TRANSMIGRASI QUEEN AZURA

TRANSMIGRASI QUEEN AZURA
Bab 86


__ADS_3

Setelah melihat cctv yang ada, Nadine semakin merasa geram. Pasalnya anak dari wanita bertubuh gempal itulah yang terlebih dahulu memukul putrinya. Anak bertubuh gemuk itu bahkan tidak hanya memukul putrinya saja tapi juga memukul putranya juga. Dengan perasaan marah Nadine kemudian mencengkeram rahang wanita itu dengan keras.


"Sekarang kau lihat? Putramulah yang bersalah, dia sudah dengan lancang memukul kedua anakku. Lalu salahkah jika putri kecilku itu membalas saat putra kesayanganmu yang manja itu menindas mereka berdua? Aku yakin jika kedua anakku bukanlah yang pertama di tindas oleh anak gemukmu itu." ucap Nadine lalu menghempaskan wanita itu hingga tersungkur di lantai.


"Anda tidak bisa seenaknya seperti ini nyonya, bagaimana bisa anda berbuat kasar di lingkungan sekolah." ucap sang kepala sekolah.


hahahaha

__ADS_1


"anda sangat lucu pak kepala sekolah, anda melarang saya berbuat kasar di lingkungan sekolah tapi anda membiarkan wanita itu dan juga anaknya berbuat kasar di sini. Apakah karena suaminya adalah donatur di sekolah ini jadi dia bisa semena-mena terhadap orang lain? Mungkin jika itu orang lain mereka bisa menerima tindakan kasar wanita itu tapi tidak dengan saya pak kepala sekolah. Saya bukan wanita dengan hati yang baik, yang akan menerima begitu saja tindakan buruk seseorang kepada saya. Padahal anda adalah seorang kepala sekolah di sini, tapi bagaimana bisa anda membiarkan sekolah yang anda pimpin ini membiarkan seorang pembuli berbuat seenaknya Tampa di beri hukuman. Benar-benar sekolah elit yang memalukan. Seharusnya saya tidak pernah memasukan kedua anak saya di sekolah anda ini." ujar Nadine sambil menatap tajam sang kepala sekolah.


"Nyonya kita bisa membicarakan hal ini baik-baik dan secara kekeluargaan. Tidak seharusnya masalah kecil seperti ini di perpanjang." imbuh sang kepala sekolah.


"Membicarakan secara baik-baik? dan apa anda bilang tadi, ini hanya masalah kecil? oh tuhan, apakah anda itu benar-benar bodoh. Buang saja ijazah anda itu tuan, karena saya rasa ijazah itu sama sekali tidak berguna. Anda memalukan kaum guru jika anda bertindak seperti ini, anda tau tuan. Saat kami orang tua murid membawa anak-anak kami ke sekolah. Kami memiliki harapan bahwa kalian mampu mengajar dan mendidik mereka di sekolah dengan baik. Mampu melindungi mereka seperti halnya kami melindungi mereka di rumah, saat terjadi sesuatu seperti ini seharusnya kalian bisa berbuat adil. Jangan berat sebelah hanya karena status, tugas kalian seharusnya mengayomi semua anak didik kalian Tampa membeda-bedakan mereka. Karena saat mereka datang belajar di sekolah, status mereka semua sama yaitu sebagai pelajar. Tapi tidak dengan kalian, bukannya melindungi kalian justru menghancurkan mental anak didik kalian yang memiliki status di bawah. Aku jadi meragukan akreditas sekolah kalian ini, bagaimana bisa sekolah dengan akreditas bagus seperti ini justru memiliki tingkat keamanan paling buruk." Sarkas Nadine


Nadine benar-benar merasa geram, bagaimana tidak. Saat wanita bertubuh gempal itu melakukan kekerasan terhadap putrinya, beberapa guru hanya menonton saja Tampa membela putri kecilnya itu. Mungkin saja mereka takut membela putrinya karena wanita itu adalah istri donatur terbesar di sekolah itu. Mereka terlalu takut untuk di pecat sehingga mereka hanya bisa menjadi penonton saat anak wanita itu melakukan bullying terhadap temannya. Sungguh ironi, hanya karena status anak itu mereka sampai melupakan tugas mereka.

