
Tang Shen hanya bisa mengikuti matriark Qing Gong dari belakang sambil berpikir, sebenarnya hal apa yang ingin dibicarakan oleh matriark Qing Gong sampai harus membawanya ke ruang pusaka sekte.
Tidak berapa lama keduanya telah sampai di depan sebuah bangunan tunggal di area tersembunyi sekte, di sekitar bangunan itu terkesan sangat sepi dan juga terletak jauh dari pusat sekte. Sepertinya bangunan ini memang khusus dibuat untuk menyembunyikan barang rahasia sekte sehingga di bangun dengan penampilan sesederhana ini, Tang Shen makin yakin kalau yang ingin dibicarakan matriark sekte ini benar benar bersifat sangat rahasia sehingga harus membicarakannya di bangunan sederhana dan tersembunyi begini.
"pendekar muda kita telah sampai si ruang pusaka sekte kami, mohon tunggu sebentar aku akan membukanya dan membawa pendekar maduk ke dalam" ujar matriark Qing Gong sambil mengeluarkan sesuatu dari dalam cincin dimensinya.
" baiklah matriark".
"itu...bukankah itu token jiwa!!!" seru phoenix surgawi tiba-tiba bersuara di pikiran Tang Shen.
"apa itu token jiwa?? kenapa kau sangat terkejut burung jelek?" tanya Tang Shen bingung.
"kau tidak tau token jiwa bocah?... Token jiwa adalah token special yang sangat langka berbeda dengan token sekte pada umumnya dan sangat jarang ditemui di dunia ini, biasanya orang harus meneteskan darahnyanya ke token itu dan berusaha membuat token jiwa mengakuinya sebagai masternya" jelas phoenix surgawi.
"lalu apa gunanya token jiwa ini?" tanya Tang Shen lagi.
"kegunaannya sangat banyak dan sangat menguntungkan pemiliknya contohnya untuk memangil formasi array teleportasi dalam sekejap mata, seperti summon roh spiritual tetapi bedanya ini tidak membutuhkan tenaga dalam sama sekali kalau kau sudah diakui oleh token jiwa sebagai masternya. Jadi pasti wanita ini ingin membawamu ke suatu tempat yang sangat rahasia hingga harus mengunakan token jiwa, sebaiknya kau jangan bertanya terlebih dahulu padanya dan ikuti saja dia" jelas phoenix surgawi.
"baiklah aku akan mengikutinya".
"pendekar muda aku akan membuka formasi teleportasi di sini, kita kan segera berangkat ke tempat pusaka sekte" jelas matriark Qing Gong.
"baik matriark".
Token jiwa--summon formasi teleportasi.
Lalu tiba tiba muncul sebuah cahaya terang berbentuk lingkaran di bawah kaki matriark Qing Gong berbijak, semakin lama cahaya itu perlahan-lahan membentuk sebuah formasi dengan simbol simbol kuno yang sulit dipahami.
"pendekar muda silahkan masuk ke lingkaran formasi teleportasi" ujar matriark Qing Gong ramah untuk mempersilahkan Tang Shen masuk ke formasi.
"ehh... Baik matriark" ujar Tang Shen yang terkejut dari lamunannya.
"apa yang pendekar muda lamunkan?".
"itu... Hmhm tidak ada matriark aku hanya merenung sebentar".
"apa yang membuat pendekar muda sampai harus merenung seperti itu?" tanya matriark Qing Gong.
"eeh itu... Apa tidak sebaiknya kita segera berangkat matriark" ujar Tang Shen mengalihkan pembicaraan canggung ini, sebenarnya dirinya bukan melamun tetapi dirinya terpana dengan kekuatan token jiwa yang ajaib.
"ahh pendekar muda benar sebaiknya kita segera berangkat saja" anguk matriark Qing Gong.
Tang Shen menganguk lalu melangkah berjalan memasuki lingkaran formasi teleportasi, lalu dirinya berdiri dengan tegap di sebelah matriark Qing Gong untuk bersiap berteleportasi.
"baik mari kita berangkat, token jiwa bawa kami ke ruang pusaka sekte!!" perintah matriark Qing Gong kepada token jiwa.
__ADS_1
Lalu token jiwa bercahaya terang benderang hingga menyilaukan mata sehingga secara otomatis keduanya menutup mata.
Wussssshhhh....
Array teleportasi mengecil dan menghilang tanpa jejak di depan bangunan sederhana tersebut, suasana kembali hening seperti semula kala hanya terdengar suara jangrik yang menambah suasana mencekam di tempat itu.
--
--
--
--
Wussssshhhh....
Buuummmm.....
Ketika Tang Shen membuka matanya hal yang pertama kali ia lihat adalah ratusan benda-benda pusaka tersusun rapi, ruangan ini sangat besar mungkin bisa menampung ribuan manusia. Ditengah-tengah ruangan itu terdapat altar lagi dengan patung kura-kura berekor ular raksasa, patung itu mengeluarkan hawa energi yang sangat kuat hingga harus menggunakan energi pelindung untuk mendekatinya.
