
Pagi-pagi sekali rombongan Xiao Shen dan tetua Liau berangkat dari desa terpencil tempat semua kejadian pahit terjadi, Xiao Shen yang awalnya tidak mengingat akan kematian Nangong tiba-tiba teringat dan terlihat muram saat perjalanan mereka meninggalkan desa.
"Anak ini apa yang terjadi padanya" batin tetua Liau saat melihat wajah muram Xiao Shen.
"semuanya kita harus bergerak dengan cepat, karena sebentar lagi kita akan mencapai perbatasan kekaisaran Song. Menurut perhitunganku seharusnya kita akan mencapai perbatasan sore nanti apabila kita bergerak dengan kecepatan penuh, setelah matahari terbenam kita mencari tempat istirahat di sekitar perbatasan untuk menyusun rencana besok bagaimana cara kita memasuki daerah kekaisaran Song" tetua Liau menyampaikan semua rencana dan perhitungannya di tengah-tengah perjalanan rombongan mereka.
"Baik tetua!!" jawab semuanya serempak.
"Shen'er apa yang terjadi padamu?, aku perhatikan semenjak kita keluar dari desa itu kau sangat muram. Apakah ada sesuatu yang membuatmu merasa sedih?" tetua Liau akhirnya tidak bisa lagi menahan rasa penasarannya, apalagi ketika kejadian di lembah tebing elang yang amat misterius dan itu bertepatan dengan hilangnya Xiao Shen. Untuk masalah satu ini tetua Liau masih bisa menahan diri untuk tidak bertanya, ia lebih memilih Xiao Shen sendiri yang akan menjelaskannya nanti apabila waktunya telah tiba.
"Tetua, aku tidak apa-apa. Aku hanya sedang tidak bersemangat saja" jawab Xiao Shen singkat.
"Ahhh...Baiklah kalau kau tidak ingin bercerita padaku, kalau begitu semuanya ayo bergerak secepat mungkin menggunakan jurus peringan badan kalian masing-masing!!!" tetua Liau tidak ingin makin merusak suasana hati Xioa Shen.
"Baik tetua!!!"
Semuanya pun bergerak menggunakan jurus peringan badan terbaik mereka masing-masing, sementara itu Xiao Shen hanya mengikuti dari belakang tidak semangat masih dengan wajah muram dan masamnya.
"Bocah bukan saatnya kau menjadi cengeng seperti ini, bagaimana mungkin seorang pendekar menjadi cengeng sepertimu" Zhu Que berusaha menasihati Xiao Shen.
"Benar nak, kau seharusnya menjadikan kejadian itu sebagai motivasi dan semangat untuk tetap menjadi kuat. Hanya dengan menjadi kuatlah kejadian seperti itu tidak akan kau alami lagi" tambah Xuan Wu.
Xiao Shen tidak menjawab semua nasehat dari kedua dewa di tubuhnya itu, tetapi muncul senyuman tipis di bibirnya dan itu cukup membuat kedua dewa bernafas lega.
"Sebaiknya aku mempelajari kitab pusaka racun 5 sebab akibat untuk mengisi waktu kosongku, aku akan menjadi ahli racun setelah ini dan mungkin akan berguna untukku nantinya di masa depan" batin Xiao Shen.
***
__ADS_1
Di dalam wilayah kekaisaran Song, aula pertemuan Paviliun Lotus Emas.
"Kompetisi yang diadakan oleh sekte Dewa Angin adalah hal yang penting bagi paviliun kita, jadi menurut 14 tetua inti Paviliun Lotus Emas tindakan apa yang harus kita ambil?" seorang pria paruh baya duduk di kursi khusus di hadapan peserta pertemuan sambil mengelus perlahan jengot putih nan panjangnya, ia adalah master dari Paviliun Lotus Emas sekaligus pemilik dari Paviliun Lotus Emas yang merupakan salah satu asosiasi besar aliran netral dari kekaisaran Long.
