TRANSMIGRASI QUEEN AZURA

TRANSMIGRASI QUEEN AZURA
Bab 97


__ADS_3

Mendengar perkataan Nadine, membuat jantung Javier dan juga Justin berdetak kencang. Pikiran pikiran buruk mulai memenuhi pikiran kedua pria beda usia itu.


"Apa maksud kamu wanita yang kita selamatkan 2 hari yang lalu itu?" Tanya Javier, dia merasa sangat shock dengan kenyataan kenyataan yang dia terima hari ini.


"Ya wanita yang kita selamatkan dua hari yang lalu dengan keadaan mengenaskan itu adalah anak mbok Darmi. Anak yang sudah 28 tahun di sekap oleh ibumu itu Javier. Wanita malang yang selama hidupnya tersiksa karena ulah ibumu itu. Dia bahkan sampai harus kehilangan 1 ginjalnya hanya untuk menyelamatkan Veronica 8 tahun yang lalu." ujar Nadine sinis


"Apa maksud kamu wanita iblis itu pernah sakit ginjal?" Tanya Justin lirih


"Ya dia mengidap gagal ginjal kronis saat masih mendekam dalam penjara. Karena ginjal anak mbok darmi yang ternyata cocok dengan Veronica, membuat istri Om itu menjadikan wanita malang itu sebagai pendonor untuk adiknya yang sedang sakit saat itu dan saat ini wanita malang itu di vonis mengidap gagal ginjal juga malnutrisi karena kurangnya asupan makanan yang di konsumsi oleh wanita malang itu." ungkap Nadine


Mendengar hal itu, mbok Darmi benar-benar marah. Dengan emosi yang menggebu-gebu mbok Darmi langsung menampar anggun.


plak


"Dasar wanita iblis, tega kamu sama anak saya. Mentang-mentang kamu lebih kaya dari saya kamu bisa seenaknya menyiksa anak saya. Mati saja kau wanita jahat." teriak mbok Darmi sambil menarik rambut anggun.


"Berani kamu sama saya Darmi, janga macam-macam saya bisa saja menyuruh anak buah saya sekarang untuk membunuh anak sialanmu itu." Hardik anggun sambil membalas menarik rambut mbok Darmi.


Mendengar penuturan sang istri juga mbok Darmi serta Nadine, membuat hati Justin sangat hancur. Dia tidak menyangka kalau ternyata selama ini dia sudah menikahi seorang wanita jelmaan ular. Bagaimana bisa wanita yang di pikirnya baik itu ternyata sangat jahat juga keji. Justin merasa benar-benar malu atas semua kejahatan yang sudah istrinya lakukan.


"ANGGUN." Teriak Justin lalu segera menarik tangan sang istri dengan keras.

__ADS_1


plak.


"Saya tidak menyangka kalau ternyata selama ini saya sudah menikahi seekor ular berkepala dua. Seharusnya dulu saya tidak pernah menerima perjodohan yang di lakukan oleh ibu saya dan juga kakek kamu. Saya benar-benar menyesal sudah menikah dengan wanita jahat seperti mu anggun." Hardik Justin sambil menatap bengis anggun.


Anggun tidak pernah menyangka kejahatannya bisa terbongkar secepat ini. Dia pikir semua yang sudah dia sembunyikan itu tidak akan pernah terbongkar selamanya.


"Mbok sekarang jelaskan semua kejahatan wanita ini yang mbok ketahui." Tegas Justin


"Jangan pernah mengatakan apapun wanita miskin." Hardik anggun sambil menatap sinis mbok Darmi.


"Jangan takut mbok, semua akan baik-baik saja. Kami akan melindungi mbok Darmi sekarang katakan semua yang mbok ketahui." ucap Nadine sambil mengusap punggung tangan mbok Darmi.


"Beraninya kau." teriak anggun, tapi dia tidak bisa bergerak dengan bebas akibat Justin mengikatnya di atas kursi.


"Javi apa kau memiliki lakban, wanita tua ini terlalu berisik. Membuat telingaku sakit saja." ucap Nadine sambil mengusap usap telinganya.


"Ini lakbannya nona." ucap anak buah Javier.


"Terimakasih." Nadine segera membuka sapu tangannya dan menggantinya dengan lakban. Sehingga kini mulut anggun telah di tutup dengan lakban jadi wanita itu tidak akan mengganggu proses sidang mereka nanti.


"Sekarang mbok Darmi sudah bisa menjelaskan semuanya." ucap Nadine sambil tersenyum mengejek pada anggun yang kini menatapnya tajam.

__ADS_1


"Apa tuan ingat kematian tuan Adiguna dan juga nyonya Angelica, beserta tuan muda dirgantara dan nona muda Cecilia 35 tahun yang lalu?" Tanya mbok darmi pada Justin


"Ya tentu saja saya masih mengingat dengan jelas kematian om Adi, Tante Angelica dan juga sepupu saya Dirga dan istrinya Cecilia." ujar Justin, perasaan pria paruh baya itu mulai tidak enak. semoga apa yang akan di sampaikan mbok Darmi tidak sama seperti apa yang dia pikirkan saat ini.


"Penyebab kecelakaan maut yang menyebabkan keluarga taun Adiguna meninggal dunia 35 tahun yang lalu adalah karena nyonya anggun tuan. Nyonya anggun membayar preman untuk merusak rem mobil taun Adiguna hingga kecelakaan itu harus terjadi."


Deg


jantung Justin seolah berhenti berdetak saat mendengar kenyataan menyakitkan itu.


"Apa, jadi kecelakaan itu bukan kecelakaan biasa." cicit Justin dengan mata yang berkaca-kaca


"Iya tuan, kecelakaan itu di sengaja oleh nyonya anggun. Yang selamat dari kecelakaan itu hanyalah tuan muda Javier yang saat itu masih berada dalam kandungan non Cecilia."


Jreng


perkataan mbok Darmi sontak membuat Javier serta Justin semakin terkejut. Javier menatap nanar wanita yang selama 35 tahun ini dia anggap sebagai ibu. Ternyata wanita itu adalah iblis berwujud manusia. Ternyata wanita itu adalah penyebab seluruh keluarganya meninggal.


"Bagaimana anggun bisa melakukan itu?" Tanya Justin lirih, dia tidak tau harus melakukan apa saat ini. Anggun benar-benar menghancurkan dirinya sampai di dasar paling dalam. Sekarang Justin rasanya tidak memiliki muka lagi menghadapi Javier. Karena ternyata istrinyalah penyebab Javier menjadi anak yatim piatu. Bagaimana bisa istrinya begitu tega membunuh 4 orang sekaligus 35 tahun yang lalu. Ternyata selama ini ibunya telah salah memilihkan dia seorang istri.


Bersambung

__ADS_1


"


__ADS_2