
"Ranah Perlindungan Raga Dewa Harimau"
Boooouuummmmmmm...
Duaarrkkkk....
"Cih masih sanggup bertahan ya?!"
"Tunggu sebentar junior kau tidak bisa seperti ini, kita harus menjelaskan dan membicarakan duduk masalah sebenarnya dulu... "
"Banyak cincong terima ini... Api Phoenix, Api Pembakar surga" Tiba-tiba langit malam menjadi merah menyala karna jurus Zhu Que, ayam-ayam hutan mulai berkokok menyangka hari sudah pagi. Muncul hawa panas di sekitar hutan hingga membuat sebagian tanaman menjadi layu, Zhu Que mengambil energi api alam untuk di jadikan energi apinya sendiri.
"Apaan jurus ini??!! Ini bukan manusia lagi ini adalah jurus dewa" tetua Bian Hau terkejut merasakan udara menjadi panas, bahkan untuk bernafas saja tidak bisa karna kalau sekali saja menghirup udara sekitar maka paru-parumu akan seperti terbakar api. Banyak dari pihak bandit harimau loreng tewas dalam persiapan serangan Zhu Que, bahkan ada yang sekarat karna paru-parunya pecah atau ada yang mati kehabisan nafas karna harus menahan nafas selama itu.
"Cepat gabungkan kekuatan kita bertiga, untuk menahan serangan sekuat itu tidak cukup dengan kekuatan satu orang" perintah jenderal iblis Ley, ia tidak menyangka akan bertemu manusia dengan kekuatan setengah dewa di saat kunjungan pertamanya ke alam manusia ini.
"Baik jenderal" jawab keduanya serempak.
"Ranah Perlindungan Raga Dewa Harimau!"
"Perisai Iblis Darah!"
"Segel perlindungan Dewa Iblis kuno!"
"Api Phoenix maju!!!"
Hiaaaaaaaa...!!!
Duaaaaaaaaammmmmm...
Boommm... Boommm... Boommm..
Ukkkhhhh... Ukhh...
Ketiga orang yang berusaha menahan serangan Zhu Que terpelanting beberapa meter ke belakang, mereka berhasil mencegah kehancuran markas harimau loreng tetapi dengan bayaran ketiga mengalami luka dalam yang cukup parah.
"Apaan masih sanggup ditahan? Kau ini selemah itukah burung jelek?" ejek Xiao Shen yang masih dalam wujud kakek tua.
"Cih diam, ini semua karna aku harus menekan kekuatanku hingga ke tingkat pendekar suci terhormat, kalau aku menggunakan kekuatan penuhku aku takut tempat ini tidak akan bertahan sampai 3 detik dari seranganku" jawab Zhu Que sombong.
"Dasar murid sombong" ejek Xiao Shen.
__ADS_1
"Kau kakek tua!".
"Sudahlah kenapa kalian harus mulai berkelahi, musuh di depan kita" lerai Xuan Wu.
"Cih... "
"Ukkhh..."
"Kekuatan macam apa itu? Apakah mereka masih manusia?, Sekte Ledakan surgawi ini bisa jadi ancaman kalau mereka berasal dari aliran putih" ujar ketua Hiau Feng sambil memegangi dadanya yang terasa sesak.
"Kau benar kita bahkan tidak tau latar belakang mereka, salah satu muridnya saja memiliki kekuatan seperti ini bagaimana jadinya patriark mereka itu. Sepertinya saudara bodohmu itu telah membawa malapetaka bagi dirinya sendiri, dan bahkan mungkin tidak akan lama lagi akan berimbas pada kita semua" tambah tetua Bian Hau yang kondisinya tidak berbeda jauh dengan ketua Hiau Feng.
"Tetua benar, ini tidak boleh di biarkan" jawab ketua Hiau Feng yang mulai mengalirkan tenaga dalamnya untuk menyembuhkan dirinya, begitu pula tetua Bian Hau.