__ADS_1


"persiapkan mentalmu nyonya, karena besok mungkin kau akan mendengar berita kehancuran perusahaan suami tercintamu itu." Bisik Nadine sambil menyeringai keji pada wanita itu.


Apakah wanita itu pikir Nadine akan diam saja saat kedua anaknya di perlakukan seperti itu. Oh tidak akan, dia akan membalas sampai kesombongan wanita itu menghilang. Bukan hanya menghancurkan perusahaan wanita itu saja, sepertinya Nadine juga harus mencari tau tentang seluruh ketidak Adilan di sekolah kedua anaknya ini. Jika Nadine menemukan banyak kejanggalan, jangan salahkan Nadine jika dia juga akan membuat citra sekolah itu menjadi buruk bahkan kalau perlu sebaiknya di tutup saja.


"Lain kali kalau ada yang berbuat kasar seperti itu Arion harus membalas. Arion adalah anak laki-laki, jadi Arion harus kuat. Jangan hanya menangis saat di tindas karena itu akan membuat orang-orang yang menindas kamu itu semakin bahagia dan akan terus mengulangi perbuatan mereka. Begitu juga dengan kamu Alicia, walaupun kamu adalah anak perempuan tapi jangan menjadikan gender kamu itu sebagai alasan kamu menjadi anak yang lemah. Mulai sekarang mommy akan mengajari kalian beladiri agar kalian bisa melindungi diri kalian. Bukan hanya beladiri saja, sepertinya mommy juga harus mengajari kalian berdua agar memiliki mental yang kuat walaupun kalian masih kecil tapi kalian sudah harus belajar. Selama ini mommy membiarkan kalian, tapi setelah melihat apa yang terjadi hari ini mommy berpikir sudah saatnya mommy melatih kalian dan sayang ingat ini baik-baik jika kalian tidak salah maka jangan pernah sekalipun menundukkan kepala kalian. Kalian boleh menundukkan kepala tapi jika kalian melakukan kesalahan saja. Jangan pernah takut membela kebenaran jika kalian tidak salah, dan jangan hanya diam saat kalian merasa terpojok. Mommy tidak bisa selamanya terus mengikuti kalian kemanapun kalian pergi, jadi mommy juga tidak akan bisa terus melindungi kalian setiap saat. Kalian harus bisa melindungi diri sendiri, melindungi diri bukan hanya dengan cara memukul lawanmu hingga tumbang sayang. Tapi kalian juga bisa melindungi diri dengan menggunakan otak kalian, jika kalian di tuduh bersalah maka buktikan bahwa kalian tidak bersalah. Apa kalian berdua mengerti?" Nadine menatap kedua anaknya itu dengan seksama, hatinya sakit saat melihat luka di pipi putri kecilnya itu juga luka di lutut serta sikut putranya. Selama ini Nadine berpikir dia mampu melindungi mereka dari bahaya nyatanya dia tidak mampu karena saat di sekolah justru kedua anaknya ini di sakiti


Sepertinya memang benar jika Nadine harus mulai mengajarkan kedua anaknya ini cara untuk bisa membela diri mereka. Nadine akan mulai mengajari mereka pelan-pelan, agar kedua anaknya ini tidak merasa tertekan.

__ADS_1


"Sekarang jawab mommy dengan jujur sayang, sebenarnya apa yang terjadi di sekolah tadi? mommy memang sudah melihat rekaman cctv di sekolah kalian tadi, tapi tetap saja mommy juga ingin mengetahui kebenarannya dari kalian berdua juga."


Bersambung


__ADS_2