TRANSMIGRASI QUEEN AZURA

TRANSMIGRASI QUEEN AZURA
Bab 98


__ADS_3

"Jadi wanita itu yang sudah membunuh kedua orang tua saya serta kakek dan nenek saya?" Tanya Javier lirih, rasanya hatinya benar-benar sakit sekarang.


"Ya den, nyonya anggunlah yang sudah membunuh keluarga Aden 35 tahun yang lalu." ucap mbok Darmi sambil menatap sinis anggun.


"Tapi kenapa? Apa salah keluarga saya sehingga wanita itu dengan tega menghabisi mereka semua?" Tanya Javier kembali.


"Hal itu karena perusahaan den, nyonya anggun ingin agar seluruh saham perusahaan keluarga Aden jatuh ke tangan tuan justin yang pada akhirnya akan di turunkan pada anak kandung tuan Justin dan nyonya anggun sendiri." ucap mbok Darmi


"Apa maksudnya ini pa?" tanya Javier bingung


"Perusahaan yang saat ini kamu pimpin itu di bangun oleh Opa Samuel dan juga Opa Adiguna. Opa Samuel dan Opa Adiguna sudah bersahabat sejak kecil, itulah sebabnya mereka berdua juga memutuskan membangun perusahaan bersama-sama. Setelah tuan Adiguna sekeluarga meninggal otomatis seluruh aset tuan Adiguna akan di wariskan pada tuan Samuel karena hanya tuan Samuel saja keluarga satu-satunya yang di miliki oleh tuan Adiguna. Tuan tau sendiri kalau nyonya Angelica dan juga non Cecilia itu hanya anak yatim piatu yang tidak memiliki satu pun sanak saudara. Jadi otomatis semua aset tuan Adiguna akan menjadi hak milik tuan Samuel yang pada akhirnya juga akan menjadi milik tuan dan akan menjadi milik anak tuan pada saatnya nanti." ungkap mbok Darmi.


Mendengar hal itu Justin semakin murka, Dirga adalah sahabat sekaligus saudara Justin. Justin sangat menyayangi Dirga juga tuan Adiguna serta nyonya Angelica. Dulu saat ibunya sibuk bekerja, Justin akan di rawat oleh Angelica. Angelica adalah ibu kedua bagi Justin, dan istri pilihan ibunya itu justru membunuh ibunya yang lain.


"Bukan hanya itu tuan, penyebab nyonya Siska ibu tuan dulu meninggal juga di sebabkan oleh nyonya anggun. Nyonya anggun yang saat itu mendorong nyonya Siska ke kolam renang tuan. Saat itu saya ingin menolong nyonya Siska, tapi nyonya anggun justru memukul saya hingga pingsan. Maafkan saya tuan" ucap mbok Darmi penuh sesal.

__ADS_1


"Apa dia membunuh mama? Tapi kenapa?" Justin merasa semakin terkejut saat mengetahui kalau ternyata wanita yang masih menjadi istrinya itu jugalah penyebab kematian ibu kandungnya.


"Karena nyonya Siska tidak sengaja mendengar perkataan nyonya anggun dan juga nyonya Veronica 29 tahun yang lalu tentang identitas den Javier serta penyebab kematian seluruh keluarga den Javier." ucap mbok Darmi pada Justin, rasanya mbok Darmi benar-benar berdosa karena sudah menyembunyikan kenyataan ini selama bertahun-tahun lamanya.


"Mbok tau semua ini dari mana?" Tanya Nadine sedikit penasaran.


"Sejak mbok nggak sengaja dengar percakapan nyonya anggun dengan beberapa preman yang dia perintahkan untuk membunuh keluarga den Javier, mbok mulai sering memata-matai nyonya anggun. Saya juga punya rekamannya tuan, tapi semua rekaman itu sudah di ambil oleh nyonya anggun."


"kalau mbok Darmi tau wanita itu membayar preman untuk mencelakai keluarga Javier, kenapa mbok nggak menghentikan mereka untuk tidak memakai mobil itu dulu." ucap Nadine penuh intimidasi.


"Saya ingin menghentikan non, saya bahkan sampai berlari ke rumah tuan Adiguna tapi saya terlambat karena saat saya datang keluarga tuan Adiguna sudah pergi dengan menggunakan mobil yang remnya sudah di rusak itu." sesal mbok Darmi.


"sayangnya dia sudah meninggal tuan, 35 tahun yang lalu nyonya anggun melahirkan seorang putra yang cacat. Anak itu terlahir tanpa kedua tangannya tuan. Nyonya anggun yang malu karena memiliki anak cacat lalu menyuruh orang untuk membunuh bayi malang itu Tampa sepengetahuan siapapun tuan. Tapi syukurnya anak itu berhasil selamat, karena pria yang di perintahkan untuk membunuh anak itu masih memiliki hati sehingga anak malang itu hanya di bawa ke panti asuhan." ungkap mbok Darmi


"Lalu anak saya apa masih hidup?"

__ADS_1


"Sayangnya dia sudah meninggal tuan, karena nyonya anggun tau kalau anak itu masih hidup sehingga nyonya anggun menyuruh orang untuk menculik anak itu dan membunuhnya. Tapi saat itu saya mendengar rencana nyonya sehingga saya langsung ke panti dan mengadopsi anak malang itu. Tapi sayangnya lagi nyonya anggun tau, dan dia menabrak anak itu beserta suami saya hingga keduanya meninggal dunia." ungkap mbok Darmi sambil menangis tersedu-sedu. Hatinya masih sakit saat mengingat kenangan pahitnya bertahun-tahun yang lalu. Dia harus kehilangan suaminya akibat ulah wanita jahat itu. Dia ingin membawa wanita itu ke penjara agar wanita itu segera di adili tapi sayangnya mbok Darmi tidak bisa melakukan semua itu karena anaknya yang justru di culik dan di sekap oleh anggun. Jika dia macam-macam maka anggun akan langsung membunuh sang putri.


Mendengar semua kejahatan anggun, membuat Justin hancur. Ternyata istrinya itu sangat jahat, Justin tidak menyangka jika selama ini dia ternyata menikahi wanita psikopat.


Plak


"Bagaimana kau tega membunuh darah dagingmu sendiri hanya karena dia terlahir tidak sempurna." Maki Justin


plak


"Bagaimana bisa kau Setega itu membunuh ibu kandungku serta keluarga Javier. Dasar wanita iblis, murahan, ternyata kau mewarisi sifat bajingan ayahmu serta sifat jahat ibu tirimu itu. Padahal ibu kandungmu adalah wanita baik-baik tapi kenapa dia harus melahirkan sesosok iblis seperti mu ini." murka Justin.


Justin tidak tau harus mengatakan apa lagi, kejahatan istrinya benar-benar fatal. Dia tidak hanya membunuh 1 nyawa tapi sudah banyak nyawa melayang akibat keserakahan wanita yang dipungutnya sebagai istri itu.


Bersambung.

__ADS_1


Malam ini sampai sini dulu ya.🥰🥰🥰


Selamat membaca 🥰🥰👍


__ADS_2