Sementara itu jenderal iblis sudah sembuh dari lukanya karna tubuh seorang iblis sangat cepat untuk beregenerasi sendiri, ia langsung berdiri dan menatap keempat orang yang terlihat asik berdebat itu.
"Cih sepertinya aku tidak perlu lagi menyembunyikan identitas dan kekuatanku, aku harus mengalahkan mereka atau setidaknya melarikan diri untuk melaporkan hal ini pada raja iblis agung" batin jenderal iblis Ley.
"Manusia-manusia payah" maki Jenderal iblis Ley yang melihat ketiga sekutunya sedang duduk memulihkan dirinya itu, beruntung ketiganya selalu membawa pil regenerasi tingkat 3 untuk menyembuhkan luka ketiganya.
"Baiklah saatnya menunjukkan kekuatan dari kaum bangsa iblis yang sebenarnya!".
"Segel Fondasi terbukalah".
Syuuutttttt....
Udara sekitar tiba-tiba menjadi berhawa negatif dan agak panas walau pun tidak sepanas saat Zhu Que mengeluarkan jurusnya, udara yang tadinya berdebu kini penuh dengan hawa iblis dimana-mana. Suara binatang malam seketika lenyap karna merasakan kehadiran sosok mengerikan satu ini, bahkan cacing sekalipun memilih mengali lebih dalam ke dalam tanah karna merasakan kehadiran jenderal iblis Ley.
Tubuh manusia jenderal iblis Ley secara perlahan terbakar oleh api dan mengelupas, cakar panjang berapi tumbuh secara perlahan di kedua tangannya, wajah yang tadi terlihat manusiawi sekarang sudah mulai mengelupas menyisakan tulang yang terbakar, muncul 4 taring di giginya, lalu secara perlahan rambut jenderal Ley terbakar dan muncul sebuah tanduk panjang berwarna merah tepat di jidatnya, tanduk itu semakin panjang hingga mungkin sudah bertumbuh hingga ukuran 30 cm, tubuh jenderal Ley semakin besar dan tinggi hingga 2 kali lipat ukuran pria dewasa, lebar tubuh jenderal Ley bahkan berukur 2 kali mobil sedan. Tidak itu saja di tangannya memeganga sebuah kapak runcing yang diselimuti api merah menyala, bekas injakan kaki jenderal Ley setiap ia melangkah pasti menyisakan bara seperti lava gunung yang amat panas.
Goaarkkkkmmmmm... Kalian para manusia rendahan berani menyinggungku, maka kalian harus mati hari ini" jenderal iblis Ley kini sudah kembali ke bentuk iblisnya dengan sempurna.
"Jadi ini yang namanya iblis" ujar Xiao Shen ternganga seperti pertama kali menyaksikan iblis, padahal ia juga memelihara iblis di dalam tubuhnya. Hanya saja Nangong tidak pernah menunjukan wujud aslinya pada Xiao Shen, ukuran Nangong yang biasa ia tunjukan hanyalah sepertiga dari ukuran aslinya. "Apakah Nangong seperti itu juga?" batin Xiao Shen.
"Bocah berhati hatilah sekarang iblis ini sudah berubah ke bentuk aslinya, seharusnya bukan hanya bentuk fisiknya saja yang berubah tapi juga kekuatannya juga berubah drastis. Kita tidak tahu apakah ia membawa pasukan atau tidak, yang jelas berhati-hatilah dan dengarkan arahkan dari kami" jelas Zhu Que dengan setengah berbisik.
"Hmhmhm baiklah aku mengerti" jawab Xiao Shen dengan posisi siaga penuh.
"Pasukan Iblis keluarlah!!" tiba-tiba Jenderal iblis Ley berteriak memanggil sesuatu ke arah gelapnya hutan.
"Hoaarrkkkkmmmm... Perintah diterima".
