Tuan 4 Dewa Mata Angin

Tuan 4 Dewa Mata Angin
Ch.57 Sosok Yang Ditakuti Seluruh Alam


__ADS_3

"Tangan kematian pengapai bintang" panglima Tian mengarahkan telapak tangan hitamnya ke arah Feng Huang dan Xiao Shen, telapak tangan itu tiba-tiba membesar hampir menyamai ukuran tubuh kedua hewan dewa. Tangan panglima Tian mengepal berniat memukul guru dan murid dengan sekali pukulan, tangan raksasa itu semakin lama semakin besar dan itu mampur menghancurkan gunung kecil dalam sekali pukulan.


"Berhati-hati!!!" Feng Huang merasakan kekuatan besar dari kepalan tangan panglima Tian, nafsu pembunuh yang amat tinggi dikeluarkan oleh panglima Tian tidak dapat ditutupi lagi. "Formasi perisai dewa!" muncul sebuah dinding berwarna keemasan di hadapan Feng Huang dan Xiao Shen, dinding itu mampu menutupi tinggi dan lebarnya tubuh fisik ke dua dewa di belakang keduanya.


"Itu tidak akan cukup" batin Xiao Shen. "Perisai cahaya perkasa" lalu muncul sebuah lingkaran cahaya yang berasal dari tubuh Xiao Shen, perisai itu semakin lama semakin membesar membungkus mereka semua.


Syyuuuuuutttt...


Buuuuuuuummmmmm...


Duuaaaaaarrrrrrr....


"Sialan pelindung mereka kuat juga" panglima Tian kembali menarik tangannya raksasanya, setelah bertabrakan dengan perisai ciptaan Feng Huang dan Xiao Shen tangan panglima Tian terasa sedikit kesemutan.


"Uhhhhhkkkkk" Xiao Shen muntah darah setelah menahan pukulan tangan Panglima Tian, kekuatan antara pendekar suci terhormat dan alam dewa bumi tahap akhir sangatlah jauh berbeda.


"Shen'er kau tidak apa-apa" Feng Huang segera menangkap tubuh Xiao Shen sebelum jatuh ke tanah.


"Uukkhh aku tidak apa-apa guru, uhhkk... Hanya sedikit merasa tidak nyaman di dada" Shen De memegang dadanya dengan tangan kanan, sementara tangan kirinya mengelap darah yang keluar dari mulutnya.


"Guru akan menyembuhkanmu" Feng Huang langsung mengalir tenaga dalamnya sebanyak mungkin pada Xiao Shen, ia berusaha menyembuhkan dada Xiao Shen dan juga menghentikan pendarahan yang terjadi pada Xiao Shen.


"Ter... Terima kasih guru aku merasa baikan sekarang" Xiao Shen segera duduk bersila untuk memulihkan keadaannya.


"Kau istirahatlah terlebih dahulu biar guru yang melawannya" ujar Feng Huang sambil menatap langit tempat panglima Tian mengamati mereka dari atas.


"Sekarang saatnya kau kembali ke alammu!!!" teriak Feng Huang sambil menunjuk panglima Tian.


"Hahaha kalau kau memang memiliki kemampuan untuk itu, makan naiklah kesini dan lawan aku" tantang panglima Tian


"Bersiaplah untuk menyusul saudaramu!!!" tiba-tiba sebuah kekuatan yang sangat besar meluap-luap keluar dari tubuh Feng Huang, seluruh tubuh Feng Huang mengeluarkan cahaya biru yang terang benderang. Cahaya itu mengeluarkan kekuatan yang sangat besar dan mampu menekan panglima Tian tanpa henti, lalu secara perlahan tubuh Feng Huang melayang naik ke atas langit dengan cahaya yang masih melekat di tubuhnya. Ketika pertama kali membuka matanya Feng Huang langsung menatap tajam panglima Tian.

__ADS_1


"uhhhkkk kekuatan ini... Ini kekuatan Dewa LANGIT!!!!, manusia siapa kau sebenarnya?" panglima Tian terlempar hingga ratusan Mil jauhnya dari sekte pedang giok hijau, tetapi hanya butuh waktu beberapa detik bagi Feng Huang untuk menyusulnya. Tubuh panglima Tian tepat mengenai sebuah batu gunung Timah hingga membuat gunung itu retak, panglima Tian tidak mampu bergerak di bawah tekanan aura dewa langit Feng Huang.


"Tidak ini kekuatan yang melebihi ras dewa, kekuatan macam apa ini" panglima Tian semakin tidak berdaya menepel seperti cicak di gunung timah.


"Kau ingin melukai muridku dengan kekuatan rendahanmu itu, bahkan raja neraka pun harus menunjukkan hormat padaku" Feng Huang berbicara dengan nada yang amat besar dan bergema, orang dalam jarak ratusan mil mampu mendengar suaranya dengan jelas. Feng Huang saat ini bukan lagi seperti manusia lagi, aura dan kekuatannya bahkan melebihi kaum dewa sekalipun.