Master Paviliun Lotus Emas bernama Fei Lang dengan tingkat kultivasi Pendekar dewa bumi tahap awal, Master Paviliun Lotus Emas memiliki sifat dingin dan tertutup bahkan ia sangat misterius, ia tidak menyadari bahwa kultivasinya sudah menembus tahap yang lebih tinggi dari tahap pendekar suci terhormat. Karna pada umumnya yang di ketahui di seluruh dunia, bahwa kultivasi tahap tertinggi yang bisa dicapai oleh kultivator hanyalah tahap pendekar suci terhormat saja. Mereka tidak menyadari tahap lain dari pengetahuan terbatas yang didapatkan secara turun temurun itu, bagi mereka apabila mencapai tahap pendekar suci terhormat maka sudah menyamai para dewa padahal sangat jauh tingkatkannya.
"Master menurut saya seharusnya kita mengerakan murid jenius paviliun kita, di ujian sekaligus kompetisi ini sekte Dewa Angin telah mengumumkan akan mengadakan kompetensi alkimia dan juga ilmu silat generasi muda dari setiap sekte yang ikut berpartisipasi. Di kompetisi ini pasti akan muncul banyak anak muda jenius dan juga berbakat dari berbagai penjuru. Paviliun Lotus Emas kita tentunya tidak ingin dipermalukan di hadapan orang lain bukan?, jadi menurut saya kirim mereka yang belum mencapai usia 20 tahun tapi sudah mencapai tahap pendekar petapa agung puncak" seorang tetua inti memberikan saran.
"Hmhmhm... Apakah yang lain ada saran juga?".
"Kami semua setuju Master mengirim jenius terbaik Paviliun, kita harus menunjukkan kekuatan kita pada dunia kalau bela diri dan keahlian alkimia Paviliun Lotus Emas kita ini tidak boleh di remehkan" tambah yang lainnya.
"Benar Master kami setuju".
"Aku juga setuju".
"Baiklah tenang-tenang aku mengerti akan semuanya, tetapi aku masih meragukan kekuatan jenius kita saat ini, aku masih mengingat kejadian 2 tahun silam ketika bakat Qia'er dilumpuhkan oleh jenius dari salah satu keluarga utama kekaisaran, Qia'er adalah jenius terbaik dari Paviliun Lotus Emasku tapi ia dilumpuhkan oleh racun yang begitu kuat dan sampai sekarang tidak ditemukan penawarannya, aku yakin pelakunya adalah salah satu dari keluarga Langit kekaisaran yang begitu iri dengan Paviliun Lotus Emasku" master paviliun Fei Lang terdiam sejenak lalu termenung, giginya gemeretak menahan amarah dan dendam selama 2 tahun ini, terputar lagi di dalam kepalanya kejadian 2 tahun silam yang amat memalukan bagi Paviliun Lotus Emasnya.
Orang tua Fei Qia telah meninggal dan mereka adalah pahlawan besar kekaisaran Song saat era kekacauan hewan spiritualit iblis, saat itu kedua orang tua Fei Qia diminta untuk mewakili Paviliun Lotus Emas membantu kekaisaran Song saat menghadapi krisis besar berperang melawan hewan spiritual iblis dan keduanya gugur. Fei Qia menjadi yatim piatu sejak usia 2 tahun, saat itu ia hanya menghabiskan waktu dengan belajar bela diri dan alkimia dari kakeknya. Saat usianya beranjak 10 tahun Fei Qia menjadi seorang pendekar petapa agung tahap awal dan alkimia tingkat 3, ia disebut-sebutkan sebagai jenius langka dari Paviliun Lotus Emas yang terlahir 100 tahun sekali.
Karna hal seperti itulah keluarga utama dari kekaisaran mengincar Fei Qia untuk dijadikan menantu mereka. Selain karna bakat dan kecantikan dari Fei Qia, alasan lain keluarga utama memgincarnya karna ia adalah pewaris langsung dari Paviliun Lotus Emas. Paviliun Lotus Emas sendiri adalah asosiasi yang sangat terkenal dan kuat di kekaisaran Song, mereka memiliki sejarah ratusan tahun dan Fei Lang sendiri adalah master Paviliun Lotus Emas generasi ke 6 sebagai pemilik Paviliun Lotus Emas.