__ADS_1
Tiba-tiba hutan yang semula gelap gulita mulai terang benderang oleh nyala api, semak-semak sekitar mulai ada yang terbakar bersama dengan munculnya sosok iblis lainnya. Walaupun ukuran mereka tidak sebesar dan setinggi jenderal Iblis Ley, tetapi wajah dan tubuh mereka tidak berbedah jauh dengan jenderal Ley. Sosok-sosok iblis itu muncul satu persatu dari balik pepohonan hutan yang besar dan rimbun, mereka mulai berkumpul dan membuat deretan barisan yang rapi dengan panjang mencapai 2 kilometer, setelah diperkirakan mereka berjumlah ratusan ribu pasukan iblis. Suasana hutan menjadi merah menyala karna kehadiran pasuka iblis saat itu.
"Mereka banyak sekali!!" Xiao Shen terkejut menyaksikan kehadiran pasukan iblis yang begitu banyak, jenderal Ley berdiri di tengah-tengah mereka seperti raksasa sebagai pemimpin pasukan iblis.
"Pasukan iblisku yang gagah perkasa, dengarkan perintahku... Hancur musuh sekutu kita tanpa sisa dengan keagungan dari 3 dewa iblis kuno, hidup bangsa iblis, hidup raja iblis agung, hidup dewa iblis kuno!!!".
"Hidduppppp... Goaaarkrkkk!!!" teriak pasukan iblis serempak.
"Membosankan" ujar Zhu Que yang menonton pasukan iblis sedang memuji lelulur mereka sebelum berperang, sementara itu Xiao Shen tidak yakin apakah mereka akan menang melawan begitu banyak iblis saat itu.
"Tenang bukankah kau memiliki mata ilahi peruntuh jiwa?" tiba-tiba muncul suara tanpa wujud di telinga Xiao Shen, suara itu terdengar familiar di telinga Xiao Shen tapi ia tidak ingat siapa pemilik suara yang tidak asing baginya itu. Tetapi berkat suara itu kepercayaan diri Xiao Shen kembali tumbuh, ditatapnya pedang Raja 7 Yin sejenak lalu muncul senyum di bibirnya dan kembali menatap panglima Ley.
"Jenderal Iblis itu adalah... "
"Bodoh jenderal iblis itu bagianku, tidak ada yang boleh berebut denganku untuk memusnahkannya" sergap Zhu Que seperti mengerti pikiran Xiao Shen.
"Kau... Huuhhss dasar murid durhaka... " maki Xiao Shen kesal.
"Terserah" Zhu Que tidak peduli.
"Bersiap mereka datang!" peringat Xuan Wu.
"Pasukan iblis serang...!!!!!".
Goaarrkkkkkkk....
Hoaaarkkkmmmm....
"Majuu.....!!!" teriak Zhu Que.
"Nangong ikut aku!".
"Baik master!".
Huaaaaaaarrkkkkk.....
Goaarkkkk....
Wusshhttttt syuwwtttt....
Pertempuran yang terlihat tidak adil dan berat sebelah itu begitu dinikmati oleh keempat orang itu, bagaimana tidak 4 orang yang terdiri dari 2 pemuda tampan, 1 kakek sepuh rentan dan juga 1 orang anak kecil yang masih berumur 10 tahunan berperang, mereka berempat melawan ratusan pasukan iblis dengan gagah berani maju dengan rasa ingin membalaskan dendam masing-masing. Kalau di pikir-pikir pertempuran ini tidak masuk akal akan dimenangkan oleh pihak Xiao Shen.
__ADS_1
Terlebih Zhu Que yang begitu menikmati setiap tebasan pedangnya tiap kali menghabisi pasukan iblis yang ia temui, sementara itu Xiao Shen dan Nangong menerobos pasukan itu sambil sesekali menebas pedang mereka masing-masing, tujuan keduanya adalah para manusia-manusia meresahkan terutama tetua dari sekte kelopak mata iblis. Xiao Shen sudah begitu lama menahan rasa dendam ini, setidaknya hari ini rasa dendamnya terbalaskan sedikit dengan membunuh salah satu tetua dari sekte musuh abadinya itu.
"Maju...!!!".