"Kau siapa kau sebenarnya??!!!, kenapa kau ikut campu urusan alam kematian dan manusia?" panglima Tian hanya mampu memandang tubuh bercahaya terang Feng Huang dari gunung timah, ia tidak mampu bergerak bahkan tidak mampu mengerkan sedikitpun energi kematiannya.


"Hahahaha makhluk rendahan dari alam kematian tidak pantas mengetahui siapa aku yang sebenarnya, raja neraka harus menanggung resiko besar setelah kejadian hari ini" Feng Huang berbicara dengan nada dingin.


"Orang ini bukan salah satu ras dari 3 alam semesta dan juga alam kematian, siapa dia sebenarnya?" batin panglima Tian.


"Tu... Tuan besar ampuni aku yang tidak melihat kekuatan dan derajatmu, hamba dibutakan karna nafsu dan juga amarah hampa atas kehilangan saudaraku" Panglima Tian semakin mengigil merasakan aura besar tanpa henti keluar dari badan Feng Huang.


"Huuuhhh bodo!!!! Kau tidak memiliki hak untuk menerima ampunan dariku" Feng Huang membalikan badannya.


"Ta... Tapi tu... "


"Ak... Aku... "


--


--


--


Sementara itu di saat yang bersamaan di alam dewa, di ruang singgasana kaisar dewa surga. Di dalam ruangan yang lebih besar dari sebuah negara itu berkumpul ratusan dewa dari berbagai alam, mereka semua memenuhi panggilan kaisar dewa surga.


Kaisar dewa surga sendiri adalah seorang kaisar para dewa, kulitnya putih dan wajahnya tampan sekali tiada satupun dewa maupun manusia yang mampu menyaingi ketampanan kaisar dewa surga. Rambutnya berwana perak dengan alis perak pula dan pupil mata emas menyala, usianya sudah jutaan tahun tapi wajahnya masih seperti berusia 20 tahunan. Ia mengenakannya berbagai macam aksesori alam dewa dan mahkota 7 tingkat, i duduk di punggung naga Tien Lung atau naga penjaga langit dewa.


"Huuuuuhh orang itu sampai menunjukkan kekuatannya ketika muridnya terluka" Kaisar dewa surga tersenyum tipis sambil tanganya menopak dagu tirusnya.

__ADS_1


"Kaisar apa yang harus kami lakukan?" panglima pertahanan alam dewa maju memberi hormat pada kaisar dewa.


"Buat Formasi Perisai 99 Aturan Hukum Dunia untuk melindungi alam dewa" perintah kaisar dewa tanpa mengubah pandangnanya.


"Ba... Baiklah kaisar" formasi perisai aturan hukum dunia adalah perisai terkuat alam dewa, biasanya perisai itu akan dipasang saat alam dewa sedang berperang besar-besar dengan musuh yang sangat kuat. Tentu saja ini sangat aneh bagaimana mungkin seseorang yang sedang bertarung di alam manusia akan membuat alam dewa terancam juga, lagi pula kaum dewa tidak ikut campur urusan mereka bagaimana mungkin orang itu menyerang.


--


--


--


Sementara itu di saat yang bersamaan di pusat inti matahari, tempat dewa naga kuning bersemayam.


Dewa Naga Kuning yang selama ini tertidur ratusan juta tahun sampai terbangun karna kejadian di alam manusia, ia terbangun dan menghela nafas berat setelah mengetahui asal kekuatan besar yang membangunkannya.


"Orang ini akhirnya keluar juga dari persembunyiannya selama ini" Dewa naga kuning mengeliat-liatkan tubuhnya yang sangat besar dan panjang ratusan juta kilo mil yang terasa sedikit kaku.


***


Bagaimana tidak seluruh alam berguncang hebat karna kekuatan yang dikeluarkan oleh Feng Huang, sebenarnya siapa Feng Huang hingga seluruh alam harus waspada padanya?.


Begitu juga alam iblis dan alam kematian semuanya menjadi waspada saat ini, terlebih raja neraka yang sudah sadar tanpa sengaja menyinggung orang yang tidak seharusnya ia singgung.


Raja neraka mengigil di dalam istana kematiannya saat ini, ia mengutuk panglimanya yang tidak menyadari orang yang sekarang menjadi lawannya.


"Aku harus menyediakan kompensasi yang besar setelah kejadian ini, kalau tidak alam kematian tidak akan pernah ada lagi selamanya" batin raja neraka.


****


**Guys author jadiin up hari ini takutnya para readers kecewa, jadiinya author up pake hp kakak dulu sebentar sebelum hp author selesai di perbaiki. Author berusaha menulis dalam kondisi apapun untuk para pembaca tercinta, jadi author plz banget buat pembaca bisa like, vote dan juga komen ya cerita author....

__ADS_1


Jaga kesehatan ya guys**...


__ADS_2