Masa jaya Paviliun Lotus Emas itu tidak berlangsung lama. Paviliun Lotus Emas memiliki musuh bebuyutan dari Keluarga Xuen, keluarga Xuen adalah keluarga peringkat pertama di antara keluarga utama kekaisaran Song. Permusuhan ini berawal dari duel leluhur keluarga Xuen dengan master generasi ke 2 dari Paviliun Lotus Emas, saat itu leluhur keluarga Xuen kalah saat berduel dan meninggal karna duel itu.
Keturunan dari keluarga Xuen tidak terima dan bersumpah akan menuntut balas untuk leluhur mereka, selain itu mereka juga bertekad akan menghancurkan Paviliun Lotus Emas dari muka bumi ini tanpa sisa. Dendam itu terus berlanjut hingga sekarang sampai puncaknya saat Paviliun Lotus Emas dipimpin oleh kakek Fei Qia saat ini, Paviliun Lotus Emas ditekan habis-habisan hingga beberapa kali hampir hancur. Tetapi karna kerja keras Fei Lang lah yang membuat Paviliun Lotus Emas masih berdiri kokoh sampai sekarang, tetapi saat ini ia masih harus bekerja keras untuk membawa kembali Paviliun Lotus Emas ke masa jayanya lagi.
"Master pemilik jangan kuatir kita pasti dapat menemukan kandidat untuk mengembalikan kejayaan Paviliun Lotus Emas" hibur salah satu tetua inti Paviliun Lotus Emas.
__ADS_1
"Benar kita pasti menemukannya secepatnya sebelum kompetisi sekte Dewa Angin dimulai".
"Haaahhhh... Aku harap juga bergitu" master Fei Lang menghembuskan nafas berat. "Ahhh tetua kedelapan bagaimana kabar Qia'er?".
"Master pemilik tenang saja, saat ini Fei Qia sedang berobat ke tabib hebat di luar kekaisaran untuk memperbaiki tubuhnya. Ia sudah berangkat 2 bulan yang lalu seharusnya ia akan tiba malam nanti di kekaisaran" jawab tetua kedelapan.
"Bagus lah aku jadi lega mendengarnya, aku harap Qia'er dapat menyembuhkan tubuhnya dan kembali dengan selasa" harap Fei Lang.
"Semoga saja master pemilik, karna aku dengar tabib ini sangat hebat dan ilmu pengobatannya sangat luar biasa. Selain itu putri Fei Qia dikawal puluhan pasukan bertingkat pendekar surgawi puncak, dan satu pendekar petapa agung tahap menengah yang menjamin keamanannya" jawab tetua kedelapan dengan yakin.
"Baiklah pertemuan hari ini aku cukupkan sampai disini, sebaiknya kalian segera kembali menjalankan tugas masing-masing" ujar Fei Lang mengakhiri pertemuan mereka saat itu.
"Baik master pemilik, kami mohon undur diri!!!" jawab semua tetua inti Paviliun Lotus Emas serentak, satu per satu mereka pun pergi meninggalkan aula pertemuan Paviliun Lotus Emas menyisakan master Fei Lang.
"Qia'er kau satu-satunya harapanku agar Paviliun Lotus Emas bisa tetap berdiri kokoh" batin Fei Lang termenung di atas tempat duduk khusus master paviliun di aula pertemuan.
-
-
-
Guys jadi sebelumnya author minta maaf karna gak update lagi, sebenarnya author gak pengen berbagi berita duka ini tetapi author cuman pengen doa kalian aja ya...
Jadi eyang author meninggal pas pengujung bulan september lalu, author amat syang eyang author ini akhirnya jadi galau dan gak mood ngapa-ngapain jadilah bikin novel pun tersendat dan gak bisa dapat ide buat update chapter baru...
Jadi sekarang author udah balik moodnya dan akan mulai lagi update novel author seperti biasa, mohon dukungannya selalu ya...
__ADS_1
Novel ini akan tetap berlanjut hingga tamat, jadi jangan lupa coment, vote dan juga likenya awas loh author maksa awokawok...
Oh ya plz jangan didownload ya cerita author ini agar dapat retwiet dari pembaca... mohon bantuannya... terima kasih...