan pria bertopeng " jawab salah satu warga.
" aih....aku benar benar telat dengan apa yang telah terjadi " ujarnya lirih
long li meninggalkan kerumunan itu menuju penginapan. dia mulai berkemas dan bergegas menuju hutan tropis.
long li terus memacu kuda dengan cepat menuju hutan, tapi dia terus memikirkan siapa pria bertopeng yang telah membunuh orang orang itu.
*****
" aku harus istirahat dulu di sini" long li melihat sebuah gua yang cukup dalam dan mencoba merapikan tempat untuk dia istirahat.
dia beristirahat didekat pintu masuk karena takut tersesat bila terlalu jauh, gua itu juga cukup besar dan gelap serta di penuhi kelelawar yang banyak di atas langit langit yang tidak jauh dari pintu masuk dan di dalamnya juga memiliki banyak ruangan maupun lorong lorong.
long li mulai memejamkan mata sambil melihat langit langit gua yang gelap.
*****
aku harus mencari beberapa buah tanaman untuk memperkuat tulang dan memperbanyak jumlah Tenaga dalamku. long li seharian mencari tanaman liar kadang kadang dia beristirahat di atas pohon untuk menghindari hewan buas.
__ADS_1
sudah hampir sebulan long li masih berada dalam hutan dengan tampilan yang lumayan kusut dan kumuh hampir mirip seperti gelandangan.
long li terus saja membuat ramuan ramuan dalam jumlah banyak untuk persedian.
" ada suara langkah " long li mematikan api tungku dan mulai bersembunyi.
dia terus memantau siapa orang yang datang itu.
"siapa orang itu ? " long li mencoba mengingat tentang seseorang yang muncul mengejar buruannya.
orang itu yang lumayan tinggi dengan berpakaian bangsawan dan berwajah tampan sambil membidik anak panahnya ke arah gerombolan rusa.
"siaal, kenapa tidak kena " dia berdecak kesal terhadap buruannya.
dia terus mengejar buruannya menuju kedalaman hutan.
beberapa orang bergegas menuju hutan sambil membawa pedang.
" pangeran "
"aku disini " teriak pangeran dari dalam hutan. dia kesal sekali buruan yang daritadi di incar sudah hilang dalam pandangan.
" apakah itu kakak zen?" long li mencoba mencari cari ke dalam hutan dan memastikan kalau itu kakak kandungnya.
" pangeran, apakah tuan baik baik saja "
" aku baik baik, kau ini ganggu saja membuat buruanku kabur" pangeran berdecak kesal terhadap bawahnya
__ADS_1
" maaf pangeran, hamba telah salah " ujar kepala pengawal
"sekarang kau kejar rusa itu untukku " bentak pangeran.
" baik pangeran " kepala pengawal memanggil para prajurit untuk mengejar seekor rusa.
para prajurit mencoba menangkap seekor rusa yang sedang makan. mereka mengepung rusa itu sambil mengendap ngendap. rusa mulai bergerak karena merasa adanya ancaman.
"kena kau " para prajurit berhasil menangkap rusa itu yang meronta ronta.
"ikat dia " ujar salah seorang prajurit
mereka membawa rusa itu kehadapan pangeran yang sudah menunggu lama dari tadi.
" kalian bodo ha"
" kenapa lama sekali "
" kau tau aku sudah nunggu lama " bentak pangeran
" maaf pangeran " prajurit ketakutan sambil berlutut
" kita pulang saja, aku lagi ngga mood sekarang"
mereka berlalu keluar dari hutan sambil menaiki kuda menuju ke kota.
"apakah itu kakak zen?" long li terus saja memantau dari jauh.
__ADS_1