"ini... " mulut Tang Shen terbuka lebar melihat pemandangan di depannya yang menurutnya sangat menakjubkan
Ratusan pusaka terjajar dengan rapi di dinding dinding bangunan raksasa itu, mulai dari bermacam macam pedang, artefak sihir, armor, dan juga beberapa tungku alkimia dengan berbagai tingkat. Artefak sihir dan tungku alkimia adalah benda yang sangat ingin dimiliki oleh setiap orang baik untuk bertempur atau untuk mempertahankan hidup, artefak sihir seperti token jiwa adalah artefak sihir tingkat legendary sehingga memang sangat jarang untuk bisa dimiliki oleh setiap orang.
sementara itu tungku alkimia adalah barang berharga bagi seorang peracik obat, seorang peracik obat adalah orang yang di agungkan oleh setiap orang karna kemampuanya yang sangat membantu kultivasi para pendekar. Bayangkan saja seorang ahli peracik obat bisa memperoleh kekayaan menayamai seorang kaisar apabila obat racikannya laku di pasaran, belum lagi dengan popularitasnya yang sangat terhormat di kalangan bangsawa dan pendekar. Selain untuk membantu kultivasi seorang pendekar obat hasil racikan seorang alkimia juga bisa menyembuhakn berbagai macam penyakit dan luka dalam, makin tinggi kempauan obat itu menyembuhakan atau meningkatkan kemampuan seseorang maka semakin mahal dan semakin sulit juga untuk membuatnya.
BRONZE
SILVER
GOLD
PLATINUM
DIAMOND
LEGENDARY
Dan yang terakhir adalah senjata GOD atau DEWA yang tidak pernah ada seorang pun yang pernah memilikinya apalagi menciptakannya, konon katanya hanya para dewa yang bisa memiliki senjata ini dan hanya manusia yang beruntung bisa mendapatkan senjata dewa.
Salah satu senjata dewa yang pernah ada di muka bumi adalah senjata milik Tang Shen, Pedang Dewa Pembalik Langit yang dulunya merupakan pedang yang paling ditakuti oleh seluruh alam.
Tang Shen tidak pernah tau kalau senjata yang ada padanya adalah salah satu senjata tingkat dewa, yang dirinya tau senjata itu adalah hadiah dari phoenix surgawi untuknya sebagai ucapan terima kasih karna telah membebaskannya.
"matriark ini ruang pusaka sekte?" ujar Tang Shen masih terpana melihat bermacam-macam benda di dalam ruangan besar itu, rasanya dirinya menjadi sangat kecil berada di dalam ruangan itu.
__ADS_1
"benar pendekar muda ini adalah seluruh kumpulan benda-benda dari 7 generasi pemimpin sekte sampai sekarang, hingga sekarang tempat ini hanya aku yang bisa memasukinya dengan menggunakan token jiwa yang merupakan warisan turun temurun ketua sekte ini" jelas matriark Qing Gong.
"ini luar biasa sekali matriark, dan patung kura-kura di tengah altar itu apa? "tanya Tang Shen.
"itu... ".
"ada apa matriark apakah matriark tidak ingin membicarakannya dengan saya?, kalau memang begitu adanya saya tidak akan bertanya" ujar Tang Shen yang merasa tidak enak menanyakan suatu hal yang dapat membuat suasana mereka canggung.
"bukan begitu pendekar muda alasan aku membawamu ke sini adalah karna patung itu juga sebenarnya, tetapi aku ingin memberimu hadiah yang lain terlebih dahulu kepadamu karna telah menyelamatkan sekte kami" jelas matriark Qing Gong.
"matriak terlalu sungkan masalah hadiah biarkan saja, saya membantu tanpa mengharapakan imbalan apapun" ujar Tang Shen berusaha sehalus mungkin menolak tawaran matriark Qing Gong.
"tidak tidak pendekar harus memilih 1 atau 2 benda di ruangan ini, saya akan merasa kecewa kalau pendekar tidak mau menerimanya" bujuk matriark Qing Gong lagi.
"ah itu... baiklah matriark saya akan mengambil yang saya kira berguna buat saya saja" ujar Tang Shen.
"baiklah pendekar muda silahkan dipilih hadiah yang pendekar muda suka".
"baik matriark".
"bocah ambilah tungku alkimia itu dan juga kitab pusaka racun 5 sebab akibat dia sana" ujar phoenix surgawi tiba-tiba.
"tungku alkimia? kitab pusaka racun?, burung jelek untuk apa aku mengambil 2 benda yang tidak ada hubungannya untuk kultivasi ku".
"kau ini benar-benar bodoh bocah itu adalah alat untuk meningkatkan kultivasimu, bukankah gurumu sudah mengajarkan kemampuan meracik obat padamu?".
"ah kau benar burung jelek, aku hampir lupa"
"bocah bodoh, kalau kau bisa juga ambilah salah satu piringan jiwa Ying dan Yang itu".
"banyak sekali permintaanmu burung jelek".
"cepat ikuti saja permintaanku ini, ini semua untukmu juga bodoh".
"baik baik".
"ah matriark bisa kah saya mengambil 3 benda dari ruangan ini?"
"oh tentu saja bisa pendekar, silahkan dipilih yang mana pendekar suka".
"terima kasih matriark".
Tang Shen pura pura sibuk memilih benda benda di ruangan itu agar tidak dicurigai oleh matriark Qing Gong, setelah mengambil semua barang yang diminta oleh phoenix surgawi dirinya segera memasuknya ke dalam cincin dimensi langit miliknya.
"baiklah matriark aku sudah selesai memilih".
__ADS_1
"baiklah pendekar muda mari kita membicarkan topik yang penting sebenarnya".
"hmmhm".